Exhuma pemenang Blue Dragon Film Awards & BaekSang Arts Awards 2024 ━ Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.
Keren yaah.. film Exhuma ini tuh pemenang Baeksang Arts Award dengan kategori Best Director (Jang Jae-Hyun), Best Actress (Kim Go-Eun), Best New Actor (Lee Do-Hyun) dan Art Award (Kim Byeong-In).
Karena Baeksang ini adalah sebuah penghargaan tertinggi yang diberikan dalam rangka menghormati prestasi luar biasa dalam industri hiburan Korea Selatan dan untuk menarik perhatian publik atas yang terbaik dalam film Korea, televisi, dan teater.
Dulu tuh, sejarahnya Baeksang ini diadakan dari mulai tahun 1965 oleh seorang pendiri surat kabar Hankook Ilbo bernama Chang Key-young. Ia memiliki nama pena “Baeksang”.
Hingga kini, Hankook Ilbo masih ada yaa, gussyy..
Dan telah bertransformasi menjadi media digital juga.. yang menyajikan berita update terkini dengan banyak bidang, seperti The Korea Times, Seoul Economic Daily, Sports Hankook, Children’s Hankook Ilbo, Weekly Hankook dan The Korea Times di Amerika Utara. Hankook Ilbo juga menerbitkan edisi Korea Fortune Korea, Popular Science, Golf Magazine dan mitra konten Bloomberg Television.
Jadi uda kebayang gimana seleksi ketatnya, kaan??
Key, kita ngobrolin film lagi yaa..
Pas Exhuma ini booming, aku gak nonton di bioskop. Yah, karena aku yakin 100% , film sekece ini pastiii ditangkep ama OTT. Dan kalau sahabat lendyagassi ada yang nanyeaa.. “Apa Lendyagassi ini langganan semua OTT?”
Aku uda pasti jawab dengan shyshycat “Iya…”
Hihihi.. selain karena memang uda passion aku kaan.. “Rebahan sambil nonton” truuss.. kayak nonton tuh jadi my best way out of being myself. Ngertii kaan…?!?
Kamu pasti pernah doonk.. ngerasa jadi dirimu sendiri ketika melakukan sesuatu.
Ya inii.. nonton apa aja yang ada hubungannya ama entertain tuh menurutku menarik. Karena nyambungnya pasti ke bahasa, budaya bahkan sampek ke sejarahnya.
Jadi aku suka mikiirr aja, “Gimana kalo Indonesia juga bikin sinemas yang keren begini? Membungkus sejarah dengan tontonan.“
Supaya menarik, kaan.. pasti remaja-remaja Indo jadi gampang ngapalin tuh.. kalok yang meranin Bryan Domani, Iqbaal Ramadhan, Angga Yunanda, Junior Roberts atau Fattah Syach, hehehe… udah segini aja.. bisa panjang blogku kalo kusebut semuaa..
Yakaan.. secara mereka gantengs melampaui yuniverse.. aktingnya juga oke.
Pasti ciwi-ciwi betaah nonton drama sejarah indonesia.
Tapi.. mari kita simpen mimpiku ituu.. karena sinemas Indonesia masiih hype dengan tema perselengkian dan perhantu-hantuan.
Ee.. sama duunk..
Exhuma ini juga film hantuu.. ((ngucapinnya kudu imuutt kek Haechan)) — tapi dibalut sejarah, karena berkaitan dengan simbol dan masa lalu. Jadi ada misteri, supernatural dan satu lagi, thriller.
Cukup banyak yaah..
Dan ini beneran kudu banget sahabat lendyagassi nonton, meskiii.. meski nih.. gasuka sama genre horor.
Sebagus apaa??
Kuy, aku kupas Exhuma beserta filosofi, sejarah dan perumpamaannya yaa..
Let’s get it!
Film Korea Exhuma (2024)

Profil Film
Judul : Exhuma
( Pamyo / 파묘 )
Director : Jang Jae-Hyun (The Priests, Svaha: The Sixth Finger)
Screenwriter : Kim Dong-Woo (House of the Disappeared)
Pemeran Utama Film Exhuma (2024) :
Choi Min-Sik — Kim Sang-Deok
Kim Go-Eun — Lee Hwa-Rim
Lee Do-Hyun — Yoon Bong-Gil
Yu Hae-Jin — Ko Young-Geun
Kim Jae-Chul — Park Ji-Yong
Kim Sun-Young — Oh Kwang-Sim
Kim Ji-An — Park Ja-Hye
Genre : Thriller, Mystery, Horror, Supernatural
Release Date : Feb 16, 2024 (Festival) || Feb 22, 2024 (Cinema)
Runtime : 134 min.
Distributor : Showbox
Rating: 9.6 / 10
Sinopsis Exhuma
“Mereka hidup dalam terang dan mencari ruang bercahaya.
Cahaya dibutuhkan di dunia agar kita dapat melihat.
Dan orang hanya percaya pada hal yang bisa mreka lihat dan sentuh.
Dunia dengan cahaya terang.
Dan sisi baliknya.
Orang tau tentang makhluk yang lama hidup dalam kegelapan.
Dan memanggil mereka dengan banyaj nama : hantu, setan, jin, mayat hidup.
Makhluk-makhluk ini selalu iri dan merindukan cahaya terang dan terkadang melewati batas.”Prolog dukun Lee Hwa-Rim, Exhuma 2024

Dukun Lee Hwa-Rim dan Yoon Bong-Gil, asistennya — dipanggil keluarga Korea yang kaya banget yang berdomisili di Amrik buat ngobatin anak bayi yang nangiiss teruuuss!
**kalak sahabat lendyagassi tau, di Jawa kek gini ini namanya SAWAN.
What is SAWAN?? Sawan means anak kecil yang bisa ngeliat makhluk halus. Karena memang bayi ini ada “penjaga” nya, katanyaa…
Ya, mungkin kalok keluarga Amerika ini tinggal di Surabaya dan jadi tetanggaku.. bakalan di “suwuk” sama orang pinter. Bahkan yaa.. di Bandung tuh, suwuk ini sama kakek yang punya “isi” turun-temurun. You know “isi” means?
Isi tuh kayak jin gitu kali yaa..
Yang memang diturunin sama leluhurnya. Dan ini gak bisa diminta. Ini katanyaaa… suka suka jin penjaganya ajaa.. maunya ke keturunan yang mana. Pokonya bedaa aja kalo ada “isi”nya ini.
Eh jadi panjang geuning..
Intinya dukun Lee Hwa-Rim dan asistennya Yoon Bong-Gil (Lee Do-Hyun) ini berusaha mencari tau, apa kira-kira penyebab si bayek teh nangiiss waaee.. karena kalau diliat dari rekam medisnya, semua baik-baik aja.
Ada yang tau, kenapa?
Panggilan dari Leluhur

“Aku melihat bayangan di sini begitu aku sampai.
Bayangan itu menekan keturunannya.
Kemungkinan adalah bayangan kakekmu.
Dalam duniaku ini dikenal sebagai ‘Panggilan dari Kuburan’.
Sederhananya, salah satu leluhurmu mengamuk.”Dukun Lee Hwa-Rim, Exhuma 2024
Setelah melihat keadaan bayi si keluarga kaya raya itu, kedua dukun ini diajakin ke rumah mereka.
Di rumah tersebut, Lee Hwa-Rim memberi saran untuk membongkar makam leluhur karena ada bayangan di dalam rumah mereka.
Dan ini biasanya disebut “panggilan” leluhur.
**di Korea tuh kalau ada leluhur meninggoy, setiap tahunnya kudu dikasih sesembahan berupa makanan kesukaan sang mayit. Kalau diabaikan, maka yang meninggal biasanya manggil-manggil. Apalagiii.. ini ternyata keluarga kaya ini pindah ke Amrik. Semakin gak pernah ke makam leluhur lah yaa.. Jadiii, si leluhur ini merasa diabaikan sehingga mengirim sinyal melalui anak pertama keluarga kaya raya ini.
Saat anak pertama keluarga kaya ini meninggal, sang leluhur gak bisa memanggil melalui anak kedua sehingga “ganggu”nya ke si bayi yang baru lahir yang masih ada keturunan dari si anak kedua ini.
Meski membongkar makam ini konsekuensi berikutnya adalah memindahkannya ke tanah yang lokasinya lebih bagus dari sisi fengshui atau dikremasi.
“Persetan mereka yang tidak beriman.
Untuk 1% teratas orang Korea, fengsui adalah agama dan sains.
Fengsui juga bertugas mencari tanah untuk orang mati dan orang yang masih hidup.”Kim Sang-Deok, Exhuma 2024
Apakah ada hal baik setelah makam keluarga kaya ini dibongkar?
Letak Kuburan Tanpa Nama Exhuma di Gangwon Utara
Perjalanan menuju Gangwon Utara ini menimbulkan banyak tanda tanya bagi Kim Sang-Deok.. sang ahli fengsui.
Beliau uda lama banget menggeluti profesi ini. Mencari tanah untuk dibangun gedung, menyaranan posisi terbaik sebuah bisnis sampai tanah makam untuk leluhur.
Setelah tanah makan dibongkar dan dicarikan lokasi tanah yang dari segi fengsui bagus, maka bisa membuka jalan rejeki bagi keluarga yang masih hidup.

“Ying-yang dan lima elemen mempelajari air, api, logam, kayu dengan tanah sebagai dasar analisis alam di bawah kondisi ini.”
Kim Sang-Deok, Exhuma 2024
Namun, kali ini beda.
Kuburan yang mau dibongkar terletak di puncak gunung dan dijaga oleh rubah.
“Rubah kuburan adalah pertanda buruk.”
Kim Sang-Deok, Exhuma 2024
Kuburan ini juga tak bernama.
Kalau diraba nisannya, hanya ada letak bujur dan lintangnya.
38. 3427, 128. 3189

Kim Sang-Deok — sang ahli fengshui, sebenernya uda nolak banget mau bongkar ini kuburan, karena ngliat banyak pertanda kurang baik. Ditambah lagi, ahli warisnya pas ditanya “Kenapa gak ada namanya di nisan sang kakek?”
Jawabannya bener-bener misterius.
Hanya karena kakeknya dulu orang kepercayaan Jepang, sehingga banyak harta di dalam kuburan. Untuk menghindari perampokan, kuburannya sengaja ditaruh di atas gunung dan tak bernama.
Masuk akal.
Sekaligus misterius.
Ritual Penarikan Makam
Setelah perdebatan yang panjang dan alot, akhirnya Kim Sang-Deok pun mengalah dan memenuhi seluruh rencana untuk pengangkatan makam leluhur.
Dan di saat itulah, KENGERIAN dimulai.

“Merelokasi kuburan dari petak makam yang tidak diketahui sangatlah berbahaya.
Seperti menggali tambang dengan tangan kosong.”Kim Sang-Deok, Exhuma 2024
Meski penuh keraguan, ke empat ahli makam ini menggali kuburan bersama tim-nya dan melakukan ritual.
Ritual berjalan lancar, meski kudu menggali jauuhh dibawah dan peti matinya sangat unik. Ditutup dengan kain bertuliskan sesuatu ((yang uda gak jelas karena termakan usia)).
Setelah kain diangkat dan peti mati sang leluhur ini terbuat dari bahan pohon cemara yang kokoh dengan ukiran ular di atasnya. Kata Ko Young-Geun, peti mati seperti ini hanya digunakan oleh keluarga kerajaan ((saking mevvahnya)).
Jadi, siapa identitas leluhur sang orang kaya ini?
Kenapa ia berbahaya?
Kesan Nonton Exhuma
Minimal sekali seumur hidup kudu nonton ini film siiyh…
APIIKKK PUOOLLL.. Baguusss pake bangeettt!!
Yang bagus ga hanya sinematografinya, tapi juga detailing per-scene nya yang bikin melongo.
Semua karakter seakan hidup tanpa saling menjatuhkan karakter lain.
GILAAKK siiyh iniiih…

Semakin digali, semakin terkuak sejarah yang terselip di film bergenre horor ini.
Gak ada jump-scare.. gak ada hantu yang nakutin kaya film horor Indonesia, tapi DAPPEETT banget kesan mistisnya.
Kayak contohnya nih.. pas ular berkepala manusia yang dibunuh sama penggali kubur. Abis ular itu dibunuh, lalu turun hujan.

Ternyata, ular berkepala wanita ini bernama “Nure Onna”.
Ia adalah simbol AIR dalam Taoisme Jepang.
Kuburan ini adalah simbol kekalahan Jepang terhadap Korea.
Karena itu, orang Jepang mengutuk tanah ini dan menempelkan PASAK BESI yang ada di makam kedua, yang letaknya di bawah makam sang leluhur orang kaya ini.
Makam kedua ini, memang dimakamkan secara vertikal ((berdiri)), karena berisi seorang samurai terkuat ((bernama UKITA HIDEIE)) — yang pada zamannya berhasil membunuh 10.000 orang korea dengan pedang samurainya. Energi si Akang samurai ini terakumulasi juga karena di lehernya dipasang pasak besi kutukan oleh Ki Soon-ae ((dukun pro Jepang)).

Dukun Gisune yang disebut-sebut sama ahli warisnya ini adalah SILUMAN RUBAH dari Jepang.
Siluman ini sebenernya adalah makhluk mitologi yaa.. ((kalau di Korea kayak si gumiho (rubah berekor sembilan)).
Dan ternyata, rubah dari Jepang ini sama kayak Gumiho yang bisa menumbuhkan ekornya sampai sembilan.
Gisune ini terbagi menjadi 2, gisune baik dan gisune jahat.
Dan gisune bisa menyamar (berubah wujud) jadi manusia.
Biasanya, ia memilih untuk jadi perempuan.
Meski penyamaran gisune ini tampak sempurna, tapi ada hal-hal yang sering bikin manusia tau kalau ia adalah siluman. Misalnya melalui bayangan, dll.
Kenapa Makam Leluhur Di Atas dan Makam Kutukan Di Bawah?
Ternyataa.. si leluhur keluarga kaya ini adalah seorang PENGKHIANAT.
Ia dulunya bekerja untuk Jepang dan dapat kedudukan yang baik.
Namun, lepas Korea merdeka, keluarga dari kakek ini MALU.
Ya secara yaa.. mereka malah pro-Jepang.. which is seperti yang sahabat lendyagassi tau, Jepang itu sadeesss syekalii pas jaman penjajahan.
Buat referensi drakor zaman Jepang, sahabat lendyagassi bisa nonton drama Pachinko, The Hymn of Death, Chicago Typewriter, Gyeongseong Creature, Mr. Sunshine, Bridal Mask, Song of the Bandits, Uncle Samsik.
Jadiii.. saat sang kakek meninggoy, seluruh keluarganya kemudian pindah ke Amerika.
Di sana, mereka sama sekali gak bisa melakukan ritual leluhur yang kudunya dilakukan setiap tahun. Makanya sang kakek manggil-manggil anak keturunannya dengan cara “ganggu” itu..

Aku yakin siiyh.. sahabat lendyagassi uda pada nonton film ter-epic sepanjang sejarah.
Huwaahh.. film Exhuma ini berhasil menangin banyak banget penghargaan. And yeaah, now I know.
Yang mau re-watch Exhuma, kini uda tayang di VIU kok!
Mau nonton berpuluh-puluh kali.. buat nemuin misteri “Rubah menggigit punggung macan”, skuuyy!

That’s why… kenapa orang Sokor sampe sekarang benci banget sama orang Jepang..
Trailer Exhuma (2024) — VIU
Dari film Exhuma ini, aku jadi tau bedanya SILUMAN sama HANTU.
“Makhluk itu memiliki jejak kaki juga bayangan.
Ada teori dalam perdukunan ‘Jiwa tidak lengkap dan hantu tidak mempunyai tubuh dan fisik’.
Jadi, kita mengalahkan mereka karena pikiran dan tubuh fisik kita lengkap.
Tapi, itu adalah sesuatu yang sangat berbeda.
Ia bukan jiwa pendendam, melainkan SILUMAN.”Lee Hwa-Rim, Exhuma 2024

Semakin banyak nonton Exhuma, semakin detiiill pembahasannya.
Kayak lemparan koin Pak Kim Sang-Deok yang pernah meranin Laksamana Yi Sun-Shin. Di scene ini menggambarkan kalau Korea bisa mengalahkan Jepang, meski pasukannya gak sebanyak Jepang.
Betapa kuat dan teguhnya Korea untuk melindungi negara mereka.
Belum lagi nama karakter yang kalo dibahas satu per-satu… ternyata adalah nama-nama pejuang korea looh..
Kayak Yoon Bong-Gil ((karakter yang diperanin Lee Do Hyun)), biksu Wonbong dan nama Boguksa 보국사 (kuil Boguk), yang maknanya adalah menjaga negara 나라를 지키다.

..but, no offense yaa..
Film Exhuma ini tayang di seluruh bioskop seluruh dunia, termasuk Jepang.
Dan gapapa jugaa…
Karena memang sejarah perang Korea Jepang ini NYATA.
Dan titik koordinat yang dimaksud adalah rekaan cerita aja yaa..
Koordinat itu menandakan jatuhnya Jepang saat akan menaklukkan Korea, sehingga jadi sebuah kutukan.
Eksekusinya keren.
Endingnya juga smooth, baguuss…
Buatku, Exhuma ini tanpa cela siiyh..
Gimana menurutmu, gusyy??
Selamat Menonton.
즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.
With love,


“Gimana kalo Indonesia juga bikin sinemas yang keren begini? Membungkus sejarah dengan tontonan.“
Setuju banget ide ini. Jadi inget, dulu masih SD aku tuh dikasih mama komik sejarah Singosari. Karena bentuknya komik, cocok buat anak-anak SD. Jadi ringan gitu dibaca. Dan sampe sekarang jadi hapal itu silsilah raja dan peperangannya.
Kalau anak sekarang kan doyannya ntn yutub atau film. Bener bgt, dibikin film biar pada tertarik nontonnya.
EXHUMA memang da best menurutku. Alur ceritanya rapi, gak ngadi-ngadi. Kita juga selalu diberi banyak kejutan setiap ada kejadian dan ada runut sebab yang bisa kita pahami. Keren banget pokoknya. Jadi pas dapat banyak Baeksang Award 2024, aku gak kaget sama sekali.
BTW, aku baru tahu loh kalau Baeksang itu nick name seseorang yang mempelopori penghargaan ini. Berasal dari lingkungan media, gak heran kalau kualifikasi Baeksang tuh pilihan semua. Pemenangnya pun pilihan juga. Orang media kan memang kritis.
Ah, mau nonton lagi ah. Nonton ke-4 kalinya berarti hahaha. Tapi aku memang sesuka itu sama EXHUMA terutama untuk tokoh sang Samurai yang tinggi besar itu. Greget hard thrillernya komplit banget. Bikin tambah merinding.
wow, Exhuma tayang di Jepang juga ya. Jadi pengen tahu gimana reaksi masyarakat Jepang setelah menonton film ini. B aja karena menganggap ini cuma film atau malah emosi.
Film ini menarik banget deh, ada beberapa review yang bilang film ini tuh recommended untuk di tonton.
Apalagi teh lendy ikut review juga tambah bikin penasaran nih. Klo yang berbau simbol sejarah semangat nih daku, Mau aahh
Sepakat. Exhuma keren banget. Aku paling suka adegan yang Kim Go Eun lagi melakukan ritual. Sumpah merinding banget liat ekspresinya. Katanya itu dia beneran kesurupan lho
Saya nonton ini setengah jalan trus skip dan tidur
hahaha…parah ya?
Gak tau karena fisik sedang lelah dan harus tidur, atau faktor lain
Sesudah itu males nerusin, eh ternyata dapat penghargaan Baeksang
Jadi penasaran, sebagus apa. Nerusin ah ….
Ayo dilanjutkan Mbak Maria. Saya juga awalnya nonton sepertiga awal, Ini karena kok inet lelet. Jadi saya tinggalkan dan lupa lanjut hahaha. Setelah saya lanjut, wih.. mantul ternyata hehehe.
Salah satu film yang pengalaman nontonnya tuh sangat berkesan di aku. Aku gak nonton trailernya dan gak nyari sinopsisnya dulu, cuma ada clue sedikit ini tentang perdukunan. Dan begitu nonton di bioskop merinding berkali-kali dan ini jadi salah satu film horor favku hingga sekarang.
Aku cek belum di-share di Netflix ya hehe
Padahal pengen nonton soalnya aktornya ingetin aku sama murid yang pinter Matematika
Kalau film sejarah di Korea ini tuh entah kok menarik
Apalagi lihat printilannya yang vintage
Jadi pengen koleksi
Aku belum nonton Exhuma. Tapi baca ini, aku jadi pingin nonton. Gila sih. Berawal dari bayek nangis doang, bisa merembet ke sejarah masa peperangan. Keren sih kayaknya. Nonton ah pas akhir pekan nanti.
Sejujurnya genre seperti Exhuma ini bukan genreku, tapi aku penasaran karena ada Lee Do-hyun. Dan yang paling iconic kan gerakan tubuhnya Kim Go-eun itu yang ditirukan sama salah satu artis Korea juga kalo ga salah pas di acara penghargaan.
Kok kita sepemikiran Teh, kepengen ada sineas kita yang membuat film berlatar sejarah tapi kemasannya apik. Tapi bisa kok, suatu saat demikian. Akan ada momennya ya.
Btw, daku belum nonton full Exhuma ini. Baru baca ulasan dari rangorang aja, yang bilang ini bagus
Pantes aja bisa dapat penghargaan. Sebagus itu ternyata filmnya, ya. Saya perhatikan komentar-komentarnya pada puas menonton film ini.
Teh nuhun baru apal ttg Baeksang penghargaan tertinggi wkwkw jd nambah tahu nih. Btw aku prnh liat sepotong cuplikannya yg pas ular kepala manusia itu terus aku cari2 ni judulnya apa lupa weh sampe akhirnya menemukan ini di blog teteh wkwkwk…pas pisan weekend aku pgn rebahan nonton ini mau aku tonton ah penasaran soalnya Exhuma ini..
Teh, mau update ah…sabtu malam kemarin aku minta suami buat nonton bareng exhuma wkwk..akhirnya suami aku donlod Iqiyi dan premium berlangganan demi memenuhi kebutuhan nonton istrinya *ngakak* nonton berdua seru dan suami bilang “bagus film-nya” deg-degan aku teh pas bagian si penjaga makamnya bangkit tepat jam 12 mlm :Dseruuuu nuhun teh Len rekomennya
So sweet.. mashaAllaa~ teh, suaminya mau barengan diajakin nonton, hehhee..
Film Korea selalu bisa menyisipkan cara bagaimana jadi orang Korea. Hehe
Sejak rame Exhuma ini udh pingin nonton tapi maju mundur. Sampai udh tayang di OTT jujur aja masih ragu tapi tuh penasaran, tapi ga berani. Duuhh
Karena aku bukan tipe yg suka horor dgn misteri mencekamnya. Apalagi baca2 di belakang layarnya beberapa kru mengalami gangguan mistis
Salah satu film horor thriller yang aku suka. Dikemas epik banget semuanya, tegangnya dapet, teka tekinya dapet. Bestlah apalagi actingnya pas jadi dukun. terdaebaaaak
Aku tahu klo nih film emang banyak banget yang rekomendasiin. Tapi aku kebalikan dari kamu Teh, ga bisa rebahan sambil nonton drama, belum lagi episode nya, terus kan emang korsel tuh risetnya luar biasa ya, kadang ikutan mikir nontonnya, hhaa.
Jadi, aku pilih baca riviewnya aja, sudah cukup menikmatinya.
sering aku nonton cuplikan film exhuma ini di medsos, dan busett efek CGI nya lumayan bikin ngeri. pengen nonton fullnya dari dulu belum kesampaian karena terlempar dengan jadwal nonton film yg lain,, hehehe
Saya sudah nonton film Exhuma ini Mbak. dan memang keren. Saya itu paling suka saat adegan menunggu persetujuan si nenek, mayat itu mau dibakar atau tidak. Karena roh sudah akan mengganggu si bayi. sampai akhirnya si nenek bilang yess, dan akhirny semuanya bisa diselesaikan. semoga ada film seperti ini lagi.
Ga salah dari pertama nonton akting Kim Go-Eun aku udah suka. Makin suka lagi pas akting dj Goblin. Gongnya di Exhuma ini. Keren sangat semuanya, ga heran dapet penghargaan ☺
Keren juga sampai bisa tayang di Jepang. Karena kalau gak salah kan Jepang sendiri sedang mencoba menutup masa lalunya. Makanya katanya banyak generasi muda Jepang yang gak tau kekejaman pada masa lalu
Nambah wawasan banget
Mulak tahu dari sejarah lahirnya Baeksang
Sampai saya juga kepikiran kalo Indonesia juga bikin sinemas yang keren. Bisa mengemas sejarah dengan tontonan. hasilnya pasti bagus karena sineas Indonesia juga banyak yg berprestasi dan mumpuni
Iya ya Mbak
Aku jadi cari juga buat tak nonton
Suka sama aktor biasanya aku juga suka sama cerita film-nya
Film hantu tapi menegangkan, jadi penasaran nontonnya, takutnya hilang. Bayinya berhasil dihentikan gak yaaa nangisnya? Terus gimana hantunya bisa ditaklukkan gak? Perpundahan makamnya apakah berhasil? Duuh banyak pertanyaan² dan hanya bisa dijawab kalau saya nonton film sampai habiiiis
Gagal fokus di kalimat ini teh Bryan Domani, Iqbaal Ramadhan, Angga Yunanda, Junior Roberts atau Fattah Syach…, hahaha ternyata fans berat mereka hahaha
btw, emang kalo udah masuk nomine atau juara seperti exhuma ini gak usah diragukan kualitas dari segala sisinya ya teh, khsusunya untuk cerita dan sinematografinya pasti sangat dinamis, KMovie ini saya lihatnya udah sejajar sih sama holywood, cuma mungkin yang scifi-nya aja yang masih agak kurang ya, menurut saya.
Aku dong udah sekian minggu masih stuck di tengah film hahahaha. Mau lanjut tapi agak ngeri, yuk bisa yuk ngeberesin nonton Exhuma hahaha.
Baru tayang di bioskop aja heboh banget teman aku bahas film ini, apalagi si dukun actingnya dapat banget,cocok jadi dukun nya.
Pasti udah seleksi ketat banget para pemain nya
aku belum sempat nonton film ini eh maklum nggak langganan si kuning. apakah ini nontonnya harus pakai viu premium?
Film Exhuma memang membuat yang antusias hingga akhir tanpa ada pertanyaan ‘aneh’ di kepala. Keren.
Padahal temanya cerita mistik yang dikemas dengan bungkus sejarah, jg sama dengan yg tersebar di masyarakat kita ya, sayang sineas Indo belum mengemas dalam bentuk tontonan yang apik kayak film ini.
Aku belum pernah nonton film Korea bergenre horor sejarah selama ini. Tapi Tertarik dan penasaran juga gegara Lee Do-yun berpartner sama Kim Go-eun. Mereka belum pernah duet kan ya di drama ataupun film ?
Aku jadi penasaran buat nonton filmnya, soalnya aku suka film horor gitu. Ternyata perdukunan gak hanya ada di Indonesia aja ya, aku baru tahu loh
Sependek pengetahuan daku, urusan perdukunan ada di banyak tempat Mbak El. Cuma mungkin penyebutannya aja yang berbeda.
Bener banget mbak. Jangankan di Korea yang masih sesama Asia, kapan hari baca utas ada orang tinggal di Amerika kebetulan di negara bagian yang udah ada sejak lama di mana dulu sering terjadi peperangan di sana. Tentu saja daerahnya lumayan horor. Belum lagi di sana dapat julukan kota zombie krn banyaknya org mabok dan nge-drug.
Banyak aroma mistisnya krn banyak yang dihantui. Jadi perdukunan ini emang ada di mana2. Begitulah setan2 menguji nyali manusia yaa.
Wow ternyata Exhuma dapat Baeksang ya.. dan memang akting mereka sekeren itu.. dan swag pisan dukun berdua ituu.. aku juga nonton di OTT dan merinding..
duh apes bener pas sudah berhenti langganan Viu ealah malah nongol film ini di situ. Aku sudah lama penasaran ingin nonton sebagai penggemar film hororr (padahal abis itu ketakutan sendiri). Kalau sudah ada kaitannya sama sejarah jadi tambah menarik untuk ditonton nih.
Baru baca review filmnya saja langsung pengen nnton langsung filmnya. Saya jg lumayan suka film horor tp gak seperti horor Indonesia yg suka buta kaget.
Exhuma ini keren ya filmnya. Bisa menyatukan mitos budaya dgn horornya. Dapat banget
pas tayang di bioskop ga sempat nonton filmnya kayaknya tayangnya sebentar dan terbatas gitu, atau saya ga ngeh updatenya ya, btw nilai ratingnya 9.6 wah jadi penasaran pengen lihat filmnya jadinya
Daku juga gak engeh Mbak Mei.
Ingetnya pas udah nggak ada lagi tayang di bioskop. Tapi bisa lah ya kita tengok di OTT, soalnya penasaran juga dengan kisahnya
Yang main ada aktor favoritku Lee do Hyun, tapi ceritanya bikin aku merinding, haha. Kim Go-Eun emang spesialisasi cerita misteri apa yaaa, perasaan drakor nya penuh dengan misteri terus deh atau perasaan aku aja 😅 serem banget pas ada ritual penarikan makam, mereka syutingnya apa ngga takut ya?
Kim Go-eun memang layak dapat award untuk hasil aktingnya di Exhuma yang ciamik habis. Filmnya tak semata mengandalkan jump scare juga, but it’s real horror vibe. Sangat apik dan pantas saja bisa diterima di banyak negara dengan penayangan di bioskop yang selalu ramai di tahun kemarin, termasuk di negara kita, ya
Film “Exhuma” bukan sekadar horor biasa! Perpaduan mistis, sejarah kelam perang Korea-Jepang, dan simbolisme yang mendalam sukses bikin merinding sekaligus mikir keras. Akting para pemainnya juga juara, terutama Kim Go-Eun yang totalitas jadi dukun. Wajib tonton buat yang suka film pintar dan menegangkan!
Aku menonton ini di bioskop. entah kenapa aku suka pilem hantu2an LN, kyk Jepang Korea ketimbang hantu2an lokal. Trus barusan aja aku rewatch via Viu jadi pas bisa tau lebih detail ketimbang pas pertama nonton di bioskop.
Suka sama akting2nya semua, walau aku ngrasa LDH kurang nih porsinya. Mungkin kalau ada sekuelnya asyik kali yaa.
Meski nggak ada jumpscare, tapi mistisnya dapat banget ya. Kalo horor Indonesia kan jumpscare melulu, malahan jadi lucu. Eh saya belum nonton deh. Cuma lihat judulnya doang dari dulu. Ternyata bagus banget ya. Jadi penasaran dahhh,
Film horor thriller kalau jalan ceritanya begini lebih menarik ya, jadi biar nggak terkesan maksa atau asbun aja gitu. Kalau film horor di Indo ini masih ada yang nyarinya karena ada adegan nyrempet2 adegan dewasa kayak buat apa gitu sih ya ha ha. Tapi aku masih belum berani nonton si mbak, klo suami mungkin lebih berani nonton film horor thriller begini.
Salah satu film terkeren sepanjang perfilman Korea nih. Emg layak banget Exhuma dpt Baeksang Awards. Ga hanya dr sinematografi, tapi emg semua pendukung film ini layak diapresiasi. Terutama ceritanya. Dan bisa relate ke semua kebudayaan masyarakat dunia.
Istilahnya kalo orang Jawa ini emg tepat, sawan. Kyk ketempelan makhluk halus dan bs mengganggu, baik yang kena sawan/keluarganya. Kalo di Islam, emg kalo ga sering kirim doa, ya bakal dipripeni (mimpi org yg sudah meninggal, biasanya selalu ngasih pesan sesuatu). Entah suruh bongkar makam hingga kirim doa selalu.
Salut banget buat yang nulis cerita Exhuma ini. Bahkan disangkutpautkan dgn pasak bumi di seluruh dunia loh. Film yang layak tonton, trutama mengenang sejarah perang Korea dgn Jepang, hingga masalah mengetahui keturunan keluarga agar hidup tetap bisa aman, meski kita tdk tinggal senegara.
Film dengan sentuhan sejarah selalu menarik untuk ditonton, walaupun pasti siapa yang jadi jagoan tergantung pada pihak mana yang membuatnya.
Wah banyak juga penghargaan yang diperoleh, jadi semakin penasaran untuk menontonnya. Another story about mudang. Perdukunan ada juga ya di Korea
suka takjub dengan film-film yang berjejer penghargaannya, karena jadi pertanda bahwa ciamik banget buat disimak. Apalagi ini filmnya terkait sejarah pula, sehingga jadi alasan buat bisa menyaksikannya.
Duuuh si kakek pake panggil2 keturunannya yaaa…kesian dedek bayinya mpe rewel terus di Amrik. Sungguh perjuangan nih untuk mindahin makamnya agar enggak ganggu2 keturunannya lagi.
Ga diragukan lagi sih seru dan segimana bagusnya kalo udah menang Baeksang Awards, apalagi best actreesnya mba Go Eun awww >.< kecintaan akuuu sejak di Goblin wkwkwk.
Menang Baeksang ya? Nggak kaget, karena emang filmnya sekeren itu
Mulai dari latar cerita, skenario, hingga akting pemainnya
Semuanya juara
Mbaak aku salfok sama gambar setan kepala ular itu 😭, kok kebayang bayang yaa. Huhuhu
Btw film Exhuma ini cukup ramai yaa orang nonton, tapi kalau film genre horor jujur aku belom berani hehe. Baca review-nya mba Len, aku udah merasa cukup hehe
Jadi Exhuma ini ceritanya lebih ke horor, misteri, apa gimana Teh? Ada hantu yg ngagetin gitu? Aku penakut soalnya hahahaha.
Bentaaar, kalo langganan banyak app OTT berarti HPnya RAM 8/256 yak? Apa ram 12? 😁😁😆
Iya, Mbak Avi. dan misteri dan horor itu perpaduan yang keren. Jadi terus penasaran sepanjang nontonnya. Lagian hantunya juga tidak menyeramkan. Lebih seram tetangga yang ditagih utang tapi marah-marah hahaha. Saya kemarin nontonnya di Vidio. Dan itu bisa di hape bisa juga di tv android.
Setuju sih kalau film Exhuma tanpa cela. Maka nggak heran jika dapat rating setinggi itu. Kemudian jadi dapet penghargaan paling bergengsi pun ya emang cocok serta layak.
Sama sih mba, aku pun suka ngayal nih seandainya Indonesia bikin film yang bertema sejarah di kemas secara epic pake aktor muda berbakat dimana bisa ngegaet para gen Z & Alpa buat mendalami Sejarah dalam negeri dan kian bangga sama indentitas Indonesia atau as WNI nya duhhh kebayang betapa kecewanya momen itu. Semoga ada saatnya momen itu terjadi dan harapannya segera sih. Secara kalau filmnya mendunia, budaya keanekaragaman makanan dan lainnya bakalan terangkat juga. Itu yang aku lihat dari film Korea, Boy band Korea dan Drakornya pun.
aku jarang suka tema mistis begini tapi penasaran karena banyak yang review semoga ntar ada kesempatan nonton, lagi sibuk di dunia nyata hehe
Dulu banget sebelum film ini dapet penghargaan aku tertarik pengen nonton karena ada Go Eun. Dia emang actinya nggak ada obat! Terus begitu vibes dari penontoon positif aku jadi semakin pengen nonton dan penasaran. Pas nonton emang deh pantes banget nyabet banyak penghargaan. Oalah Pak Kim Sang Deok pernah meranin Laksamana Yi Sun Sin ternyata. Aku kenal karakter Yi Sun Sin malah awalnya dari Mobile Legend ternyata dia dari legenda Korea ternama ya Mbak, hm.
Pembukaan tulisannya epic pisan Lend, Setuju sekali dengan film Indonesia perlu banget mengangkat sejarah dan bisa di poles dengan banyak hal yang kita punya. Semoga nanti ada jiwa-jiwa yang tergerak untuk itu.
Aku tuh ngarep aja si Netflik bisa tayangin film ini, dari tulisanmu ini kebayang banget menariknya. Apalagi aku orang bali sangat “Akrab” dengan urusan leluhur.
Jadi mikir kalau kisah perjuangan seperti perang puputan itu difilmkan, bakal seru apalagi kalau dibalut dengan sejarah, mistik dan magicnya Bali.
Molly tuh pengen nonton Exhuma tapi kok serem banget baca sinopsisnya hahaa.. dari pas di bioskop ampe skrg masih gak berani nih huhuu
Belum nonton nih, karena kurang minat sama genre horor. Palingan kalau masuk OTT kadang tertarik juga, apalagi kalau banyak dibicarakan dalam arti positif. Yang ini muatan sejarahnya juga bagus ya buat disimak. Ngomong-ngomong soal aktor muda berperan di film sejarah, Iqbaal Ramadhan sudah main di Bumi Manusia yang meskipun fiksi tapi diilhami kisah nyata.
aku udah lihat iniiiii baguuusss!! sukaakkk!! wkwkwk
aku pikir bakalan yang horror banget. untungnya nggak ya hehe
di sini Kim Go-eun keren banget actingnya! sampe beneran dateng hantu ya kalo nggak slah pas syuting
duh, LDH di sini juga ganteng banget dengan rambut gondrongnya wkwk
Pasti seruuu banget klo nonton EXHUMA di bioskop dengan sound menggelegaaarrrr
layar yg lebaaarr, pas kamis malam jumat 🙂
Aakk, aku blum nonton siik
walo penasaran jugaakkk
Setuju sama Lala, Indonesia kurang film yang bisa menggali sejarah tapi dikemas dengan luar biasa oleh aktor-aktor papan atas nggak sih? Coba dong horor Indo bikin juga yang berkelas macam Exhuma ini, jangan melulu horor soal erotisme dan setan-setan doang, hehe.
Aku juga berharap Indonesia bisa dikenal hingga ke Internasional dari film. Tapi kulihat makin ke sini perfileman Indonesia makin bagus sih. Maju terus perfileman Indonesia!
Sebenarnya ini juga kesurupan gitu sih mbak. Tapi entah kenapa kalau film Indonesia tu gimana yaaa mingkin krn bawa2 agama jdnya fungsi ayat kursi cuma jd pengusir setan haha. Jadinya gedeg banget. Apa gk ada cara lain, bosen🤣
Moga2 ada PD dan sutradara yg nantinya out of the box dan bisa bikin film misteri Indonesia lebih baik lagi dan gak terkesan setan ilang cuma dibacain ayat kursi zzz
cerit dari beberapa teman-teman kayaknya memang seru sekali filmnya, penasaran pengen nonton, sayangnya pas tayang di bisokop banyak barengan sama film bagus lainnya, pas mau nonton eh dah ga tayang lagi
Pemeran utama aktris Kim Go-eun ini totalitas banget kalau berakting. Utk film ini aja sampe belajar dan konsultasi langsung dengan dukun asli sempet denger jg ngalamin gangguan saat proses syutingnya. Pun Lee Do-hyun tampil beda bgt dari drama/film lainnya. Nyentrik menurutku dengan rambut yang dikuncir dan tato yang ada di sepanjang lengan tangannya.
Ini filmnya Kim Ga Eun ya Teh? Aktris cantik favorit aku. Perannya dia di sini nggak biasa ya. Aku nonton dulu filmnya cuman masih ngeblank karena belum nangkap ceritanya terusnya hanya nonton separuhnya aja dan belum dilanjutin lagi sampai sekarang
kim go eun memang totalitas banget ya aktingnya sampai hampir kesurupan. aku belum nonton eh film ini jadi makin penasaran sama filmnya
Pantas sih Exhuma dan pemainnya dapat Baeksang karena memang akting mereka sekeren itu.. kalau tingkat keseramannya sih masih seram seri vampir Cina zaman dulu hihi
Film yang termasuk ikonik ini dan rame war biasah dulu pas tayang di bioskop, kemudian kedua pemeran utamanya tuh favoritku bgt akang Lee Do hyun sm teteh Go eun wkskwkwk makin sukak, sama sinematografinya jg gokil, ceritanya jg terinspirasi dr sejarah gt
Wah, ulasannya bener-bener bikin penasaran sama Exhuma! Seru banget bisa ngelihat bagaimana elemen budaya, spiritualitas, dan sejarah Korea-Jepang dikemas jadi tontonan thriller yang mendalam dan gak cuma horor kosong.
baca review film ini tentang pembongkaran makam jadi ingat film JUMBO, hehe jauh yak tapi kan sama-sama mau bongkar makam.
ternyata film ini mengangkat tema Korsel vs Jepang, keknya isu itu terus hangat sampai sekarang. Sementara Indonesia yang dijajah Belanda malah sekarang lebih adem, pemain bola turunan Belanda diajak gabung ke Indonesia.
Semakin penasaran dengan Exhuma nih, dapat banyak penghargaan ya, pengen tahu detail ceritanya dan visualisasinya kok sepertinya menarik untuk disimak nih
Exhuma tuh salah satu film horor Korea yang malah belum sempat kutonton karena sedang cari waktu yang tepat. Soalnya gak mau kedistraksi pas nonton aktingnya Kim Go-Eun dan Lee Do-Hyun.
Tema horor seperti ini kebetulan juga mirip-miriplah ceritanya sama cerita horor di Indonesia sih, jadi feelnya juga oke banget bikin merinding.
Film ini sangat berkesan untuk ditonton, apalagi ditemani secangkir kopi hangat. Akan lebih nikmat rasanya. Seperti merasakan dunia Jepang dalam versi yang berbeda
Aku kira exhuma ini horor yang gimana gitu ya, jadi maju mundur mau nonton waktu itu. Tapi pas baca ini jadi pengen nonton gara-gara ada sentuhan sejarah gitu di dalamnya. Fixed lah nonton pas malming nanti.. 😀
Aku penasaraaan karena sampe sekarang belom nonton euy. Padahal ini tipikal horror yang aku suka sih. Bikin merinding, tapi gak pake spam jumpscare macem di film Indonesia, hahaha.
Oyaaa, jadi keingetan sama salah satu video di YT Hirotada radifan. Kalo gasalah dia sempet mention juga sih, perkara makam yang dikubur vertikal ini. Daan ternyata makam kutukan macem begini tuh banyaaaaak lho di Indonesia. Mereka dengan sengaja ngebunuh dan mengubur secara begini, biar bisa jadi kutukan buat warga di sekitarnyaaa.
Aishh, jadi penasaran mau nonton filmnya. Kutambahkan ke watchlist ah