Drama Korea Through the Darkness (2022) – Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.
Seneng banget mengikuti drama Kim Nam Gil oppa yang terbaru, Through the Darkness yang baru tayang tanggal 14 Januari 2022. Banyak yang gak tahu kalau drama Through the Darkness ini tayang di VIU setiap hari Jum’at dan Sabtu jam 23.10 KST dan drama ini berdasarkan novel fiksi yang berjudul “Akui Maeumeul Ilneun Jadeul” yang ditulis oleh profiler Kwon Il-Yong & penulis Go Na-Moo dan telah dipublikasikan pada 28 September 2018 oleh Penerbit Alma.
Kebayang gimana serunya saat tahun 1998, kala ada kasus kriminal pada zaman itu, namun belum ada seorang profiler. Sebegitu penting seorang profiler untuk mengungkap sebuah kasus dan pelaku serta motif sebenarnya. Jangan sampai salah tangkap dan salah vonis seperti Kim Hyun Soo dalam drama One Ordinary Day.
Ini akan membuktikan seberapa kuat Kepolisian tangguh dan tepat dalam menegakkan keadilan. Jadi, bagaimana awal mula profiler dalam dunia kriminal di Korea ini bisa terbentuk?
Ikuti terus review dan sinopsis Drama Korea Through the Darkness di tulisan ini yaa.. Let’s get it~
Drama Korea Through the Darkness (2021)
Profil Drama
Judul : Through the Darkness /Those Who Read Hearts of Evil
(Akui Maeumeul Ilneun Jadeul/ 악의 마음을 읽는 자들)
Sutradara : Park Bo-Ram
Penulis Drama : Seol Yi-Na
Penulis Novel non-Fiksi : Kwon Il-Yong & Go Na-Moo
Pemeran Utama Drama Through the Darkness (2022) :
Kim Nam-Gil sebagai Song Ha-Young
Jin Sun-Kyu sebagai Kook Young-Soo
Ryeo Un sebagai Jung Woo-Joo
Pemeran Pendukung Drama Through the Darkness (2022) :
Ko Gun-Han sebagai Yang Yong-Chul
Oh Seung-Hoon sebagai Cho Kang-Moo
Genre : Drama, Thriller, Mystery, Crime
Network : SBS, VIU
Episode : 12
Release Date : January 14 – February 19, 2022
Tayang Setiap hari Jum’at & Sabtu 23:10 KST
Sinopsis Drama Korea Through the Darkness (2022)
Begitu dia merasakan (kenikmatan membunuh dan menyiksa korban), maka ia tidak akan pernah bisa berhenti.
Yang Yong-Chul, Quote Drama Through the Darkness
Drama Korea Through the Darkness ini mengambil setting zaman dulu (tahun 1998), saat banyaknya kasus kriminal yang terjadi, namun Kepolisian Korea belum mampu mengungkap siapa pelakunya. Polisi hanya menangkap pelaku berdasarkan hubungan dari orang terdekat dengan korban dan saat di interogasi, tersangka ini tidak bisa membuktikan alibi yang masuk akal.
Dengan dasar yang tidak begitu kuat ini, polisi “memaksa” pelaku untuk mengakui hal yang sebenarnya tidak mereka lakukan. Salah satu pemaksaan yang dilakukan adalah dengan memukuli tersangka sampai babak belur. Dan pada akhirnya, tersangka terpaksa mengakui.
Kasus Topi Merah
Pada eps 1 dan 2, dibuka dengan kasus kriminal yang diberi nama “Topi Merah”, karena pelakunya selalu menggunakan topi merah. Kasus ini dilaporkan sudah memakan 12 korban wanita meninggal dalam keadaan tidak menggunakan busana. Jadi, para polisi menyimpulkan bahwa kasus kriminal pemerkos*an dan pembunuhan.
Namun, setelah diteliti, kasus ini murni pembunuhan dengan cara dicekik hingga korban kehabisan napas dan dilucuti pakaiannya, sehingga seolah-olah seperti kasus perkos*an. Kasus yang pertama ini membutuhkan analisis seorang profiler, karena pelaku yang dituduhkan terpaksa menjadi pelaku sesungguhnya karena desakan Kepala Polisi di Kawasan Kepolisian tersebut.
Bukti bahwa sang terdakwa mengalami tuduhan palsu adalah saat reka adegan, terdakwa tidak benar-benar bisa mengulang adegan yang terjadi. Sehingga Song Ha-Young (Kim Nam Gil) berusaha sekuat tenaga untuk mencari pelaku sebenarnya yang masih berkeliaran dan meresahkan warga.
Kode Kejahatan
Modus pelaku saat melakukan kejahatan adalah dengan menandai setiap rumah dengan kode angka yang hanya pelaku yang mengetahuinya, yakni 1, 2, dan 3. Artinya kode 1 (rumah yang ditinggali oleh pria dewasa), nomer 2 (rumah yang ditinggali degan wanita dewasa) dan nomer 3 (rumah yang ditinggali dengan anak-anak).
Dengan kode ini, pelaku bisa dengan mudah menyerang korban yang hanya memiliki kode “2” dalam rumahnya. Dan kejadian pembunuhan wanita muda meninggal tanpa busana terjadi berulang lagi dengan jeda waktu yang lumayan sering.
Tugas Seorang Profiler
Dari kasus inilah Kepolisian pusat di Korea membantuk tim khusus yang berguna menyelidiki sebuah kasus kriminal dari akar hingga akhirnya ditemukan pelaku sebenarnya.
Karakter seperti apa yang terpilih menjadi profiler?
Orang dengan kemauan keras, pantang menyerah
Berpikir terbuka
Memiliki intuisi yang tajam
Memiliki pengetahuan yang luas
Memiliki kemampuan menganalisa masalah secara logis
Memisahkan permasalahan pribadi
Memiliki kepekaan terhadap orang lain
Dan Kepolisian Pusat sudah paham banget karakter inilah yang dimiliki oleh Song Ha-Young, sehingga terpilihlah ia menjadi tim profiler, yakni yang bertugas menganalisa sebuah kasus agar mendapatkan gambaran mengenai pelaku.
Berhasilkah Song Ha-Young mengungkapkan pelaku sebenarnya dalam kasus kriminal yang ia hadapi saat ini?
Kesan Menonton Drama Through the Darkness (2022)
Penasaran.
Kesannya saat ini baru tayang 2 eps pertama memang sangat dark dan penuh misteri. Rasanya seperti kejar-kejaran antara pelaku dengan sang profiler. Jadi penasaran banget bagaimana cara seorang profiler ini bekerja.
Mungkin kesan pertama kali menonton, agak membosankan yaa.. Karena alurnya lamban. Tapi proses mengungkap sebuah kasus inilah yang menjadi point penting agar penonton tau bagaimana karakter Song Ha-Young yang berusaha memahami pemikiran para kriminal.
Jadi inget drama Criminal Mind-nya Lee Joon Gi yaah..
Lesson Learn Drama Through the Darkness (2022)
Tugas Utama Profiler
Karena tugas utama seorang profiler adalah menganalisa sebuah kasus, jadi digambarkan di sini Song Ha-Young menyelami pikiran para penjahat agar terungkap, apa sebenarnya motif di balik kejahatan yang mereka lakukan.
Aku paling suka dialog cerdas ketika Song Ha-Young mewawancara para penjahat. Rasanya ada aja gitu…pertanyaan jebakan yang membuat sang pelaku ini mengaku dengan sendirinya.
Seorang penjahat akan mengenali penjahat lainnya.
Song Ha-Young, Quote Drama Through the Darkness
Mengapa Dibentuk Tim Profiler?
Awalnya aku juga bingung bedanya detektif dengan profiler. Karena kalau detektif, bisa jadi seperti karakter Ryu Soo-Yeol dalam drama Bad and Crazy kan yaa..?
Ternyata bedanya adalah di letak analisa sebelum penjahat ini diintai. Dari mulai memisahkan satu per-satu jenis pekerjaan, wilayah kejadian sampai usia korban. Semua kesimpulan itu bisa diperoleh dari seorang profiler. Manfaat dibentuknya tim profiler adalah selain agar keadilan dapat ditegakkan, juga agar angka kejahatan bisa dikecilkan dan di masa depan, tidak ada lagi kejahatan yang serupa.
Karena kalau nonton Drama Come and Hug Me, penjahat bisa jadi meniru kejahatan penjahat sebelumnya. Dan ini membuat polisi menjadi sangat kebingungan dalam menetapkan tersangka.
Gimana, sahabat lendyagassi?
Seru kan nonton drama Through the Darkness-Kim Nam Gil sebagai profiler?
Trailer Drama Korea Through the Darkness (2022)
Karena drama Through the Darkness tayang setiap hari Jum’at dan Sabtu jam 23.10 KST di VIU, jadi sangat sayang sekali kalau dilewatkan. Hihii..karena saat ini sedang mood banget nonton drama thriller drama misteri begini sih.. Buat penyeimbang nonton drama Ghost Doctor-nya Rain yang kocak!
즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.
With Love,
