Pachinko, Drama 4 Generasi dari Novel Lee Min Jin

Review Drama Pachinko (2022) – Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.

Rasanya agak meng-sad ya.. melihat banyaknya komentar Netijen mengenai karakter yang dimainkan Abang Lee Min Ho di drama terbarunya, Pachinko yang tayang langsung 3 eps di penayangan perdananya pada tanggal 25 Maret 2022 yang lalu di Apple TV.

Semua penonton menyayangkan bahwa karakter Lee Min Ho di drama ini yang menjadi f*kboi, yang hanya mau ambil enaknya doank, pas dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya, karena sang cewek hamidun, dia menolak dengan mengatakan hal-hal buruk mengenai ayahnya dan khawatir anaknya akan cacat seperti Ayah dari sang wanita tersebut.

Wah, beneran kisahnya sedih banget sih yaa..
Apalagi drama Pachinko ini menghadirkan kisah 4 generasi sekaligus!

Bayangin gak, gimana pusingnya penonton karena mondar-mandir dari tahun ke tahun mengikuti nasib keturunan keluarga Sunja dan hubungannya dengan orang Jepang dan Korea. Simak dulu yuk, sinopsis Pachinko berikut ini. Let’s get it~

Drama Korea Pachinko (2022)

Sinopsis Ending Drama Pachinko Novel Lee Min Jin
Poster Pachinko Korean Drama

Profil Drama

Judul : Pachinko
(Pachinko / 파친코)

Sutradara : Kogonada, Justin Chon
Penulis Drama : Soo Hugh
Penulis Novel : Lee Min-Jin

Pemeran Utama Drama Pachinko:

Kim Min-Ha sebagai Kim Sun-Ja
Jin Ha sebagai Baek Solomon
Lee Min-Ho sebagai Koh Han-Su
Youn Yuh-Jung sebagai Kim Sun-Ja

Pemeran Pendukung Drama Pachinko:

Jeong In-Ji sebagai Yang Jin (Ibu Sunja)
Lee Dae-Ho sebagai Hoon (Ayah Sunja)
Yu-Na sebagai Sunja masa kecil
Noh Sang-Hyun sebagai Baek Isak

Genre : Drama, Historical

Network : Apple TV
Episode : 8

Release Date : March 25 – April 29, 2022
Setiap hari Jum’at

Sinopsis Drama Pachinko (2022)

Drama Pachinko adalah drama yang bersetting tahun 1915-1925 dengan kondisi saat itu Korea sedang diinvasi oleh Jepang dan Jepang mengharuskan banyak keluarga untuk menjual tanahnya dan pindah keluar negeri, lalu scene berikutnya melompat ke generasi 1989. Diceritakan dari generasi pertama sebuah keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi dan kesulitan memiliki keturunan. Dikabarkan, keluarga ini hidup sangat miskin akibat dari keadaan perekonomian di Korea yang tidak menentu. Seluruh tanah dan hasil buminya dirampas Jepang, hingga para wanita Korea tidak boleh memakai baju berwarna putih.

**hanbok berwarna putih ini melambangkan kesucian dan kemurnian jiwa wanita Korea.

Berbagai keadaan tak menentu dan ditambah lagi keluarga sederhana yang hanya memiliki banyak kamar dalam rumahnya yang bisa disewakan sebagai pondokan, tempat orang singgah dan menginap. Lalu, menjadi sebuah keberkahan ketika keluarga ini memiliki anak terakhir yang masih bisa bertahan hidup, Hoon, namanya.

Fisik Hoon yang tidak sempurna, ia memiliki kekurangan karena bibirnya sumbing dan badannya yang bongkok serta kakinya yang pincang, sehingga orangtuanya khawatir kalau Hoon tidak bisa menikah. Namun, keajaiban terjadi, Hoon pun mendapat pasangan seorang wanita dari Pulau sebelah yang Ayahnya seorang petani dengan 4 anak perempuan. Calon istri Hoon ini adalah anak ke empat dari 4 bersaudara.

Generasi Pertama : Pasangan Hoon & Yang Jin (1915-1925)

Hoon (Lee Dae-Ho), satu-satunya keturunan yang hidup dari keluarga Bapak pemilik pondokan yang berada di Yeongdo, Busan, Korea. Jangan bayangkan rumah mewah yang memiliki banyak kamar indah, namun rumah dengan dinding kayu khas Korea yang sudah lapuk. Namun, pondokan reyot ini sudah mampu bertahan selama tiga dekade dan menjadi pelindung bagi keluarga Hoon.

Karena kebutuhan keluarga yang mendesak, maka kamar-kamar ini disewakan dengan harga yang sangat murah. Yang menyewa pun tak jarang adalah para nelayan atau para pekerja yang bekerja di pasar ikan. Yeongdo yang memang berada dekat dengan pantai, maka daerah ini terkenal dengan kualitas ikannya yang bagus. Dan hingga kini, daya tarik Yeongdo adalah wisata kuliner hidangan lautnya.

Pada tahun 1915-1925, keluarga ini pun mengalami kesulitan memiliki anak. Sehingga sang Ibu ke dukun dan meminta penjagaan yang ketat ketika akan memiliki anak kepada seorang dukun. Dan Ayahnya pun berjanji bahwa akan membesarkan anak mereka tanpa kekurangan sesuatu apapun.

Lahirlah anak yang dinantikan dan diberi nama Kim Sun-Ja (Kim Min-Ha). Anak kecil yang tumbuh di lingkungan sederhana dan kesehariannya adalah melayani kehidupan di Pondokan. Sun-Ja terbiasa kerja keras dan memiliki intuisi berdagang yang cerdas. Hingga suatu hari, ia diberi upah atas negosiasi yang ia lakukan kepada pemilik restoran dan pedagang ikan untuk sebuah dealing harga ikan yang sesuai dengan kualitas ikannya.

Sinopsis Review Ending Drama Pachinko dari Novel Pachinko Lee Min Jin
Kim Sun-Ja kecil, Yeongdo, Busan, Korea

Begitu Sun-Ja tumbuh besar, sang Ayah, Pak Hoon ini tutup usia, sehingga Sun-Ja hanya memiliki Ibunya dan hingga pada suatu hari, Yeongdo kedatangan seorang makelar ikan dari Osaka, Jepang. Ia adalah Koh Han-Su (Lee Min Ho). Perawakannya yang gagah dibalut dengan baju mewah, semua orang mengagumi sosok Koh Han-Su. Pun kinerjanya yang baik dengan para pedangang dan nelayan. Koh Han-Su sangat tegas dalam menetapkan harga ikan sehingga baik pihak nelayan dan pedagang merasa sangat terbantu dan tidak terzolimi lagi dengan harga-harga yang tidak pasti.

Apa yang menarik dari Drama Pachinko?
Kim Sun-Ja, anak dari Pasangan Hoon & Yang Jin

Generasi Kedua : Kim Sun-Ja

Ketertarikan antara Koh Han Su dan Kim Sun-Ja dimulai dari sama-sama mengagumi dari kejauhan hingga suatu hari Sun-Ja berada di kondisi berbahaya. Ia nyaris diperk*sa oleh orang Jepang yang mengganggunya saat perjalanan pulang. Dan dengan tangkas, Han Su datang menyelamatkan dan mereka pun saling berkenalan.

Uniknya, hubungan ini tidak berlangsung lama, karena saat bertukar mimpi, bertukar cerita dan saling mendukung lalu berlanjut ke hubungan terlarang antar keduanya yang mengakibatkak Sun Ja hamil. Huhuu~

Ini sedih banget sih… Karena Sun Ja uda excited dengan keadaannya dan merindu kehadiran Han Su, pria yang dicintai dengan segenap hati, namun begitu kabar ini disampaikan ke Han Su, ia menolak. Awalnya hanya berkata “Selamat, aku yakin, pasti anak dalam kandunganmu ini berjenis kelamin laki-laki”

“Kenapa kamu begitu percaya?
Bagaimana kalau perempuan”

“Kalau perempuan, akan aku belikan baju-baju yang cantik. Karena ia akan mewarisi kepintaran sang Ibu.”

Bagaimana karakter Lee Min Ho di Sinopsis Ending Drama Pachinko Novel Lee Min Jin
Sun Ja hamil dan Hansu menolak menikahinya

Sun-Ja merasa di atas awang-awang dan berkata ingin Hansu segera datang ke Ibunya untuk menikahinya. Sekejap kemudian, sikap hangat Hansu berubah menjadi dingin. Hansu terus meracau bahwa ia telah memiliki keluarga di Osaka, dengan 3 anak perempuan dan meski itu pernikahan tidak berdasarkan cinta karena dijodohkan, tetap saja, ia tidak bisa menikahi Sunja, gadis desa yang menurutnya memiliki kekurangan karena Ayah Sun-Ja dulu cacat dan Han Su khawatir anak di kandungan Sun-Ja kelak mewarisi cacat dari kakeknya.

Ommoo~

Sun-Ja menangis sejadi-jadinya karena apa yang diharapkan selama ini sangat jauh dari panggang. Huhu… Ia gak mampu mendengar lagi ceracauan Hansu yang bahkan ia menuduh bahwa ini semua terjadi karena rencana Sunja. Hansu berkata bahwa ia akan melimpahkan semua kekayaan untuk Sunja bahkan memberikan rumah terbaik di Yeongdo untuk hidup yang bahagia baginya dan anaknya, tapi tidak dengan menikahinya.

Cacian yang bertubi-tubi tersebut menusuk relung Sun-Ja sehingga ia berlari secepat mungkin dan menghlang dari pandangan Hansu. Sedih sekali..

Hingga hadirlah sosok Baek Isak, seorang pendeta dari Osaka yang menginap dan terjatuh pingsan tepat di halaman pondokan rumah Sun-Ja. Sehingga Ibu Sun-ja tidak dapat mengabaikannya begitu saja dan merawat Baek Isak dengan sungguh-sungguh.

Baek Isak ini nanti yang akan menikahi Sun-Ja dengan sepenuh hati dan merawat anak Sun-Ja walau hidupnya tidak lama dan Sun-Ja kembali hidup dalam kesendiriannya di Osaka.

Baca juga :
Baca Webtoon The Office Blind Date di Kakaopage & Ending Business Proposal
List Drama Korea yang Tayang Bulan Maret 2022

Generasi Keempat : Baek Solomon

Untuk generasi ketiga, belum begitu banyak diceritakan di sepanjang eps 1-3 dari drama Pachinko ini, jadi kisahnya melompat ke generasi cucunya Sun-Ja yang bernama Baek Solomon (Jin Ha).

Solomon adalah seorang yang bisa dibilang sukses dalam berkarir. Ia dipindahkan dari cabang Amerika ke Jepang untuk sebuah perusahaan properti. Dan karirnya terus meningkat seiring dengan kesuksesannya dalam membujuk setiap klien untuk menjual tanahnya di Jepang dan akan dibangun proyek yang lebih besar lagi.

Ulasan Ending Drama Pachinko Novel Lee Min Jin
Jin-Ha sebagai Baek Solomon

Sebagai cucu dari nenek Sun-Ja yang hidupnya di Korea namun besar di Jepang, ia lancar sekali menggunakan kedua bahasa tersebut. Belum diceritakan lebih detil mengenai kehidupan Solomon. Hanya yang masih menjadi misteri adalah ia menanti seorang gadis cinta pertamanya yang bernama Hana dan berhasilkah ia menaklukkan dunia di tahun 1989 kala itu?

Kesan Nonton Drama Pachinko (2022)

Jangan ditanya, aku suka banget dengan drama model begini. Hihii~
Mungkin terkesan rudet dan membingungkan, tapi aku suka drama dengan sajian sejarah dan konflik percintaan yang mewarnai.

STOP judging Sun-Ja, wan-kawan!
Karena pada tahun itu, feminisme belum seperti saat ini sehingga kondrat wanita memang hanya sebatas di dapur dan di ranjang. Masalah prinsip, masih sangat awam sekali. Jangankan Sun-Ja yang orang desa yaa.. yang masih berpaham DP dulu sebelum nikah di zaman sekarang juga banyak kan yaa..

Jangan ditiru.
Ini menjadi pengingat kita semua siih… Tapi yang di hi-lite selain kehidupan perempuan dari generasi ke generasi ini membuat kita paham bagaimana beratnya menjadi bangsa yang dijajah oleh bangsa lain. Bahkan, orang Korea kala itu tidak bisa bangga di atas kaki mereka sendiri.

Pemeran Drama Pachinko 2022
Pemeran Utama Drama Korea Pachinko

Lesson Learn Drama Pachinko (2022)

Kehidupan Mandiri Seorang Wanita

Memang yang di hi-lite dari drama Pachinko ini adalah bagaimana seorang wanita dalam sebuah tatanan keluarga dan masyarakat mampu bertahan di tengah-tengah ganasnya penjajahan. Korea kala itu yang belum memiliki kedaulatan sendiri, bahkan ada satu kalimat yang aku sakit hati banget dengarnya. Kalimat ini diucapkan orang Jepang yang hampir memerk*sa Sun-Ja.

Dia berbicara bahasa apa?
Korea?
Bahkan mendengar mereka berbicara menggunakan bahasanya saja aku merasa jijik.
Dasar rakyat rendahan.”

Sun-Ja dan Koh Han Su, Drama Pachinko

Sebegitu rendahnya nasib orang-orang yang dijajah ini di mata penjajah yaa.. Kalau mau tahu kondisi perang Korea, bisa nonton Film, seperti The Battleship Island-nya Song Joong Ki dan So Ji Sub.

Kehidupan susah-senang, seorang wanita harus bisa belajar cari makan sendiri

Quote Drama Pachinko

Ingat, JAS MERAH (Jangan Lupakan Sejarah)

Seperti pesan Presiden pertama Indonesia, bahwa jas merah. Jangan pernah melupakan sejarah. Anak cucu kita pun harus mengenal sejarah yang pernah mewarnai negara ini. Bukan, maksudnya bukan untuk memendam dendam, tapi dari sejarah, kita akan bisa menempatkan diri bagaimana menghargai kemerdekaan bangsa dan berbakti kepada bangsa dan negara dengan senantiasa mengukir prestasi yang baik.

Menghargai Apa yang Ditanam di Negeri Sendiri

Ini terasa sekali yaa…
Saat Indonesia dulu memiliki swasembada pangan, semua kebutuhan negeri ini terpenuhi dari tanah yang ada di negeri sendiri. Sama halnya saat di drama Pachinko. Betapa nenek Sun-Ja saat makan nasi dan rasanya adalah beras yang ditanam di tanah airnya yang sangat dirindukan ((saat makan, nenek Sun-Ja berada di Osaka)) dan nenek Sun-Ja pun meneteskan air mata. Ia rindu dengan tanah kelahirannya, Yeongdo, Korea.

Picnya Lee Min Ho lagi, miaan.. Gak ada teaser pic drama Pachinko euii~

Impian Mengorbankan Segalanya

Aah, ini berat banget sih yaa.. karena ada scene dimana Koh Hansu mengatakan bahwa

Everything~
Nothing!

Koh Han-Su, Quote Drama Pachinko

Yang maknanya “Semua ada di, tapi tak berarti”.

Ini dikatakan Han Su saat sedang membicarakan mimpi yang telah diraihkan saat kecil. Ia dulu juga seperti Sun-Ja, hidup di desa kecil dengan kemiskinan yang dialami bahkan lebih parah dari Sun-Ja. Han Su kecil hanya memiliki 1 baju yang melekat di tubuhnya. Ketika malam, baju dicuci dan lekas dikeringkan agar keesokan harinya bisa digunakan lagi. Suatu hari, Han Su kecil mendapatkan ide bahwa baju yang basah dikeringkan di dekat api temat memasak, namun apa yang terjadi?

Api tersebut melahap baju sanga Ayah hingga meninggalkan lubang sebesar kepalan tangan. Dari kemiskinan itu, Han Su berkata bahwa tidak ada yang boleh merebut impiannya untuk menjadi orang sukses. SehinggaHan Su belajar membaca dan menulis.

Hingga ia bisa dikirim ke Osaka, Eropa, bahkan Amerika.

Trailer Drama Pachinko

Trailer Pachinko Apple TV

Drama yang mengisahkan banyak kisah dari sebuah kehidupan ini membuat kita menghargai artinya perjuangan, kemerdekaan dan kebebasan yang ada saat ini. Dan lebih daripada itu pesan dari Bapak Hoon adalah

Anak perlu tahu ada kebaikan di dunia ini, karena itu akan membuatnya tumbuh kuat.

Pak Hoon, Quote Drama Pachinko

Apakah sahabat lendyagassi ada yang merasa bahwa nonton drama Pachinko serasa menonton opera klasik dengan musik-musik mewah yang menghiasi di akhir kisahnya?

즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.

With love,

logo lendyagassi
Spread the love

64 pemikiran pada “Pachinko, Drama 4 Generasi dari Novel Lee Min Jin”

  1. Sepertinya seru ya kak dramanya, tapi aku sebagai pemula dalam dunia nonton drakor kayaknya kesannya terlalu berat, aku lebih suka yang ringan dan ceria ala 25-21 gitu ihihi.

    Balas
  2. Aku suka Drakor cerita2 begini, dan quotesnya,
    “Kehidupan susah-senang, seorang wanita harus bisa belajar cari makan sendiri”
    Berasa familiar banget dan sering diucapkan oleh Mbah yg selalu cerita jamannya penjajahan🤣

    Btw, Bbang Minho perannya keren juga, tukang bikin hamidun, whuaaa makin keliatan fakboinyaa.

    Balas
  3. wah udah mulai ya drama pachinko, kayaknya iklannya dah lama banget ya. dari sinopsisnya saya juga suka drama yang dibalut sejarah. Kadang seperti diingatkan bahwa, kita itu bisa seperti sekarang harus bersyukur karena beda zaman juga beda tantangannya

    Balas
  4. Ceritanya lompat-lompat gitu ya.
    Pemilik pondokan punya anak lelaki cacat. Anak yang cacat ini punya anak perempuan, Sun-Ja. Terus tiba-tiba muncul Solomon, cucu dari Sun-Ja. Anaknya belum diceritain

    Balas
  5. Ya ampun Lee Min Ho, mempesona sekali dirimu di situ. Lihat Lee Min Ho dulu sembari melupakan yang mau nikahan 31 Maret 2022 nanti. Ckckck..maaf mbak, baper ditinggal nikahnya si Hyun Bin kebawa sampai kolom komentar ini. Wkwkwk.

    Eh ngomongin Pachinko, saya baca di beberapa situs, drama ini emang ditungguin banget oleh banyak orang ya, sejak lama. Lah, saya sendiri malah baru tahu dari postingan Mbak Lendy ini.

    Balas
  6. Sejak awal informasi soal Panchiko sliweran di timeline, sebenarnya udah masuk ke watching list dan pengen nonton. Sayangnya tayang legal hanya di Apple TV, belum punya akses buat nontonnya. Kira-kira bakal muncul di platform streaming lainnya nggak ya?

    Balas
  7. Klo bnyk yg menghujat berarti aktingnya bagus bgt nih Min Ho. Mungkin struggle juga saat nerima perannya, tp aktor yg baik pasti selalu tertantang unt sesekali jahat hihihi. Btw aku save suka quotesnya pak Hoon mba.

    Balas
  8. Sepertinya drama ini banyak disebut dan sudah ditunggu tunggu kehadirannya. Kita ada karena pendahulu kita dan mereka pasti punya peran dalam kehidupan masa sekarang, paling tidak ada landasan yang sudah diletakkan oleh nenek moyang untuk keturunannnya dimasa akan datang

    Balas
  9. Setuju ga perlu menghujat Sun-Ja, mending ambil pembelajaran dari sana.
    Pachinko lengkap ya,,ada latar sejarah, rudet-nya kisah 4 generasi dengan segala riuh rendahnya
    Pas bener novelnya keren dan dijadikan drama yang menarik pastinya

    Balas
  10. Pachinko ini sering dibicarain teman2 beberapa waktu belakangan ya kak, aq belum nonton tapi udah yakin kalo aktingnya Lee Min Hoo nggak akan mengecewakan

    Balas
  11. Wah pantes aja sih kalau netijen kasih komen negatif ke Lee Min Ho. Jahat banget emang sih kalau itu real, hehe. Tapi berarti actingnya beliau itu bagus banget ya.
    Hmm alur ceritanya maju mundur ya, kalau ga disimak baik-baik kayaknya bakal agak pusing juga. Tapi menarik untuk ditonton karena latarnya jadul banget, sangat mengandung sejarah.

    Balas
  12. Wow.. cerita tentang 4 generasi. Pastinya bakal panjang mungkin episodenya ya, Mbak. karena kan, tiap generasi harus diceritakan juga, tidak bisa sekilas-sekilas saja.
    Tapi seru nih, karena tiap generasi beda cerita, termasuk settingnya. Jadi akan ada permainan setting dari lampau ke tahun-tahun selanjutnya.

    Balas
  13. Ini genreny aku Suka banget teh,,, selintas waktu pas tayang trailernya. Aku pikir drakor Pinokio ternyata Bukan jadi gemes sama akting nya lee min hoo biasanya jadi cowok baik2..semoga gak ngebosenin nih .

    Balas
  14. Ah sekali2 lah Lee Min Ho jadi fucekboi wkwkwk. Soalnya dari drakor yang pernah dibintanginya, rata2 jadi orang baik, kaya raya, tampan, pokoknya idaman wes. Kali ini biar jadi omongan biar viral. Hehehe..(Kalah rame dari Business Proposal sih).

    Sumpah cerita drakor ini bagus banget. Aku suka banget dgn sinematografinya. Berhubung ngga pny Apple TV dan ekosistem iOS, aku nunggu bocorannya di Telegram ah biar aku lihat sendiri keseruannya.

    Balas
  15. Senang juga nih kalau bisa menonton drama dengan sajian sejarah dan percintaan kek gini. Mayan menghibur didukung artis dan aktornya yang kece kece

    Balas
  16. Kok pasang foto mantan gue sih mbak? wkwkw mulai menghalu. Ayank Lee Min Hoo terbaik disemua aktor Korea. Uwoooo, Komen yang melenceng dari topik. I love babang Lee Min Hoo

    Balas
  17. ternyata lee minho berani ngambil peran ini ya, dan kelihatan dia totalitas banget
    selama ini lihat dia jadi cowok baik2 aja udah bosan
    makanya pas ada pachinko itu excited banget dong, keliatan dia disini dewasa gitu meskipun sukanya php

    Balas
    • Iya ..jadi fans beratnya mungkin agak kecewa ya dengan peran Lee Min Hoo kali ini yang jadi bad boy. Nggak tanggung jawab sebagai lelaki. Biasanya perannya sebagai tokoh utama yang baik hati

      Balas
  18. Penjajah dimanapun berada memang gitu, memandang jijik pada orang di negeri jajahan. Padahal mereka makan dan mengeruk kekayaan dari bumi jajahannya. Sebenarnya siapa sih yang aslinya menjijikkan? Olalaa ikut emosi hehehee…
    Duh lah itu Aa’ Min Ho gantengnya awet bangeeett… tampak mature ya sesuai dengan usia, tapi tetep ganteng meskipun berperan jadi Hansu yang egois dan tidak mau menikahi Sun Ja.

    Balas
  19. Duuuh ini ga bakal masuk Netflix, viu, iqiyi atau apa kek 🤣. Ga pake segala macam Apple product soalnya 😅.

    Susah nih mau nontonnya kalo cuma ada di sana 😣. Tapi aku pengen cari novelnya sih mba. Biasanya kalo diangkat dari buku, seharusnya lebih komplit dan seru bukunya. Apalagi kalo cerita sejarah gini. Coba ah, kalo bukunya Nemu, aku ga terlalu tertarik nonton serialnya.

    Balas
  20. aku liat cuplikan-cuplikan dramanya di TikTok kok gemes ya, relate juga sama isu-isu perempuan, dan sebel banget kenapa perempuan harus (selalu) jadi yang tertindas dari jaman dulu di mana pun itu 🙁

    Balas
  21. Ini diangkat dari novel ya? Pantess berasa familier banget dengan judulnya, Pachinko., dan aku kok jadi ingat drama Jepang jadul yg judulnya Oshin. Latar ceritanya mirip karena terjadi di zaman dahulu kala dengan alur mundur.

    Balas
  22. wah udah tayang ya, salah satu drakor yg di tunggu banget sih, karena aktornya lee min ho, ingat pertama kali yg bikin suka nonton drakor gara2 “legend of the blue sea”, jadi ngefans juga sama doi wkwk

    apalagi drakor lee min ho terakhir keren banget ceritanya the eternal monarch

    Balas
  23. baru nonton 1 epsisode dan langsung pindah drakor, wkwkwkw. emang bener sih rada rudet. tapi kalau personnya kaya Teteh yang emang suka tipe drakor begini sih asyik ya. kalau saya mah pindah aja lanjut marathon nonton TRAIN, hihihihi. Ternyata lee min ho gak bisa bikin saya stay nonton dia di pachinko. tetep ya jalan cerita buat saya itu cukup penting

    Balas
  24. duh lee min ho karakternya agak menyebalkan di sini sih, tapi tetep ganteng yaaaaa, tapi bikin penasaran pengen nonton gimana doooong, apalagi abis baca reviewnya mba Lendy makin kepo kan aku tuh

    Balas
  25. Belum nonton iniiii. Tapi beneran pusing nggak sih mbak ngikutin empat generasinya? Wait kelarin 2521 duluuuu habis itu cuss nonton ah.

    Balas
  26. ini bagus banget sih, karena ya ada banyak pesan moral yg bisa diambil dr kemasan si drama ini. memang kalau hanya nonton buat woy kusuka LMH ya nanti sebel sama dia malah EH. hahhaa

    Balas
  27. Dramanya sepertinya agak rumit tapi pasti mengasyikkan jika bisa menontonnya secara utuh dari awal hingga akhir, ya. Drama yang dilatarbelakangi oleh sejarah dan dibumbui oleh percintaan, tampaknya memang selalu menarik.
    Btw seperti itu ya secuil masa lalu Korsel di hadapan Jepang. Tapi kini, kedua negara sudah tampak sejajar. Bahkan mungkin, Korsel lebih melesat saat ini? Hehe.

    Balas
  28. Wah, ini jenis drama yang sangat saya suka. Ceritanya unik karena settingnya beda-beda dan kebetulan sesuatu yang selalu saya cari sebagai referensi. Penampilan pemainnya juga tidak mewajibkan good looking. Ga tahu kenapa tapi saya agak2 malas kalau pemainnya terlalu tamvan/cantik.

    Balas
  29. LMH ambil karakter berbeda ya di drama ini, bukan lagi prince charming tapi bajingan wkwkw…. Aku belum mau nonton nih, karena katanya ada adegan 18+ nya. Agak gimana gitu kalo aktor yang sering jadi tokoh baik2, lalu beradegan 18+.

    Balas
  30. Nonton Pachinko ini awalnya membingungkan, tapi udah nonton eps 4 ya agak paham meski enggak bisa menebak ceritanya. Aku masih kepo sama Hana, karena cuma suaranya di telpon aja.
    Dan nonton Pachinko ini aku jadi ngebayangin, bagaimana negeri kita waktu dijajah Jepang 😭😭😭

    Balas
  31. bagus nih Lee Min Ho keluar dari zona nyamannya

    walau jadi serba salah ya? Karena karakter yang biasanya dibawain Lee Min Ho tuh streotype banget

    pemuda ganteng kaya raya yang bak pangeran sudi mencintai gadis miskin 😀 😀

    Balas
  32. jujurly aku baru kelar nonton episode 1, tapi masih kurang paham alur ceritanya, kayaknya mesti nonton ulang deh biar paham,

    Balas

Tinggalkan komentar