Waiting For Rain : Kang Ha Neul dan Sebuah Harapan

Bismillah,

Film Waiting For Rain (2021)Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.

Adakah sahabat lendyagassi yang rindu hujan turun?
Banyak yang bilang, hujan itu selalu membawa kenangan bersamanya. Namun, berbeda bagi Kang Ha Neul. Ia di film terbarunya kali ini yang berjudul Waiting For Rain, malah membawa berjuta harapan untuk cinta pertamanya di zaman sekolah dasar. Wiisss~ Badas gak tuh…?

Bagaimana mulanya Kang Ha Neul bisa teringat kembali dengan teman masa kecilnya?
Apakah harapan, mimpi dan cintanya bisa terwujud?

Review dan sinopsis Film Waiting For Rain Kang Ha Neul

Profil Film

Judul : Waiting For Rain/ Endless Rain/ Rain and Your Story
(Biwa Dangshinui Yiyagi/ 비와 당신의 이야기)

Director : Jo Jin-Mo
Penulis : Yoo Seong Hyeob

Pemeran Utama Waiting For Rain (2021) :

Kang Ha-Neul as Young-Ho
Chun Woo-Hee as So-Hee

Pemeran Pendukung Film Waiting For Rain (2021) :

Lee Seol as So-Yeon
Kang Young-Seok as kutu buku
Lim Ju-Hwan as kakak Young-Ho
Kang So-Ra as Soo-Jin

Genre : Drama, Romance, Melodrama
Release Date : April 28, 2021
Runtime : 116 minutes
Rating : ⭐⭐/5

Sinopsis Film Waiting For Rain (2021)

Manusia, akan selalu dipenuhi dengan harapan sampai mati.
Namun, hidup ini sederhana.
Hanya akan sedikit orang-orang yang berhasil dan banyak yang akan gagal.

– Quote Film Waiting For Rain

Young-Ho (diperankan oleh Kang Ha Neul) adalah seorang siswa menengah atas yang sibuk dengan ujian masuk universitas. Seperti yang kita ketahui, kalau di Korea itu belajarnya siang malam di tempat belajar (seperti di Drama Reply 1988, Love Alarm). Dan Young Ho pun telah mengikuti bimbingan belajar intensif, dengan harapan ia bisa masuk ke Universitas impian.

Namun, di tengah kegalauannya belajar yang sepertinya tiada hasil (karena kalau latihan soal, lebih banyak salahnya ketimbang benernya, hiiks). Ketika mengerjakan soal, Young Ho malah terkenang dengan masa-masa SDnya yang manis. Lalu kenangannya mundur ke 8 tahun yang lalu saat pertandingan lari di sekolahnya.

Awal Mula Pertemuan di Masa SD

Young Ho kecil (diperankan oleh Ko Woo Rim) sedang mengikuti lomba lari. Saat sedang semangat-semangatnya lari, eh…Young Ho terjatuh, sehingga ia kalah dan sikunya terluka hingga berdarah. Saat ingin membersihkan darahnya dengan air yang mengalir, mendadak ada seorang gadis mungil menyodorkan sapu tangan putih. Dan terjadilah dialog pendek di antara mereka.

Belum sempat mereka saling mengetahui nama masing-masing, mendadak si gadis kecil ini harus pindah sekolah. Sehingga harapan Young Ho pun pupus dan sapu tangannya masih disimpan hingga kini.

Kembali Ke Masa Kini

Saat mengikuti kelas tambahan belajar, Young Ho memiliki seorang teman wanita yang mengejarnya. Young Ho pun sadar kalau si teman ini menyukainya, tidak hanya sekedar teman. Tapi…tertarik untuk menjalin hubungan. Namun Young Ho yang polos, tidak ingin memiliki hubungan dengan si cewek ini, Soo-Jin (diperankan oleh Kang Sora).

Kang Sora bertemu Kang Ha Neul dalam Film Waiting For Rain
Kang So Ra as Soo-Jin

Young Ho lebih memilih berkirim surat dengan teman masa kecilnya, Gong So-Hee (diperankan oleh Chun Woo-Hee). Melalui surat-menyurat ini, mereka kembali memulai pembicaraan setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Hal-hal sederhana, seperti berbagi kebahagiaan bahkan Young Ho yang awalnya gak suka bantuin Bapaknya di bengkel kulit, jadi membuat gantungan kunci dari kulit yang berbentuk anjing. Dan mulai membuka diskusi mengenai kehidupan bersama sang Ayah.

Dialog Sederhana dalam Film Waiting For Rain

Young Ho : “Ayah, mana yang lebih penting ketika belajar? Bakat atau Usaha?”

Ayah : “Belajar itu semua tentang bakat.
Kalau kamu melihat kakakmu, ia malas, tapi ia berbakat.”

Young Ho : “Maka, haruskah seseorang melakukan apa yang mereka sukai?
Atau mencintai apa yang mereka lakukan?”

Ayah : “Orang bijak pernah berkata ‘Setelah kesulitan, pasti ada kemudahan’.
Tidak ada yang mudah untuk sesuatu yang kamu jalani. Jadi, lakukanlah sesuatu yang kau suka.”

Berkat dukungan dari Ayahnya ini, Young Ho sudah mulai sedikit demi sedikit merelakan ujiannya untuk masuk universitas yang gagal untuk kedua kalinya di tahun tersebut. Ia lebih fokus pada apa yang ia sukai sembari terus berkirim surat dengan sang cinta pertama. Hingga pada suatu hari, sang pujaan hati mengirimkan foto tampak samping dan Young Ho begitu berbunga-bungan karenanya.

Young Ho pun mengajak bertemu. Lokasinya di depan sekolah SD mereka dulu….

Akankah pertemuan mereka menjadi sebuah kenyataan dan mereka happily ever after?

Kesan Menonton Film Waiting For Rain (2021)

Rasanya baru kali ini melihat akting Kang Ha Neul dalam film tapi B aja. Biasanya ia suka mengambil karakter yang menantang dan penuh semangat, seperti Film Forgotten, favorit aku banget dan Film Midnight Runner bareng Park Seo Joon.

Di Film Waiting For Rain ini, Kang Ha Neul tidak membutuhkan emosi khusus. Genrenya yang juga Romance, Melodrama membuat kesan lamban dalam bercerita. Plus plot story line yang beberapa kali flashback ini aku agak terganggu, meski ada selipan humor yang bikin penonton sedikit banyak tersenyum melihat kepolosan Kang Ha Neul.

Kelebihan Film Waiting For Rain

Diperankan oleh Kang Ha Neul.

Pernah gak melihat lead male dan lead female dalam satu kisah tapi mereka gak pernah bertemu? Ketemunya hanya melalui surat-menyurat?

Nah,
Kalau sedang menggalau, hati butuh menonton sesuatu yang gak rumit, nonton Film Waiting For Rain cocok banget. Setipe dengan Film Tune In For Love-nya Jung Hae In.

Bertaburan Aktor TOP

Sudah bukan hal asing lagi melihat Kang Ha Neul bertemu Kang Sora. Sejujurnya, aku pun menonton Film ini karena ada Kang Sora-ssi. Kang Ha Neul dan Kang Sora pernah main drama bareng yang berjudul Misaeng. Di sana mereka menjadi rekan satu kantor yang sama-sama berjuang menghadapi beratnya menjadi pagawai magang di sebuah kantor besar Korea. Setelah drama Misaeng, mereka dipertemukan kembali dalam sebuah endorsement sebuah brand sport di Korea Selatan.

Kang Sora dan Kang Haneul dalam endorsement, Film Waiting For Rain

Selain Kang Sora, di Film Waiting For Rain juga menampilkan Lim Ju Hwan. Inget doonk.. kalau Lim Ju Hwan pernah jadi pasangan Kang Sora di Drama Ugly Alert? Hehehe… Aku suka sekali sama pasangan ini. Waah…uda semacam reunion yaa… Tapi di Film ini, Lim Ju Hwan jadi kakaknya Kang Ha Neul yang cerdas dan sukses.

Lim Ju Hwan tampil di Film Waiting For Rain bersama Kang Ha Neul dan Kang Sora
Drama Ugly Alert, starring : Lim Ju Hwan dan Kang Sora

Film yang penuh dengan kata-kata yang quotable

Kalau nonton film yang jalan ceritanya lamban masih oke lah yaa..asal banyak hal yang bisa diambil pelajaran. Dan quote yang aku suka dari Film Waiting For Rain salah satunya adalah

Tidak memiliki teman bukanlah sebuah tragedi.
Sama halnya dengan hari yang cerah tidak selalu pertanda baik, begitupun juga dengan hari hujan, tidak selalu pertanda buruk.

Quote Drama waiting for rain

Ending yang bisa dibilaaang…

Kalau pendamba ending mengejutkan dalam sebuah film, sahabat lendyagassi bisa lah mencoba nonton film ini. Endingnya bukan bikin terkezoet kaya gimana sih… tapi lebih cenderung kita bakalan bilang “Aah….ternyata sudah bener too..”.

Kekurangan Film Waiting For Rain

Jalan cerita yang lambat

Super banget lambatnya.. Karena ini film, penonton (eh, aku maksudnya, hehehe) menginginkan ada adegan gregetnya gitu.. Tapi ini bener-bener greget sih… Greget pen gigit bantal saking lambaaaannnya.

Satu-satunya adegan yang aku tunggu adalah interaksi Kang Ha Neul sama Kang Sora malahan ketimbang sama lead femalenya, Chun Woo-Hee.

Menyia-nyiakan kemampuan akting para pemain

Memang bukan genre action yang gedebak-gedebuk, tapi dengan aktor sekelas Kang Ka Neul, Lim Ju Hwan, Kang Sora, kudunya dibuat rada sedikit llaaarrr! gitu.. hehhee… Di film ini, aku bahkan gak bisa menitikkan air mata. Biasanya nonton yang mellow-mellow suka ikutan nangis.

Adegan yang kurasa paling nyesek justru perpisahan Kang Sora dengan Kang Ha Neul. Dan sampai sejauh ini, Kang Ha Neul masih sangat menghargai temannya ini, aku salut sama penulisnya. Konsisten hingga akhir. ((BOLD)).

Lesson Learn Film Waiting For Rain

Konsisten itu bagus.

Rada ragu mau nulis mengenai konsistensi. Karena di film Waiting For Rain ini konsistennya berat euuii… Selama bertahun-tahun, bisa-bisanya Young Ho gak denger kabar dari teman kecilnya, meski lewat surat, tapi gak pernah curiga apa-apa. Sekalinya uda curiga, uda lebih dari 5 tahun berlalu.

Ini konsisten yang gimana yaa..?
Tapi bagus siih… Bagusnya adalah ia tetap berpikir yang baik mengenai orang-orang di sekitarnya. Positive vibes syekaliii…

Mengerjakan apa yang ia sukai dan cintai.

Ya, pada akhirnya Young Ho sukses dengan cara dan jalan pilihannya. Memang gak seperti banyak orang yang sukses bergelimang harta, tapi Young Ho bahagia dengan yang dimiliki dan dijalaninya kini…

Memiliki pekerjaan, galeri, toko kecil dan banyak pelanggan yang senang dengan pelayanan yang diberikan Young Ho ((atau seneng ketemu Kang Ha Neul nih..?? hehehe)).

Milikilah kebahagiaan versimu.

Ini salut sih…seperti yang aku bilang, bahwa sosok Young Ho ini konsisten dari awal cerita hingga akhir. Karakter yang kurang lebih mirip dengan Kang Ha Neul saat memerankan Yong-Sik dalam drama When the Camellia Blooms. Ia bisa tahu banget apa tujuan hidupnya, gak peduli berbeda dengan orang lain dan yang pasti, dia bahagia dengan versinya sendiri.

Ini yang paling penting dalam hidup kan…?
Gak perlu ngoyo melihat ke atas… Kita cukup menatap masa depan kita sendiri. Toh, itu juga yang paling pas dengan kebutuhan diri kita.

Aah…
Jadi mellow kalau ngobrolin mengenai kebahagiaan.

Apakah sahabat lendyagassi juga memiliki kebahagiaan versi sahabat lendyagassi sendiri?
Yuk, berbagi di kolom komentar.

Atau boleh juga memberikan insight mengenai Film Waiting For Rain ini.

감사합니다 , 친구~
Kamsahamnida, chingu~

With love,

Spread the love

59 pemikiran pada “Waiting For Rain : Kang Ha Neul dan Sebuah Harapan”

  1. Kok aku seneng ya dengan kalimat “tidak memiliki teman bukanlah suatu tragedi”. Memang aku sendiri orangnya sulit utk berteman dengan orang lain. drakor ini sepertinya banyak pesan moralnya ya mbak

    Balas
  2. Bahagia versiku adalah: ketika bisa move on dari masa lalu wkwkwkw

    Emang sih, bbrp momentum bikin kita baper, yes.
    Kayak ketika hujan Turun…. Genangan 1% sementara kenangan 99% 😆😆😆

    Balas
  3. Aku terharu banget sama dialog sama Ayah dan Young Ho itu, bijak banget. Jadi teringat alm bapak sambungku yang selalu menasehati begitu ke 3 anak perempuannya yang berbeda karakter Dan salah satunya aku yang bandel selalu menolak keingannya untuk jadi Guru hahhahaa. Karena ga disukaaaiii…

    Makasih loh ceritanya banyak mengingatkan ku sama orang2 yang pernah singgah dihati, termasuk judulnya Waiting For Rain, malah membawa berjuta harapan untuk cinta pertamanya di zaman sekolah dasar, ahiiiiwww jadi teringat my first love yang suka hujan2 an hahahaaa.

    Balas
  4. Tema film romantis gini yang biasanya saya suka nih, gak banyak adegan yg bikin pusing sama aktor2 yg lebay haha, jadi rekomendasi nih buat tontonan akhir minggu 🙂

    Balas
  5. wahhh ada eonie favorit aku, Kang Sora!!
    Harus nonton nih
    apalagi dari cuplikan cuplikan yang teteh tulis disini
    terutama tentang tidak punya teman bukan tragedi, hehe
    temannku nggak banyak soalnya, hihihi

    Balas
  6. bahagia versiku, adalah bersama keluarga dan orang-orang tersayang walaupun hanya di rumah. Ceritanya bagus sih, nanti nonton deh!

    Balas
  7. aduh pemainnya kok bagus2 ginii.. tapi ternyata kang so ra gak jadi lead female ya ini. aku suka bgt sama kang hae nul sama Lim Ju Hwan (krn act dia sama Suzy).

    Soon mau nonton Waiting for rain aahh

    Balas
  8. aku juga kadang gregetan banget loh sama alur cerita yang super duper lambat tuh, kesel rasanya, tapi at least banyak quote kece yang bisa diambil dari film ini yaa kaaaan

    Balas
  9. Teh Leen kayaknya meaningful bgt klo ada quotes yg nyantol jadi kebawa aura positifnya ya. Klo hujan memang bikin laper. Eh bikin ingat kenangan 😄 aku coba masupin list ini..mumpung sambil nunggu si kupu2 🤣

    Balas
  10. Ceritanya bisa bikin flashback ke masa-masa cinta monyet nih kayaknya, bayangin sambil mesem-mesem, trus dalam hati nanya, “si dia sekarang udah kayak gimana ya wajahnya?”, haha duuuh romansa masa kecil kadang akan terus terbawa ke masa depan ya.

    Balas
  11. Aku jarang nonton film, karena kadang bingung sama ceritanya karena terlalu cepat, tau2 koq udah selesai. Tapi ini justru lambat ya Mba. Wah….

    Anak series kayanya aku mah. Tapi ada 1 film yang membekas banget, The Classic, ikutan nangis sak merinding2nya 😀

    Balas
  12. Masih untung bisa berkirim surat ya, kalau menghilang entah ke mana bakalan tambah galau deh haha. Endingnya bagaimana nih *mulai menebak-nebak 😀
    Boleh lah nonton ini nanti, biar gak bosen di rumah terus.

    Balas
  13. Duuh Mbak, psa baca bagian Young Ho gak denger kabar dari teman kecilnya bertahun-tahun, kok sepertinya “menampar” saya. Saya jadi inget sudah puluhan tahun belum ada kabar-kabari sama teman-teman SD, pdhl kalau teman SD kan berasal dari Desa yang sama.

    *jadi pengen mudik dan nyari kabar teman-teman SD deh

    Balas
  14. Ternyata samaja ya..hujan emang bikin pikiran kita kemana-mana..kayak di film ini deh… Jadi wajar aja ya kalo hujan bawaannya jadi gimanaaa gitu… asal gak pake angin kenceng dan petir yang menyambar-nyambar ya Lend..hehehe

    Balas
  15. Kalau alurnya lambat aku mesti ngantuk duluan nih. Padahal ada kaKang ya, harusnya yg pebih bikin deg-deg plas gitu, kayak mukaknya yg penuh tanda tanya.

    Tapi quote-nya cakep-cakep. Bisa-bisa sepanjang ntn daku sibuk nyatetin kata bijak di sana. Haha

    Balas
  16. Duh…jadi pingin tidur nih kalau nonton film atau drama yang alurnya lambat plus dialognya panjang-panjang dan ngak ada dubbingnya…hahahha tapi kalau Kang Ha Neul ngak apa dibela-belain deh apalagi kalau bareng Kang So Raa, mau nonton juga ah…

    Balas
  17. Bikin baper gak sih mbak? Film romance biasanya bikin baper. Saya jarang nonton drakor, jadi kurang mengikuti. Tapi kalau temanya romance kayaknya bakalan bikin penonton tetap suka ya.

    Balas
  18. Wah udah migrasi yaaa?? apa ini blog baru?
    #salfok

    Banyak film ya tahun ini, cocok buat aku yang lagi drakor blues. Tema cinta pertama emg banyak dipake di drakor, aku alergi, hahaha

    Balas
  19. “Orang bijak pernah berkata ‘Setelah kesulitan, pasti ada kemudahan’.” huuuuhhh … Enak aja mereka bilang bijak kalimat itu berasal dari orang bijak. Padahal itu terjemahan dari “Inna ma’al usri yusro.” (Al-Quran Surat A-Insyirah ayat 5 dan 6. Terima kasih Ananda Lend. Numpang nyimak, ya. Doa sehat untuk keluarga di sana.

    Balas
    • Eh …, maaf ananda Lend. Typo. Karena saking seriusnya protes. He he …
      “Orang bijak pernah berkata ‘Setelah kesulitan, pasti ada kemudahan’.” Huuuuhhh … Enak aja mereka bilang kalimat itu berasal dari orang bijak. Padahal empunya Allah. Terjemahan dari “Inna ma’al usri yusro.” (Al-Quran Surat A-Insyirah ayat 5 dan 6. Terima kasih Ananda Lend. Numpang nyimak, ya. Doa sehat untuk keluarga di sana.

      Balas
  20. Wah, ada Kang Ha Neul. Salah satu aktor yang ganteng, ya. Hehe … Waiting for Rain, jadi salah satu drakor menarik yang ingin saya tonton Teh. Saat nonton drakor emang suka aja sama pelajaran kehidupannya. Related banget sama kehidupan sehari-hari soalnya

    Balas
  21. Aku baca review aja deh dari teman-teman. Jadi belajar juga, karakter orang di film-film drakor tersebut.
    Jujur, aku engga pernah nonton drakor, masih bingung apa saja yg enak ditonton…hehe…
    Bahagia versiku sekarang, ya sehat-sehat-sehat…

    Balas
  22. Kayanya aku perlu nonton juga film ini. Udah lama gak lihat akting Kang Ha Neul. Terus bicara masa SD, aku jadi ingat kalau dulu punya teman sebangku yang pindah sekolah. Gak tahu sekarang dia gimana

    Balas
  23. Aku habis nonton yang judulnya berbau cuaca juga, tapi ini ceritanya pas musim salju. Judulnya When the Weather is Fine. Alurnya juga lambat beut, tapi tetep tak tonton sampai selesai, wong bagus ceritanya. Wkwkwk…

    Balas
  24. Baca quote ini Tidak memiliki teman bukanlah sebuah tragedi.
    Sama halnya dengan hari yang cerah tidak selalu pertanda baik, begitupun juga dengan hari hujan, tidak selalu pertanda buruk.

    bikin aku merasa jatuh cinta dengan kalimatnya, kayaknya memang layak untuk aku tonton ini. Siapa tahu jadi menginpsirasiku dalam menulis novel,

    Balas
  25. Kebahagiaan versiku adalah ketika sedang serius mengerjakan sesuatu kemudian di tengah-tengah aku sadar, “Ya ampun, aku menikmati sekali pekerjaan ini dan akan melakukannya sepenuh hati.” Untuk film Waiting for Rain kayaknya aku nggak akan buru-buru nonton kalau belum kehabisan film seru lainnya. Aku kurang suka film yang alurnya lambat, bikin aku jadi bengang-bengong pas nontonnya. Haha.

    Balas
  26. Wih.. lengkap banget informasi filmnya. Seru kayaknya, bikin ngiler. Saya belum nonton. Memang lagi menahan diri sih untuk tidak terhipnotis, haha.. Namun, gak nolak juga kalau sudah terjebak 😅

    Balas
  27. Filmnya bakalan sempurna kalo seandainya mereka berdua tu ketemu. Walau ga ngobrol ya ga apa2. Cuma ketemu aja gitu. Tapi kayanya mereka berdua ketemu sih karena kaya ada mobil gitu masuk ke daerah tamannya dan entah kenapa aku yakin itu cewe yg dia kirimin surat. Sempet ngeduga juga sih pas dia mutusin pergi dari taman (sebelum hujan) itu lalu sapu tangan sama suratnya sudah gak ada karena udah diambil sama temennya itu wkwwk.

    Balas
  28. Makasi buat reviewnya. Rasa siap nonton dan baca reviewnya. Memang alur ceritanya lambat. Tapi banyak pelajaran yang bisa di ambil. Apalagi tentang kenangan. Rasa hmm gimana ya.
    Masih greget dengan ending yang kenapa sampe akhir pun mereka ga jumpa. Dan di akhir flash back oh rupanya memang dulu itu si adiknya. Memang segreget itu filmnya. Tetap semangat kamu. Review keren.

    Balas

Tinggalkan komentar