Site icon Review Sinopsis dan Ulasan Ending Drakor dan Film Korea Terbaru

Dali and Cocky Prince (2021) : Antara Seni dan Kuliner Gamjatang

Review dan Sinopsis Ending drama Dali and Gamjatang Kim Min Jae Park Gyun Young

Drama Dal-Ri and Gamjatang (2021) – Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.

Drama terbaru Kim Min-Jae dan Park Gyu-Young nih… Istimewa!
Mungkin bagi Kim Min Jae jadi lead bukan yang pertama kali. Ia sebelumnya menjadi lead male di drama Do You Like Brahms, tapi bagi Park Gyu-Young, drama Dal-Ri and Gamjatang adalah debut pertamanya menjadi lead female.

Drama sebelumnya, ia sukses bikin penonton gregetan di drama It’s Okay to Not Be Okay dan drama terbarunya juga tayang tahun ini, The Devil Judge sebagai polisi yang akan mengungkapkan siapa Hakim Yohan. Gak sabar donk…liat adu chemistry mereka berdua di drama Dal-Ri and Gamjatang. Kira-kira sekeren apa sih?

Simak review dan sinopsis Drama Dal-Ri and Gamjatang (2021) di sini yaa..
Let’s get it~

Drama Korea Dal-Ri and Gamjatang (2021)

Profil Drama

Judul : Dali and Cocky Prince/ Dal-Ri and Gamjatang
(Dalriwa Gamjatang/ 달리와 감자탕)

Sutradara : Lee Jung-Sub
Penulis : Son Eun-Hye, Park Se-Eun

Pemeran Utama Drama Dali and Cocky Prince :

Kim Min-Jae as Jin Moo-Hak
Park Gyu-Young as Kim Da-Li
Kwon Yool as Jang Tae-Jin

Pemeran Pendukung Dali and Cocky Prince :

Hwang Hee as Joo Won-Tak
Yeon Woo as Ahn Chak-Hee
Hwang Bo-Ra as Yeo Mi-Ri

Genre : Drama, Comedy, Romance

Network : VIU
Tayang setiap hari Rabu dan Kamis
Episode : 16

Release Date : September 22, 2021 –

Sinopsis Drama Dal-Ri and Gamjatang

Drama dibuka dengan impression yang menarik dari sebuah seni lukis atau art di sebuah galeri ternama di Belanda. Seorang gadis Korea tampak tidak tidur selama berhari-hari karena asik tenggelam dengan dunianya, meneliti seni lukis. Perempuan Korea ini adalah satu-satunya orang Asia yang bekerja dan menjadi pemimpin peneliti galeri ternama di Eropa.

Tampak keren kan yaa..

Karakter Park Gyu-Young sebagai Kim Da-Li

Perempuan yang cerdas dan anak keturunan keluarga seniman kaya raya nan ternama di Korea ini bernama Dali (diperankan oleh Park Gyu-Young) . Ayah Dali memiliki galeri juga di Korea yang bernama Galeri Cheongsong. Namun karena Dali adalah mahasiswa paling cerdas lulusan universitas Seoul dan kemudian melanjutkan pendidikan seni di luar negeri, maka Dali bekerja di galeri di Belanda.

Aktivitasnya setiap hari hanyalah berkutat dengan meneliti seni, seni dan seni. Pada suatu hari, Dali diminta menjemput seorang kurator dari Jepang yang bernama Mr. Jin Hitonari. Namun saat membawa papan penjemputan di bandara, ia malah keliru menjemput Mr. Jin yang lainnya.

Siapakah Mr. Jin yang bersama Dali?
Baikkah orang tersebut?

Karakter Kim Min-Jae sebagai Jin Moo-Hak

Ternyata yang dijemput oleh Dali memang bener Mr. Jin, tapi Jin Moo Hak (diperankan oleh Kim Min Jae) bukan Mr. Jin Hitonari, hahhaa~

Dan parahnya, sama Dali diajak ke pesta orang-orang kaya yang suka seni. Dan tugasnya Mr. Jin ini adalah sebagai penilai seni. Emm, semacam menterjemahkan dan memberi pendapat dari sisi profesyenel gitu loo…

Lha karena yang dijemput Mr. Jin yang berbeda dan mereka berdua gak sadar kalau sama-sama salah, maka Jin Moo Hak memberi pendapat seada-adanya. Untunglah diterjemahkan dalam bahasa Inggris yang lebih sopan oleh Dali. Huuf, Dali memang saviour banget buat Jin Moo Hak.

Jin Moo Hak adalah penerus bisnis masakan berbahan daging babi yang bernama Gamjatang. Masakan Gamjatang keluarga Jin Moo Hak adalah yang terbaik. Jadi, Jin Moo Hak ini juga anak orang kaya, gengs.. hanya saja yang ia tahu hanya bisnis. Ia bener-bener polos dan terlihat gak tau apa-apa di bidang lainnya.

Tragedi Pertama Dimulai

Sadar akan kesalahan mereka saat gak sengaja Moo Hak keselek buah saat minum. Buah tersebut nempel di salah satu lukisan mahal yang ada di pameran holkay itu. Akibatnya, lukisannya bolong dan Moo Hak ketakutan setengah mati nih… kalau-kalau ia diminta ganti rugi. Karena Moo Hak adalah seorang pengusaha, tentu mendapatkan profit sebesar-besarnya adalah hal yang utama.

Ketika mereka berdua diusir secara paksa dari pameran tersebut, Moo Hak pun berkata kalau akan tetap mendukung Dali ((dikiranya Dali adalah mahasiswa yang membutuhkan uang beasiswa untuk menyokong hidupnya)) dengan bantuannya. Ia akan memberi beasiswa atas nama perusahaan Dondon F & B.

Kaget setengah mati.
Dali gak menyangka bahwa yang dijemputnya adalah Mr. Jin yang salah.

Bekerjasama

Belum berakhir petualangan mereka, Dali yang pembawaannya tenang, segera melakukan tindakan untuk memperbaiki kesalahan. Ia cepat-cepat memeriksa keberadaan Mr. Jin yang dimaksud. Namun NIHIL. Pencarian Dali sia-sia.

Pun ternyata Jin Moo Hak memiliki permasalahan yang tidak biasa juga. Semua kartu kreditnya dibekukan oleh Ayahnya, sehingga ia tidak bisa menginap di hotel. Dali yang melihat hal ini merasa kasihan dan mengajak Moo Hak untuk bermalam di rumahnya di Belanda.

Kebaikan Dali dibalas dengan memasakkan makanan dan akhirnya mereka makan bersama di rumah Dali. Apakah kesalahpahaman ini akan terus berlanjut?

Perpisahan Dali dan Jin Moo Hak

Ternyata kisah mereka berakhir di keesokan harinya, gengs… Moo Hak sudah dijemput oleh karyawannya untuk segera menandatangani kontrak dengan peternakan babi di Belanda. Ternyata, pesta yang gagal ia hadiri malah dihadiri oleh Mr Jin Hitonari. Jadi ceritanya mereka tukeran posisi.

Sukses misinya dan dengan berat hati Jin Moo Hak berpamitan dengan Dali. Dalam hati, Moo Hak sudah sangat tersentuh oleh kebaikan Dali. Dali bersedia menerima dia saat ia tidak punya uang sama sekali dan berkata-kata yang sopan dan baik. Bener-bener waktu yang bahagia dan gak terlupakan bagi Jin Moo Hak.

Maka untuk bertemu lagi, Jin Moo Hak berjanji akan ke Belanda lagi untuk menemui Dali. Sebagai pembuktiannya, Moo Hak menitipkan jam mahalnya untuk dibawa Dali. Dan saat mereka bertemu kembali, Dali juga berjanji akan membawa Moo Hak melihat-lihat tempat terbaik di Belanda.

Akankah mereka bertemu kembali?

Musibah Bagi Dali

Gak ada angin gak ada hujan, Dali menerima kabar bahwa Ayahnya di Korea meninggal. Ia segera pulang ke Korea dan menghadapi masalah yang selama ini disembunyikan oleh sang Ayah tercinta. Ternyata, Galeri Cheonsong milik keluarga Dali mengalami kepailitan alias menjelang bangkrut.

Ayah Dali meminjam uang dari sana-sini dan akhirnya meninggalkan hutangnya pada Dali. Siapa lagi?
Karena Dali anak satu-satunya.

Dali yang memang memiliki kepribadian tenang, memikirkan segala cara untuk mengatasi krisis tersebut. Dan tanpa disangka, salah satu penyokong dana Galeri Cheonsong adalah Jin Moo Hak.

Akankah hubungan mereka hanya sebatas kreditur dan debitur?

Kesan Pertama Drama Dal-Ri and Gamjatang

Drama Dal-Ri and Gamjatang ini termasuk genre drama romcom yang tidak meninggalkan kesan drama yang sulit dicerna. Ceritanya mengalir dan asik untuk diikuti. Dengan kekonyolan akting Kim Min Jae, mengingatkanku akan karakternya saat pertama kali akting di drama My First Time bareng Park So Dam dan Choi Minho.

Lihat ekspresi kiyutnya di drama Dali and Gamjatang ini, ya ampuuun…..
Dipadu dengan sekretarisnya yang kocak, Yeo Mi-Ri (diperankan oleh Hwang Bo-Ra, drama Cunning Single Lady, Fight For My Way), suasana drama Dali and Gamjatang semakin cerah ceria.

Aku sangat menantikan kisah love bucinnya Kim Min Jae sebagai bos Restoran Gamjatang dan si cantik Park Gyu Young sebagai Dali, pemilik Galeri Cheonsong. Drama Dali and Gamjatang ini tayang setiap hari Rabu di VIU.

Lesson Learn Drama Dali and Gamjatang

Mengucapkan Terimakasih Ketika Dibantu Orang

Saat seseorang menawarkan bantuan, cukup ucapkan “Terimakasih”.

Kim Dali, Quote Drama Dali and Gamjatang ep. 1

Dali anak yang baik sekali dan mendapatkan pengasuhan yang baik juga dari Ayahnya. Bayagkan saja, ketika Ayahnya bangkrut pun sang Ayah masih mendonasikan seluruh uang yang dimilikinya untuk panti asuhan dan lembaga amal. Sehingga banyak orang yang merasa kehilangan saat Ayah Dali meninggal.

Pelajaran kebaikan inilah yang ditiru Dali. Ia pun gak bisa membiarkan Jin Moo Hak ketika terlunta-lunta di negara orang, sehingga ia membantu dengan sepenuh hati, tanpa pamrih.

Hati-hatilah dalam Berucap

Pisau bukan satu-satunya cara untuk menusuk orang. Mustahil untuk pulih jika kamu menusuk orang dengan kata-kata.
Itu akan tetap bertahan seumur hidup, terjebak di hati seseorang.

Kim Dali, quote drama Dali and Gamjatang ep. 2

Ya, ketika kita sudah menancapkan paku ke sebuah kayu, maka niscaya bekasnya akan hilang meski pakunya sudah tercabut. Sama halnya dengan kata-kata yang kita ucapkan. Maka dari itu, berhati-hatilah saat berbicara.

Contoh yang Baik dari Sikap Orangtua

Anak-anak tidak pernah salah meniru. Children see, children do.
Apakah masih merasa menjadi orangtua itu mudah?

Begitulah Aku mendidik anak-anakku.
Aku mendidik mereka untuk menggunakan kekuatan membela orang-orang yang kurang beruntung.

Ayah Dali, Quote Drama Dali and Gamjatang ep. 2

Menghargai Uang

Bagi seorang pengusaha, uang adalah hal yang utama. Jadi, aku paham selama ini gaya hidup seorang pengusaha dan cara berpikirnya. Mirip dramanya Choi Siwon, Revolutionary Love nih… Bapaknya galak amit-amit kalo berkaitan dengan uang dan reputasi. Karena itulah pondasi dari sebuah bisnis.

Seseorang yang tidak menghargai yang tidak akan pernah sukses.

Ayah Jin Moo Hak, Quote Drama Dali and Gamjatang, ep. 2

Menarik yaah…
Iyah…seger banget nonton drama Dali and Gamjatang ini. Salah satunya karena fashion yang dipakai oleh Dali. Karakter feminin tapi juga tegas ini digambarkan oleh fashion yang digunakan Dali. Cantik, berwarna cerah dan saat sedang bertugas menjadi pemimpin penelitian di sebuah galeri, penampilannya juga keren, dengan jas modis berwarna cerah atau garis-garis yang tegas.

Suka bangettt…
Plus OST Dali and Gamjatang. Menggunakan lagu-lagu klasik. Jadi inget sama karakter Kim Min Jae di drama sebelumnya, Do You Like Brahms?

Sembari menunggu drama seru yang akan tayang di Bulan Oktober, yuk…isi hari Rabu dan Kamis dengan yang manis dari drama Dali and Gamjatang yang tayang di VIU setiap hari Rabu dan Kamis.

즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.

With love,

Exit mobile version