High Class (2021) : Drama Misteri, Pengasuhan dan Perjuangan Ibu Tunggal

Drama Korea High Class (2021) – Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.

Kali ini aku salut banget sama kemampuan akting Cho Yeo-Jeong. Setelah aktingnya yang memukau di Film Parasite lalu di drama Cheat On Me If You Can sebagai penulis drama thriller, di drama yang berjudul High Class ini ia kembali memukau karena harus mengambil peran menjadi seorang Ibu tunggal.

Seperti di film yang berjudul I, film ini pun berkisah mengenai perjuangan seorang ibu tunggal yang membesarkan anaknya di lingkungan sosialita. Bagaimana review dan sinopsis drama High Class?

Yo, let’s get it!

Drama Korea High Class (2021)

Review dan sinopsis Ending drama High Class

Profil Drama

Judul : High Class
(Haikeullasseu/ 하이클래스)

Sutradara : Ashbun
Penulis : Hyun Jung

Pemeran Utama Drama High Class :

Cho Yeo-Jeong as Song Yeo-Wool
Kim Ji-Soo as Nam Ji-Sun
Ha-Joon as Danny Oh

Pemeran Pendukung Drama High Class :

Park Se-Jin as Hwang Na-Yoon
Kong Hyun-Joo as Cha Do-Young

Genre : Drama, Thriller, Mystery

Network : VIU
Runtime : Monday & Tuesday 22:30
Episode : 16

Release Date : September 6, 2021 –

Sinopsis Drama High Class (2021)

Tipikal drama yang menegangkan karena sangat dekat dengan kehidupan kita, yakni pengasuhan. Drama High Class ini sudah aku ceritakan sinopsis singkatnya di blogpost sebelumnya, List Drama Korea Tayang Bulan September 2021, yang kurang lebih jalan ceritanya mirip-mirip drama SKY Castle dan Penthouse.

Namun, di drama ini ada bumbu thriller misterinya yang menambah ketegangan penonton untuk mengungkapkan ada kasus apa sebenarnya yang terjadi?

Cho Yeo-Jeong sebagai Song Yeo-Wool

Review sinopsis dan ending drama High Class. Drama Korea yang bercerita mengenai pengasuhan dan persaingan juga thriller

Song Yeo-Wool (diperankan oleh Cho Yeo-Jeong) adalah seorang ibu tunggal yang suaminya baru saja meninggal secara misterius setahun yang lalu. Suaminya meninggal dengan cara menjatuhkan diri ke sungai Han saat sedang bersama Song Yeo-Wool untuk menikmati waktu bersama.

Kaget kan yaa..?

Sehingga setelah kejadian ini, Song Yeo-Wool dituduh yang membunuh suaminya. Tapi karena gak terbukti, maka Song Yeo-Wool pun bebas.

Song Yeo-Wool memiliki profesi sebagai seorang pengacara sukses. Kliennya banyak dan dibawah naungan firma hukum terkenal di Seoul. Kebayang sibuknya yaa..? Dan di saat ia kehilangan suaminya, hidupnya mulai ditata kembali.

Fitnah terhadap dirinya dan misteri meninggalnya suaminya meninggalkan rumor bahwa suaminya menggelapkan dana sekuritas dalam jumlah miliaran. Dan di setiap eps selama ini diperlihatkan kejutan demi kejutan menegangkan. Termasuk fakta bahwa suaminya berselingkuh.

Selingkuh dengan siapa dan mengapa ia memutuskan untuk bunuh diri?
Kemana jasadnya yang sampai kini belum ditemukan?

Keputusan untuk pindah ke Pulau Jeju

Another level drama yang mengisahkan mengenai pengasuhan dan persaingan. Ibu Yeo-Wool memiliki anak berusia Sekolah Dasar yang bernama Yi-Chan. Sebelumnya, sang anak sudah bersekolah di Seoul, di SD Negeri gitu.. Tapi karena berselisih dengan salah seorang temannya, dan mengakibatkan anak lain terluka, Yi Chan juga terluka, dan Yi Chan keukeuh gak mau minta maaf karena merasa gak bersalah, maka sang Ibu memutuskan untuk memindahkan sekolah sang anak.

Spoiler drama High Class, Ending drama High Class, nonton drama High Class sub indo di VIU

Pas banget karena Yi Chan mendapat undangan khusus di Sekolah Internasional yang bernama HSC International School. Sekolah ini terletak di Pulau Jeju dengan segala kemewahannya. Sekolah yang terkenal dengan kesulitan masuknya karena ada beberapa lapis tes untuk masuk sekolah Internasional ini. Dan HSC International School menjadi rujukan bagi orang Korea yang ingin sekolah keluar negeri untuk jenjang berikutnya.

Lingkungan HSC International School

Masuk sekolah dengan tidak mudah, karena harus memiliki koneksi yang kuat, selain background keluarga yang baik juga. Anak-anak HSC International School juga kudu bisa berbahasa inggris cas-cis-cus. Dan uniknya, Yi Chan yang sama sekali gak bisa berbahasa Inggris diterima di sekolah ini.

Tentu setelah Yi Chan diterima, timbullah ke-kepoan Ibu-ibu sosialitah yang lainnya. Sehingga lagi-lagi timbul rumor gak enak mengenai Yi Chan dan Ibunya. Serem banget deh…

Kim Ji-Soo sebagai Nam Ji-Sun

Nam Ji-Sun (diperankan oleh Kim Ji-Soo) adalah salah satu ibu-ibu komite dengan background keluarga yang sukses. Anak pertamanya sudah lebih dulu bersekolah di HSC International School dan kini adiknya yang perempuan ikutan masuk ke sekolah yang sama.

Gak heran kalau Ibu Ji Sun gak terlalu deg-degan saat di tes wawancara dan ini juga yang menjadikannya pemimpin ibu-ibu sosialitah di sekolah tersebut, secara gak langsung. Namun, ketika kehadiran orang yang asing baginya, Ibu Yi Chan menjadi kepo juga.

Berbagai rumor yang tersebar ia kumpulkan dan menjadikannya semakin gak suka banget sama si Ibu Yi Chan yang dianggap dari kalangan tidak sejajar dengan semua orangtua di HSC International School plus memiliki kisah seram. Sehingga, baik Ibunya ataupun Yi Chan, mendapat perundungan yang sama di lingkungan sekolah.

Mampukah Ibu Yi Chan bertahan?

Geng HSC International School

Ada 2 ibu yang juga rese di sekolah HSC International School. Kelakuan Ibu-ibu ini bikin gemes karena selalu merasa anak-anak mereka lebih tinggi dari Yi Chan, sehingga selalu merendahkan Yi Chan dan berkata hal-hal yang tidak pantas dikatakan seorang anak.

Hwang Na-Yoon (Ibunya Hwang Jae-In) – ini anaknya baik sih.. gak mengganggu Yi Chan tapi tetap tidak bisa berbuat banyak karena powerless.

Cha Do-Young (Ibunya Kwak Si-Woo) – Ia adalah seorang artis yang sikapnya sombongnya amit-amit. Suka ngintilin Ibu Nam Ji-Sun, si Ibu ketua sosialitah kemanapun pergi. Dan selalu ngomong gak enak mengenai Yi Chan dan Ibunya. Kaya jadi kompor gitu loo..

Kesan Menonton Drama High Class (2021)

Drama yang bikin hati miris saat menonton. Ya miris karena perundungan yang terjadi di lingkungan sekitar kita, di lingkungan sekolah yang seharusnya anak-anak merasa bahagia berada di sana dan bisa jadi, kitalah pelaku dari perundungan tersebut, secara gak sadar.

Drama ini ada bumbu thrillernya sih… jadi menurutku sangat menarik untuk diikuti karena gak hanya dilihat dari sisi pengasuhan dan persaingan seperti di drama SKY Castle dan Penthouse.

Misteri yang harus dipecahkan ini sangat menarik.

Lesson Learn Drama High Class (2021)

Anak tidak pernah salah meniru kedua orangtuannya

Melalui drama ini, aku jadi semakin yakin, perilaku orangtua tidak bisa dibohongi. Mereka akan meniru seperti kedua orangtua mereka biasa bersikap.

Aku ingin melihat anakku berangkat sekolah dengan tersenyum dan menghabiskan lebih banyak waktu denganku.

Song Yeo-Wool, quote drama High Class

Dan aku salut, Song Yeo-Wool, di eps 1 terlihat ingin sekali membayar hutang pengasuhannya terhadap sang anak, sehingga memutuskan untuk pindah sekolah ke Pulau Jeju dan berhenti sepenuhnya dalam berkarir.

Selain penggambaran yang nyata dari dampak pengasuhan, bisa terlihat dari bagaimana mereka bersosialisasi. Dari mulai Yi Chan yang menjadi anak yang kuat karena selalu terpenuhi tangki cintanya oleh sang Ibu, meski ia gak punya sosok figur seorang Ayah, sampai anak lain seperti Lee Joon-Mo (kakak Lee Joon-Hee) yang mulai menjajaki usia dewasa sehingga mulai tampak benih-benih pemberontakan pada diri anak remaja yang melihat Ibu Bapaknya selalu mementingkan prestisius.

Mengajarkan nilai kejujuran dan kebaikan pada anak

Jika melakukan kesalahan, kamu harus minta maaf dan berbaikan.

Song Yeo-Wool, Quote drama High Class

Saat anak merasa bersalah, maka meminta maaflah. Namun bila tidak melakukan kesalahan, jelaskan dengan kalimat yang sopan bagaimana kejadian yang sebenarnya sehingga tidak menjadi fitnah dan salah sangka.

Menaruh kepercayaan kepada anak

Bila sudah memberikan sepenuh hati waktu untuk pengasuhan dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada mereka, yakinlah apa yang selalu dipegang teguh, yakni sebuah prinsip dari sang anak. Yang perlu dilakukan orangtua adalah menaruh kepercayaan. That’s it.

Mereka mungkin masih kecil, tapi mereka tahu apa yang mereka lakukan.

Song Yeo-Wool, Quote drama High Class

Jadi inget sebuah kalimat dari Ali bin Abi Thalib :

Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun.
Karena yang menyukaimu tidak butuh itu, dan yang membencimu tidak percaya itu.

..and it’s true, tho.

Penting memilihkan lingkungan untuk anak

Meski aku bilang penting memilihkan lingkungan untuk anak-anak agar bisa bertumbuh dengan sehat, tapi gak menjadikan kita untuk lari dari masalah. Ketika ada masalah yang datang, maka hadapi.

Orang yang melakukan anak kecil seperti orang aneh dan berpihak, bukan lah perilaku seorang guru.

Song Yeo-Wool, Quote drama High Class

Drama High Class yang tayang baru 2 eps ini bisa ditonton dengan subs indonesia di VIU. High Class tayang setiap hari Senin dan Selasa jam 22.30 KST.

Menarik?
Tentu, karena karakter Cho Yeo-Jeong yang memukau saat menghadapi masalah dan memerankan karakter seorang Ibu yang penuh kasih sayang terhadap anak semata wayangnya, Yi Chan. Dan aku merasa bbisa mengambil pelajaran dari menonton drama High Class.

Bagaimana denganmu, sahabat lendyagassi?

즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.

With love,

Spread the love

51 pemikiran pada “High Class (2021) : Drama Misteri, Pengasuhan dan Perjuangan Ibu Tunggal”

  1. Jika melakukan kesalahan, kau harus berbaikan dan minta maaf. Sukaa sama kalimat ini, walaupun kadang prakteknya susah banget buat orang dewasa. Biasanya kita kan pada gengsian yaa. hehe.. Apalagi kalau berantemnya sama orang yang tinggi hati. Diajak baikan malah bisa ngelengos, haha..

    Balas
  2. Di sekolah bagus aja, yang orangtuanya pasti berpendidikan tinggi, tidak menutup kemungkinan adanya bullying ya… sayang banget padahal masuk sekolah kesitu bayarnya mahal, tapi mental dan attitude nya ada saja yang buruk ya…

    Balas
  3. Waduh ternyata suaminya juga selingkuh…terus alasan bunuh dirinya apaaa
    Lesson learned-nya keren buat tips pengasuhan kita. Children see, chldren do..maka mesti teladankan kebaikan ke anak , pilih lingkungan terbaik..dan lainnya.
    Terus baca ibu-ibu komite dan sosialitah kok jadi punya gambaran kayak sekolah di Indonesia yang ada juga kek gini haha

    Balas
  4. Kemarin sempat lihat pas rilis dan mikir-mikir mau nonton apa gak. Dramanya setipe kayak Penthouse ya, teh. Asli penasaran cerita tiap perempuan itu. Kayaknya mau coba deh on going yang ini. Belum ada list genre thriller ini. Btw, posternya keceh ya. Vibes2 film horor gitu.

    Balas
  5. membaca sinopsisnya sepertinya seru nih, bolehlah djadwalkan ditonton, aku suka nontom film atau drama yang realitas keluarga atau kehidupan real kayak gini, kalo yang zombie2, dewa2, futuristik agak malas

    Balas
  6. Sepertinya bagus ya mbak, awalnya aku kira seperti sky castle, noted ah mau nonton padahal aku justru lagi berencana ngak nonton drakor dulu, tapi baca sinopsis ini kok jadi tertarik karena ngak melulu cerita tentang persaingan tapi ada pelajaran tentang pengasuhan.

    Balas
  7. Drama Ibu2 sosialitaah, hihiii…
    Slalu ada dimana mana yaa, ga di drakor ato realita kehidupan.

    Etapi ku gagal pokus sama kata2 yang selalu aku ingat dan suka, serta diterapkan dipikiranku, ya ini..
    “Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun. Karena yang menyukaimu tidak butuh itu, dan yang membencimu tidak percaya itu.”

    Balas
  8. Melihat beberapa drakor dan baca manhwa yang temanya tentang kehidupan di sekolah tuh ngeri-ngeri sedap. Nggak jauh-jauh dari bullying, bad parenting dan kompetisi tidak sehat. Bahkan di sekolah-sekolah elit sekalipun isunya sama. Sedih juga.

    Balas
  9. Huaaa kayaknya aku harus nonton nih semoga bisa ada waktu untuk nonton yes. Kalau drama yang mengenai ibu tunggal gitu biasanya aku seregep banget untuk nonton soale banyak pelajaran yang didapat juga.

    Balas
  10. Perilaku anak tuh emang tergantung gimana orangtua mengajarinya. Jika kepemilikan harta dan kekuasaan dijadikan tolok ukur, ambyar deh emang. Masih banyak ortu kaya yang bagus didik anaknya, tapi tak sedikit juga kayak yg ditunjukkan di drakor ini ya. Bikin anaknya mencontoh sikap buruk dengan merundung mereka yang dianggap berada di bawah level.

    Balas
  11. Baca komen-komennya, aku malah jadi penasaran sama Sky Castle juga. Jadi sebelum nonton ini, aku mau nonton Sky Castle dulu. Yang aku suka setelah nonton drama tuh, kita jadi punya insight baru gimana cara menghadapi masalah. Apalagi sebagai emak-emak, nonton drama kayak gini selain buat ngisi waktu me time, bisa sekalian belajar ilmu parenting dengan cara yang asik juga.

    Balas
  12. Aku penasaran banget sama drama high school ini mba. Tapi berniat buat nonton kalau sudah selesai saja. Vibenya kayak mirip2 sky castle atau the penthous gak si. Semoga gak bikin mikir2 banget nontonnya. Hahaha

    Balas
  13. Kok pas banget aku baru kelar baca novel tentang persaingan mamak-mamak di TK anaknya ya ampun mom war memang mengerikan ya.. Aku suka nih temanya, apakah harus nonton huhu penasaran jadinya..

    Balas
  14. Makin banyak drama korea “sakit jiwa” tentang “high society” akhir-akhir ini makin memperkuat anggapanku kalau emang korea itu kasta-kastaanya luar biasa. Jangankan drama macem gini, drama biasa aja kita selalu denger kan orang dipanggil atas dasar jabatan pekerjaannya. Tapi makin sering di blowup semoga makin hilang sih kultur bully dan kasta oleh kaum atas

    Balas
  15. Tanpa ada misteri tentang kematian suami Song Yeo-Wool saja, menurut saya kisahnya sudah menarik lho bagi saya yang penyuka kisah drama keluarga. Ibu yang kuat sendirian membersamai anaknya, di ganggu teman yang julid, bahkan hingga perundungan.

    Balas
  16. Nah ini nih yang mau aku tonton. Aku suka dengan genre drama gini. Mana yang main Cho Yeo Jeong. Aktor keren yang banyaknya malah aku tonton dalam film2 Korea Dewasa. Terakhir nonton drama beliau yang nemu banyak duit itu. Lupa judulnya. Tar deh abis sedikit lowong waktu, dan episodenya udah banyak, aku mau nonton ini. ah iya, mungkin abis drama Ga do shim tamat deh. Biar bisa jadi gantinya.

    Balas

Tinggalkan komentar