Film Korea A Frozen Flower (2008) – Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.
Uda lama pengen nonton Film A Frozen Flower karena katanya ((katanya reviewer Film Korea)) ini film masuk kategori bahaya. Wah, wah…makin penasaran donk yaa.. Manusia kan gitu ya.. Semakin dibilang “Jangan”, malah semakin ada dorongan yang kuat untuk melanggar.
Ternyata gimana setelah nonton film berdurasi 2 jam 12 menit ini?
Aku mau bahas yaa.. Tapi mungkin kalau untuk nonton, lagi-lagi aku sarankan untuk yang sudah cukup dewasa, 21+ atau minimal sudah menikah ((kaya Film Love and Leashes di Netflix, kemarin)). Karena mengandung muatan LGBTQ dan hubungan s*ksual yang kental sekali terlihat. Karena tema besar dari film ini adalah “Bagaimana mempertahankan Goryeo dari penjajahan Yuan?”
Lah, terus apa hubungannya?
Iya, hubungannya adalah Raja yang memerintah kini, harus terus bereproduksi ((hehehe, aka. memiliki keturunan)) dari Ratunya agar Goryeo tidak jatuh ke pemimpin yang ditunjuk oleh Yuan (China). Karena kalau sudah jatuh ke Yuan, maka Goryeo tidak akan pernah memiliki otoritas negaranya sendiri.
Begitu ya..gambaran kasarnya.
Gambaran halusnya, simak di review dan sinopsis Film A Frozen Flower berikut ini. Let’s get it~
Film Korea A Frozen Flower (2008)
Profil Film
Judul : A Frozen Flower
(Ssanghwajeom/ 쌍화점)
Director : Yu Ha
Penulis : Yu Ha
Pemeran Film A Frozen Flower (2008) :
Zo In-Sung sebagai Hong-Lim
Joo Jin-Mo sebagai Raja Goryeo Gong Min
Song Ji-Hyo sebagai Ratu Goryeo dari Yuan
Genre : Historical, Romance, Drama
Release Date : December 30, 2008
Runtime : 133 minutes
Rating : ⭐⭐/5
Sinopsis Film A Frozen Flower
Hong Lim kecil : Istananya tampak hebat dari atas sini.
Raja muda : Sungguh? Apa kau tahu dimana istananya?
Hong Lim kecil : Istana itu rumahmu kan?
Dimana berada itu?
Raja muda : Rumahku? Rumahku disebelah sana.
Apa yang kau pikirkan?
Hong Lim kecil : Itu bagus.
Aku akan senang tinggal disana.
Raja muda : Bagaimana kalau hidup bersama selamanya?
Hong Lim kecil : Ya, Yang Mulia.
Istana tampak hebat dan megah dari luar. Tapi begitu memasukinya, kamu gakkan mudah meninggalkannya. Itu yang aku ingat-ingat sejak nonton drama sageuk Moon lovers (2016) hingga kini. Dan di Film A Frozen Flower, penonton kembali diingatkan beratnya tugas seorang Raja.
Istana Goryeo yang Megah Namun Dibawah Kekuasaan Dinasti Yuan
Di dalam sejarah, Dinasti Yuan ini dikuasai oleh Mongol, daerah kekuasaannya adalah di Semenanjung Korea dari tahun 1270 hingga 1356. Invasi Mongol ke Korea dan tunduknya Dinasti Goryeo Korea pada abad ke-13 ini menyebabkan Goryeo menjadi sebuah negara vasal semi otonom dan sekutu wajib Dinasti Yuan selama sekitar 80 tahun. Keturunan penguasa Goryeo diizinkan untuk memerintah Korea sebagai vasal Yuan, yang membentuk Provinsi Zhengdong (secara harfiah “Penaklukan Timur”) di Korea.
Anggota keluarga kerajaan Goryeo yang dibawa ke Beijing, biasanya menikah dengan pasangan dari wangsa kekaisaran Yuan. Akibatnya, para pangeran yang menjadi Raja Goryeo selama periode ini efektif menjadi menantu laki dari kekaisaran (khuregen). Penguasaan Yuan berakhir pada tahun 1350-an ketika Dinasti Yuan sendiri mulai runtuh dan Raja Gongmin dari Goryeo mulai mendesak mundur garnisun Mongol.
((sumber : Wikipedia)) – Raja yang memerintah di Film A Frozen Flower bernama Raja Gong Min.
Raja Gong Min Diperankan Oleh Joo Jin-Mo
Jangan kaget kalau di sini, Joo Jin Mo menjadi h*mo s*ksual dan pasangannya adalah Jo In Sung. Jo In Sung ini adalah tentara kepercayaan Raja yang dilatih sendiri oleh Raja sejak kecil. Ya, menjadi Raja boleh menetapkan aturan suka-suka begini. Kalau pernah nonton drama Hwarang yang Raja membentuk pasukan khusus, nah.. di A Frozen Flower ini nama pasukan pegawal Raja ini disebut Geonryongwi (Kunryongwe).
Tugas dari Pasukan Geonryongwi adalah
Selalu berada di dekat Raja
Tinggal di area Istana
Terampil bertarung
Melindungi Raja dari bahaya
Seseorang yang rela mati demi Raja
Hong Lim Diperankan Oleh Jo In Sung
Hong Lim – Sejak kecil memang sudah mencuri perhatian Raja Gong Min. Karena kepribadiannya yang polos dan kerja kerasnya. Sering menjadi teman bertukar pikiran hingga Raja pun jatuh hati. Saat Hong Lim tumbuh dewasa, kesetiaan mereka diuji. Dari mulai tugas Hong Lim menjadi pemimpin Geonryongwi sampai permintaan untuk melayani Raja di ranjang.
((untuk adegan ini, gak diperlihatkan apa-apa kok. Hanya scene Raja dan Hong Lim di ranjang yang sama))
Rumor pun beredar di kalangan pasukan Geonryongwi, bahwa Hong Lim menjadi anak emas Raja bukan karena kemampuannya di medan perang, namun karena pelayanannya di ranjang. Kemarahan Hong Lim memuncak dan tidak memberi ampun kepada siapapun yang merendahkan Raja.
Segitu setianya Hong Lim sama Raja yaa..
Namun, apakah kesetiaan itu tetap ada ketika Raja meminta Hong Lim tidur dengan Permaisurinya yang berkewarganegaraan Yuan?
Ratu dari Yuan Diperankan Oleh Song Ji Hyo
Ratu dari Yuan mendapat tekanan yang kuat dari keadaan politik negaranya. Dinasti Yuan berharap bisa mencengkeram Goryeo karena Raja Gong Min belum juga memiliki keturunan.
**padahal barrruu beberapa hari menikah.
Diberi tenggat waktu beberapa bulan untuk membuktikan bahwa Goryeo memiliki penerus tahta. Jika tidak, maka akan diberikan kekuasaan berikutnya pada penunjukkan utusan dari Yuan.
Apakah akhirnya Ratu dari Yuan bisa segera hamil?
Pertemuan Pertama Hong Lim & Ratu
Disinilah kesetiaan Hong Lim kembali diuji. Ia diminta Raja untuk melakukan hubungan agar Ratu bisa hamil. Dan ini bagaikan penghinaan bagi seorang wanita yaa.. Manalah gak dapet cinta Raja, ee…malah disuruh bersama pria lain yang merupakan abdi dalem Raja ((pula)).
Kalau aku bisa bilang, kastanya jauh banget yaa..
Dengan penuh kesedihan dan luka, malam pertama mereka GAGAL.
Dan Raja dengan hati ((yang entahlah, aku gak bisa menggambarkan raut wajah Raja waktu adegan ini. Antara kecewa, sekaligus lega)) yang tenang, meminta untuk segera melakukannya lagi di keesokan malamnya.
Dan…
Malam kedua, antara Ratu dan Hong Lim pun bersatu!
((kayak Dragon BallZ))
Lalu Ratu Segera Hamilkah?
Setelah malam pertama, lalu hari berikutnya Ratu jatuh sakit. Sehingga ritual berhubungan ini pun ditunda hingga pesta menjamu para petinggi Kerajaan. Dan ujian kembali hadir di masa Raja Gong Min. Rumor yang beredar bahwa sebagian petinggi kerajaan yang berasal dari keluarga Raja dan para selir serta orang-orang bangsawan pada masa itu membuat petisi yang ditandatangani bersama. Mereka setuju dengan penunjukkan calon pengganti Raja Gong Min dari bangsawan Yuan aja.
Merasa dikhianati oleh pejabat Pemerintahan, Raja Gong Min pun menitahkan pasukan Geonryongwi untuk menghabisi semua petinggi pada waktu jamuan makan malam.
Dibawah pimpinan Hong Lim, pasukan Geonryongwi pun menjalankan perintah Raja, tanpa ada yang lolos satupun. Masalah pun terjadi ketika titah membunuh ini juga dijatuhkan kepada saudara Ratu Yuan, yang juga ikut berkhianat terhadap Raja.
Dengan berat hati, Hong Lim yang sudah mulai jatuh hati dengan Ratu pun merencanakan hal lain. Ia berkata bahwa sudah memenuhi semua perintah Raja, namun menurut pasukan Geonryongwi yang lain ((yang mencoba menjilat Raja, karena ingin mendapat cinta Raja)) mencoba mengadu domba dengan mengatakan bahwa Hong Lim sebenarnya melepaskan saudara Ratu dan menyuruhnya kembali ke Yuan.
**namun ternyata, dibunuh juga sama pasukan Geonryongwi yang penjilat ini dan membawakan kepalanya langsung kepada sang Raja sebagai bukti.
Makin ruwet yaa..?
Bagaimana ending masa Pemerintahan Raja Gong Min yang lalim ini?
Kesan Menonton Film A Frozen Flower (2008)
Emm, bisa dibilang aku gak suka-suka banget, tapi juga dibilang suka, sebenarnya aku agak risih dengan kisah cinta segitiga yang gak biasa ini. Di saat ada tiga orang dengan dua pria dan satu wanita, kudunya dua pria ini memperebutkan hati sang wanita, eh…ini malah Raja dan Ratu memperebutkan cinta Hong Lim. Aelaaa~
Gak habis pikir tapi aku salut dengan film A Frozen Flower yang mendapatkan banyak penghargaan di ajang film Internasional dan mendapat kemenangan untuk kategori Best Music, Best Actor dan Best Art Design di Daejang Film Awards.
Ending Film A Frozen Flower
Ngenes banget sih, nonton endingnya. Karena pada akhirnya sang Ratu hamil namun, Raja Gong Min malah hilang kesabaran melihat Hong Lim yang cintanya lebih besar kepada sang Ratu daripada ke dirinya yang memberikan seluruh dunia, sekalipun.
Eii~
Pada akhirnya, Raja Gong Min menatap nanar akan nasib cintanya selama bertahun-tahun yang gagal karena kesalahan dirinya mengenalkan “cinta” pada sang Ratu. Dan penonton jadi tau kalau Hong Lim gak maho. Yeeay~
((looh??))
Lesson Learn Film A Frozen Flower (2008)
Tidak ada pilihan
Aah, beratnya hidup di zaman Goryeo itu serasa “Rakyat jelata” gak punya pilihan lain dalam hidupnya. Hidup tergantung pemimpin yang kala itu memerintah. Dan bagi pemimpin pun sama, ketika negaranya dibawah kekuasaan negara lain, maka tidak ada pilihan. Harus nurut dengan aturan pemimpin negara penjajah tersebut.
Film A Frozen Flower ini istimewa dari outfitnya. Semua serba merah, berenda dan khas hanbok China. Kenapa Film A Frozen Flower gak di protes kaya drama-drama masa kini yang gagal tayang seperti Joseon Exorcist?
Salah satunya mungkin karena hubungan Korea-China yang love hate relationship kala itu, pada tahun itu, sedang bhaiiqq.. Kalau memanas dan membaik lagi, ya…seperti itulah lika-liku dalam hidup.
((jawaban macam apeu ini??))
Ratu Adalah Wajah Raja
Ketika menikah, sangat wajar sekali segala perbuatan yang kita lakukan adalah cerminan dari pasangan. Maka, berbuat baiklah. Kalau salah melangkah, maka akan rusak air sebelanga.
Seperti akhir dari Pemerintahan Raja Gong Min ini. Sedih dan poteque banget.
Tradisi Wanita Yuan Membuatkan Kue Beras Berbentuk Bunga
Menurut film ini, sang Ratu pun akhirnya jatuh cinta dengan Hong Lim. Bahkan, Hong Lim dibuatkan ikat kepala sulaman Ratu sendiri dan kue beras berbentuk bunga, yang merupakan simbol dari cinta seorang wanita Yuan untuk kekasih hatinya.
Sekian review dan sinopsis Film Korea lawas yang aku sajikan di blog lendyagassi.
Semoga bermanfaat.
즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.
With love,

