Review Sinopsis Film The Whistleblower (2014) — Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.
Lagi demen banget nongs di VIU karena ada beberapa varshow yang suka aku tonton, jadi pas poster film ini lewat di beranda, aku pun tertarik nonton. Ya, salah satunya karena ada mas Ay Yoo Yeon-Seok. Kayanya, aku yakin banget kalo doi yang main, karakternya bisa bikin aku makin jatuh cinta.
Eaaa~
Mari kita eaaa eaaa bersama dulu sebelum mulai baca sinopsis film Whistleblower yang diangkat dari kisah nyata mengenai peneliti Korea yang memalsukan hasil penelitiannya tentang sel punca, namun untuk menghindari tuntutan hak cipta, film ini hanya terinspirasi dari kisah nyata tersebut.
Jadi, beneran ada peneliti Korea yang nackal — memalsukan hasil thesisnya dan menyebarkannya hingga menjadi harapan kesehatan bagi masyarakat Korea, namun untuk kisahnya sendiri hanya dramatisasi sineas Korea.
Kreatif!
Dan hasilnya, simak di artikel brikut ini yaah.. Let’s get it~
Film Korea The Whistleblower (2014)
Profil Film
Judul : The Whistleblower
(Jeboja / 제보자)
Director: Yim Soonrye
Writer: Lee Choon-Hyung
Producer: Jung Sung-Hoon, Shin Bum-Soo, Nam Jung-Il
Cinematographer: Park Young-Joon
Pemeran Utama Film The Whistleblower (2014) :
Park Hae-Il — Yoon Min-Cheol
Lee Kyoung-Young — Lee Jang-Hwan
Yoo Yeon-Seok — Shim Min-Ho
Park Won-Sang — Lee Sung-Ho
Pemeran Pendukung Film The Whistleblower (2014) :
Ryoo Hyoun-Kyoung — Kim Mi-Hyun
Song Ha-Yoon — Kim Yi-Seul
Kim Soo-Ahn — Shim Soo-Bin
Kwon Hae-Hyo — TV station director
Genre : Thriller, Mystery, Drama
Release Date : October 2, 2014
Runtime : 114 minutes
Distributor : Megabox Plus M
Rating: 3/5
Sinopsis The Whistleblower
Penelitian sel punca semakin berkembang di seluruh dunia karena dianggap mampu mengobati segala macam jenis penyakit. Ciri-ciri stem cell atau sel punca sendiri adalah berada dalam keadaan yang primitif, mampu berproliferasi dan menghasilkan sel dengan karakteristik yang sama dengan sel induknya (self renewal), dan mampu berdiferensiasi menjadi sel dengan bentuk dan fungsi yang lebih spesifik.
Akhirnya, Dr. Lee Jang-Hwan yang memang sejak awal mengembangkan teknologi ini pun semakin populer di Korea. Ia sering memberikan seminar mengenai sel punca dan mencari peneliti untuk mengembangkan teknologi ini. Bahkan, Dr. Lee pun beramal dengan menjanjikan pengobatan bagi para orangtua dan anak-anak yang tidak mampu dengan penyakit langka menggunakan teknologi sel punca ini.
Sampai akhirnya, klinik khusus penelitian bernama Newman Medical yang khusus menangani sel punca milik Dr. Lee beredar rumor tak sedap mengenai korban malpraktik dari sang doktor.
Apakah rumor tersebut?
Laporan Kematian dari Relawan Penyumbang Sel Telur
Masalah datang ketika para relawan yang mendukung penelitian Dr. Lee satu per-satu meninggal tanpa sebab.
Setelah diperiksa secara medis, mereka dinyatakan meninggal karena lemah. That’s it!
Tentu aja, penjelasan seperti ini gak diterima pihak keluarga sehingga ada yang melaporkan ke sebuah kantor berita. Kenapa milih ngelaporin ke stasiun televisi bukan ke polisi?
Karena media ini punya acara khusus ((kek SILET gituloo)) yang menayangkan berita secara akurat, tanpa tedeng aling-aling, tanpa RAHASIA. Pihak keluarga menginginkan kasus ini diusut sampai tuntasss taasss!!
Bakalan beda cerita kalau pihak keluarga melaporkan ke pulici. Karena masyarakat uda yakin banget kalo pulici teh gakkan bantu. Tau sendiri kalok uda jarang ada pulici yang jujur tanpa kongkalikong sama pihak pemerintah.
“Aku menjadi dokter untuk menyelamatkan nyawa (manusia).
Aku bergabung dengan tim Dr. Lee guna selamatkan lebih banyak lagi, termasuk nyawa putriku sendiri.
Jadi, menipu orang dengan harapan palsu, benar-benar terasa berat bagiku.Terlebih lagi, aku ingin menjadi Ayah yang bisa dibanggakan oleh putriku.‘
Quote The Whistleblower, 2014
**uda persis drama Nothing Uncovered-nya Kim Ha-Neul kan yaa..
Ada Kesaksian dari Mantan Peneliti Newman Medical
Yoon Min-Cheol PD-nim mendadak dapet telp dari mantan peneliti yang pernah kerja di Newman Medical. Ia mengeluarkan diri karena makin lama, penelitian Dr. Lee ini gak ada kemajuan dan semakin banyak memberikan banyak harapan ke masyarakat.
Bahkan, jika diteliti.. thesis Dr. Lee ini bisa dibilang GAGAL.
Dr. Lee menggunakan kloning sel punca untuk seekor anjing yang diberi nama Molly.
Berdasarkan thesis Dr. Lee, Molly ini tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun, setelah bertahun-tahun lamanya, Molly menjadi anjing gelandangan di sebuah kuil yang letaknya jauh dari kota, sehingga gak ada yang bisa complaining kalo perkembangannya makin lama, makin memburuk.
MOLLY IN DANGER!!!
Mana yang lebih penting, kebenaran atau kepentingan Nasional?
Kebenaran.
Aku percaya kebenaran akhirnya bisa menguntungkan negara.
Quote The Whistleblower, 2014
Gak hanya Molly yang dalam bahaya.
Tapi seluruh relawan yang bersedia menyumbangkan sel telurnya untuk diambil dan diserahkan ke Newman Medical serta kebohongannya yang mengatasnamakan ilmu pengetahuan.
Bagaimanakah akhir dari karir penelitian Dr. Lee?
Pemerintah VS Media, manakah yang lebih memiliki power di mata masyarakat?
Kesan Nonton The Whistleblower
Seperti yang uda aku bilang di awal artikel, film ini berdasarkan kisah nyata dari seorang profesor di Korea yang memalsukan penelitiannya. Nama asli dari profesor tersebut adalah Dr. Hwang Woo-Suk.
Di kisah aslinya, sang profesor ini bener-bener dipermalukan sebagai ganti dari tindakan malpraktiknya yang telah menelan korban cukup banyak dari perempuan. Sel embrio perempuan yang diambil membuat para perempuan menjadi lemah dan akhirnya kehilangan nyawa.
Pada akhirnya, aku menikmati banget film yang berdurasi hampir 2 jam ini.
Selain menyentuh sisi-sisi sains dan teknologi, juga mengaitkannya dengan pemerintah dan pihak media.
Jadi tau bahwa setiap pekerjaan memiliki tingkat risk-nya masing-masing.
Kalau peneliti, tingkat resikonya bisa jadi lebih luas karena memengaruhi kehidupan makhluk hidup, meski menggunakan kelinci, tikus eksperimen atau hewan lainnya.
**dijelasin juga di drama Branding in Seongsu, tentang pemalsuan penelitian oleh sebuah brand kosmetik.
Sedangkan resiko dari wartawan, mereka mati-matian mencari fakta, namun pada akhirnya juga harus legowo ketika atasan menolak untuk menyiarkan berita yang membahayakan stasiun penyiaran mereka atas nama Undang-Undang Penyiaran.
Oh ya, yang suka banget sama aktris Song Ha-Yoon berkat akting jahatnya di drama Marry My Husband, bisa liat karakternya di sini sebagai wartawan pendamping yang cerdas dan penuh semangat.
Trailer Film Korea The Whistleblower (2014)
Nonton film The Whistleblower ini di VIU sih…
Meskipun uda lamaaa banget, kenapa asa masi relate sama kita yaah..
Relate betapa popularitas itu menggoda sampai menafikan hati nurani sebagai seorang peneliti.
Aga sedih padahal sang profesor ini tau banget kalo penelitiannya gak berhasil. Tapi sampai ending, dia masih keukeuh aja gituu.. Apa gak bahaya tah?
Ya, apapun itu…
Nonton film The Whistleblower bisa jadi pelajaran buat kita semua yaa.. Semoga gak menghalalkan segala cara untuk mendapatkan ketenaran, nama besar dan validasi dari orang lain.
Buat yang suka film genre misteri sains dan teknologi, kuy nonton The Whistleblower.
Apalagi yang die-hard fans mas Ay Yoo Yeon Seok. Wajib kudu harus banget banget ini mah..
Selamat Menonton.
즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.
With love,

