Site icon Review Sinopsis dan Ulasan Ending Drakor dan Film Korea Terbaru

Moonshine, Sejarah Pelarangan Minuman Keras di Zaman Joseon

Drama Korea Moonshine review ending

Drama Moonshine/ When Flowers Bloom, I Think of the Moon (2021).
Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.

Drama Moonshine yang dibintangi oleh Hyeri dan Yoo Seung-Ho ini telah berakhir sejak 22 Februari 2022 di channel VIU, tapi sayangnya aku baru menyelesaikan nonton Drama Moonshine ini sekarang. Keukeuh pengen beresin karena ada Byeon Woo-Seok (sang Putra Mahkota, yang pernah main di drama Record of Youth bareng Park Bo Gum).

Fakta drama Moonshine yang mengangkat tema pelarangan, peredaran dan konsumsi minuman keras pada zaman Joseon memang pernah ada. Kalau menurut drama, pelarangan ini diberlakukan karena pada zaman itu beras adalah sesuatu yang langka dan mahal, sehingga pembuatan alkohol yang berasal dari beras hanya akan membuang-buang beras yang berharga.

Banyak rakyat miskin yang membutuhkan beras untuk makan, bukan untuk minum-minuman keras. Dan ini berlaku untuk semua kalangan, usia dan jenis kelamin. Bahkan larangan minum minuman keras juga berlaku ketika melakukan ritual dan pernikahan. Dimana kedua hal ini selalu membutuhkan minuman keras sebagai (apa ya, namanya?) – sesaji gitu yaa..

Simak yuk, review sinopsis ending lengkap drama Moonshine yang sudah tamat ini. Ada hikmah apa yang bisa kita pelajari dari menonton drama sageuk kali ini? C’mon… let’s get it!

Drama Moonshine/ When Flowers Bloom, I Think of the Moon (2021)

Poster kdrama Moonshine/ When Flowers Bloom, I Think of the Moon

Profil Drama

Judul : Moonshine / When Flowers Bloom, I Think of the Moon
(Kkot Pimyeon Dal Saenggakhago/꽃 피면 달 생각하고)

Sutradara : Hwang In-Hyuk
Penulis Drama : Kim Joo-Hee

Pemeran Utama Drama Moonshine (2021) :

Yoo Seung-Ho sebagai Nam Young
Hyeri sebagai Kang Ro-Seo
Byeon Woo-Seok sebagai Lee Pyo
Kang Mi-Na sebagai Han Yae-Jin

Pemeran Pendukung Drama Moonshine (2021) :

Seo Ye-Hwa sebagai Cheon-Geum
Bae Yoo-Ram sebagai Kang Hae-Soo
Lee Seol-A sebagai Kang Ro-Seo (child)
Lee Sung-Wook sebagai Kang Ho-Yeon
Choi Won-Young sebagai Chief Royal Secretary Lee Shi-Heum
Park Ah-In sebagai Woon-Sim

Genre : Action, Historical, Comedy, Romance

Network : KBS2, VIU
Episode : 16
Duration: 70 min.

Release Date : December 20, 2021 – February 22, 2022
Rating : 2/5

Sinopsis Drama Moonshine (2021)

Drama ini diawali dengan karakter pemeran utama wanita Kang Ro-Seo (Hyeri) yang merupakan anak keturunan bangsawan, namun kini ia harus bekerja keras membanting tulang (iih, serem!) demi menghidupi kakak laki-lakinya, Kang Ho-Yeon (Lee Sung-Wook ) yang sedang menempuh ujian masuk PNS Kerajaan. Hehehe~

Karena kakaknya ini rada-rada lamban, jadi uda ikutan beberapa kali ujian pun, masih belum keterima. Sehingga kerjaannya di rumah ya, belajar belajar dan belajar. Untuk makan sehari-hari, Kang Ro-Seo rela melakukan apapun. Sampai ia dikerjain sama temen-temen sebayanya untuk masuk ke tanah penuh kotoran dan mendapat uang 20 pun.

Hyeri sebagai Kang Ro-Seo

Tentu saja, Kang Ro-Seo mau dan berkubang kotoran bau. Eww~
Tapi demi uang yang gak seberapa itu, ia rela. Karena uang yang diperolehnya selain untuk hidup sehari-hari bersama eoraboni (kakak laki-laki pertama) dan untuk membayar hutang sebesar 100 nyang kepada rentenir, kalau tidak dibayar, aset rumah yang merupakan aset satu-satunya Kang Ro-Seo pun diambil alih.

Kesulitan Hidup yang Berakhir Pada Menjual Alkohol

Kesulitan keuangan yang kerap menghampiri kehidupan Kang Ro-Seo pun tak kunjung berakhir. Di saat kemiskinan menggerogotinya, ia pun menyewakan kamar yang ada di rumah mereka ((jadi inget drama Pachinko yah..?!)) kepada seorang bangsawan dari desa yang mengikuti ujian masuk pagawai kerajaan.

Sang penyewa kamar di rumah Kang Ro-Seo ini bernama Nam Young (Yoo Seung-Ho) atau yang biasa dipanggil Nam doryeo-nim (artinya “Tuan muda Nam”) atau Nam nebbang (artinya “Nam si penyewa kamar”). Berhasilkah Nam Young diterima sebagai pegawai kerajaan tingkat 3 dengan sederetan tes yang harus dilewatinya?

Yoo Seung-Ho sebagai Nam Young

Dengan adanya penyewa kamar, paling tidak Kang Ro-Seo bisa menghasilkan 20 nyang dalam sehari. Sehingga ia tinggal mencari kekurangannya untuk membayar hutang. Kang Ro-Seo pun tiap hari menyediakan sarapan sebagai tuan rumah dan pada masa ini, status sosial tidak mengijinkan bangsawan untuk duduk bersama dalam satu meja.

Jadi Nam Young sebenernya merasa sangat keberatan, walau akhirnya duduk makan bersama juga sih..

Masih kepepet uang, Kang Ro-Seo menemukan peluang bisnis. Ia menemukan sebuah tempat tertutup tempat berkumpulkan orang-orang tertentu yang memiliki “password” khusus untuk masuk dan minum-minum serta asik bercengkerama di sana. Keidean dari sini, Kang Ro-Seo pun nekat membuat minuman beralkohol yang ia pelajari ketika masih kecil bersama Ayahnya.

Dan hasilnya?
Alkohol produksi Kang Ro-Seo terasa nikmat. Rasanya berbeda dari alkohol pada umumnya. Alkohol milik Kang Ro-Seo terasa segar dengan rasa buah, seperti berada di musim panas. Dari hasil penjualan alkohol yang sudah ada “calon” pembelinya ini, Kang Ro-Seo mendapat banyak uang.

Berjualan Alkohol Keliling

Tanpa sepengetahuan Kang Ro-Seo, ternyata penadah alkoholnya ini adalah mata-mata dari pengusaha yang memonopoli stok alkohol di masa pelarangan Raja. Ia hanya ingin usahanya yang memasok seluruh kebutuhan alkohol secara diam-diam ke rumah bordil (gisaeng) atau ke tempat-tempat terlarang lainnya. Namun, kehadiran produksi alkohol rumahan Kang Ro-Seo yang lebih yummi, si pengusaha ini merasa tersaingi. Sehingga Kang Ro-Seo berusaha ditangkap dan dihukum.

Belum juga dihukum, Kang Ro-Seo memutuskan untuk berhenti dari memasok alkoholnya. Ia memilih berjualan dengan metode “bar keliling” pakai gerobak di malam hari. Sehingga target marketnya adalah orang-orang kecil, pekerja yang pulang malam dan ingin menikmati minuman.

Meski hasilnya gak banyak, tapi Kang Ro-Seo merasa senang bisa melihat orang tersenyum dengan hasil alkohol buatannya.

Kang Ro-Seo membuat minuman alkoholnya sendiri

Dan pada suatu hari, kliennya adalah Putra Mahkota yang tentu saja tidak disadari oleh Kang Ro-Seo. Dan perlahan, sang Putra Mahkota Lee Pyo (Byeon Woo-Seok) jatuh cinta dengan Kang Ro-Seo. Wanita yang bisa membuatnya bahagia.

Konflik Drama Moonshine

Kang Ro-Seo selama ini berjualan bar kelilingnya diam-diam, tanpa sepengetahuan Nam Young. Karena Nam Young bekerja di Badan Pelarangan Minuman Keras (saheonbu). Kalau ketahuan, bisa gawat banget kan.. Ancamannya adalah diasingkan ke wilayah lain atau menjadi budak (ini berarti turun kasta, gengs).

Apakah akhirnya ketahuan?

Tentu saja… Karena serumah, jadi terkaget-kaget pas ketahuan Nam Young bahwa Kang Ro-Seo adalah salah satu rakyat yang melanggar aturan Raja. Melanggar aturan Raja itu hukumannya berat. Namun tanpa disangka, Kang Ro-Seo banyak yang bantu sehingga hati Nam Young luluh dan berbalik melindungi Kang Ro-Seo.

Masalah utama berikutnya adalah mengapa peraturan ini dibuat oleh Raja?
Apakah hanya untuk mengendalikan rakyat? Atau untuk tujuan lain?

Kesan Nonton Drama Moonshine (2021)

Dramanya gak begitu berat dan gak terlalu serius. Ada banyak komedi yang terselip di dalamnya. Namun ada juga yang bikin aku kurang sreg, seperti karakter Kang Ro-Seo yang mantan anak bangsawan, tapi sangat gak menunjukkan identitas itu sama sekali. Kang Ro-Seo digambarkan sangat kasar dan suaranya keras. Emm, yang aku tahu.. anak seorang bangsawan terutama yang dipanggil “agassi” gak boleh bersuara keras, berlari sesuka hati apalagi berbuat kasar, seperti memaki atau memukul orang. Semua tingkah lakunya harus lemah lembut.

Dan yang aneh lagi, Kang Ro-Seo masa kecil bener-bener lembut. Jauh banget sama karakter Kang Ro-Seo dewasa yang diperankan Hyeri. Huhuu~

Bagaimana karakter bangsawan perempuan seharusnya?

Karakter lain yang mau aku komentarin tentu second lead female, yang jadi saingan Kang Ro-Seo dalam cinta segiempat antara Kang Ro-Seo, Nam Young, Putra mahkota Lee Pyo dan anak panglima perang, Han Yae-Jin.

Karakter Han Yae-Jin (Kang Mi-Na) digambarkan pada awalnya pintar mencuri dan berbohong. Ouwh.. ini juga agaknya gak masuk akal karena biasanya anak bangsawan gak berperilaku demikian demi menjaga martabat keluarganya. Jadi aneh banget kalau penggambaran awalnya buruk, terlebih endingnya, Han Yae-Jin menjadi Permaisuri (istri terpilih dari pangeran Lee Pyo).

Ya sudah lah ya..
Mungkin karena karakternya tidak berdasarkan sejarah, meski yang diangkat ceritanya adalah sejarah masa Joseon yang melarang minum-minuman keras beredar pada masa itu.

Ending Drama Moonshine : Alasan Dibalik Dilarang Minum Minuman Keras Zaman Joseon

Alasan lain selain karena harga beras yang mahal pada zaman itu dan dianggap membuang-buang beras untuk kepentingan bersenang-senang yang membahayakan martabat, minuma keras saat itu dilarang adalah bentuk pengendalian Raja terhadap rakyat.

Ketika rakyat mampu dikendalikan, maka harapannya tidak ada lagi kejahatan yang terjadi. Dan sepenuhnya bisa dikendalikan oleh Raja. Sampai di sini, apapun titah Raja harus dituruti demi kelangsungan hidup. Dan dibalik pelarangan ini, terbentuklah Pasukan khusus Raja yang digunakan untuk semakin memperkuat posisi Raja.

Byeon Woo-Seok sebagai Putra Mahkota Lee Pyo

Dengan terkendalinya semua oleh Sekretaris Kerajaan (karena sesungguhnya kedudukan Raja pada saat ini hanya simbolisasi, semua keputusan diambil oleh Sekretaris Kerajaan), maka saat Raja mangkat, segera bisa digantikan oleh Lee Pyo, anak dari selir Raja.

Yah, lagi-lagi ini soal tahta.
Jadi dari semua cerita Moonshine, kalau dirangkum adalah tentang meneruskan tahta Raja kepada aak selir yang sebenarnya bukan calon utama untuk naik menjadi Raja. Hanya karena merasa inskyur, sang Sekretaris Kerajaan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan posisi keluarganya di kerajaan dengan cara mengendalikan Raja dan semua keputusannya.

Hukuman dan larangan itu adalah definisi dari kekuasaan.

Quote drama Moonshine
Mengungkap siapa “Jannabi” pelaku dari semua kejadian buruk dalam drama Moonshine

Ujung-ujungnya baik sebenarnya. Sang Sekretaris Kerajaan yang punya inisial “Jannabi” ini ingin menghapuskan kebiasaan yang selama ini berlaku, seperti perbedaan kasta, usia dan jenis kelamin. Namun, cara yang dilakukan tidak berbanding lurus sehingga merugikan dan mengorbankan banyak pihak, termasuk rakyat kecil yang tidak berdosa.

Lesson Learn Drama Moonshine (2021)

Adab Membaca Buku dan Manfaatnya

Dari drama Moonshine ini aku jadi tahu banyak hal baik, sebenernya. Bukan hanya soal perebutan tahta dan cara membuat minuman keras, tapi juga adab membaca buku. Kok aku kagum banget sama orang-orang Joseon yang belajar dengan giat dikelilingi literatur di kamarnya.

Mereka duduk dengan rapih, tegak dan selalu ada kuas untuk menulis. Yang ditulis adalah kata-kata bijak yang jika ditanyakan dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk memperbaiki moral dan adab serta jawaban dari masalah yang dihadapi setiap hari.

Yoo Seung-Ho yang lulus ujian saheonbu, ujian tingkat 3 pegawai kerajaan

Jika tidak tahu, kamu tidak bisa maju.
Jika kamu tidak bisa maju, maka akhir (yang indah) tidak akan datang
.

Quote Drama Moonshine

Memahami Makna “Menunggu” di zaman Joseon

Kisah cinta yang gak biasa juga kerap terjadi di dalam kehidupan drama. Bukan hanya antar sesama lead tapi juga pemeran pendukungnya yang kisahnya menyayat hati. Saat gisaeng Woon-Sim jatuh cinta dengan Merchant Sim Heon yang merupakan kaki tangan Jannabi, yang pada akhirnya penonton diberitahu bahwa Sim Heon adalah anak kandung dari Sekretaris Raja karena memiliki tanda di tubuhnya.

Meksi gak diakui, namun cinta seorang Ayah tentu gak bisa ditutupi. Penyesalan yang terjadi ketika di saat-saat terakhir, Jannabi tidak bisa melindungi anaknya yang terbunuh di tangan pasukannya sendiri. Dan di saat yang bersamaan, gisaeng Woon-Sim pun rela menghilangkan nyawanya karena Sim Heon meninggal karena ia tidak mau lagi “menunggu”.

Kisah cinta gisaeng Woon-Sim dan Sim Heon

Sebegitu dalamnya makna kata “menunggu” di zaman Joseon, gengs..
Kuterpanaaa…

Kenangan yang hanya memberikan rasa sakit, lebih baik dilupakan.

Quote Drama Moonshine

Carilah Ilmu, Untuk Memuliakan Hidupmu

Ini bagus banget, ketika kita tidak tahu apa-apa, maka yang dilakukan hanyalah menurut dengan ketentuan yang sudah ada. Namun ketika kita berilmu dan bisa menyampaikan aspirasi melalui jalan dan perbuatan yang benar, maka bisa mengubah keadaan.

Ketidaktahuan menghalangi jalanmu yang akan mencegahmu mencapai sebuah akhir.
Selama kamu terjebak, maka penderitaan itu akan terus berlanjut.

Quote drama Moonshine

Trailer Drama Moonshine

Quote terakhir yaa.. dari drama Moonshine yaa..

Orang mati sudah pergi.
Dan yang hidup harus melanjutkan hidup
.

Quote Drama Moonshine

Sekian review sinopsis drama Moonshine yang berhasil aku selesaikan meskipun dengan ritme yang sangat lamban sekali, hihi.. Maklum, sedang hectic nonton konser online NCT 127, comeback NCT Dream dan sederet aktivitasnya yang membuatku gak nonton drama akhir-akhir ini.

Semoga bermanfaat yaa, sahabat lendyagassi..

즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.

With love,

Exit mobile version