Site icon Review Sinopsis dan Ulasan Ending Drakor dan Film Korea Terbaru

The Red Sleeve (2021): Sejarah Raja Jeong Jo, Raja ke 22 Dinasti Joseon

Review dan sinopsis drama The Red Sleeve Lee Joon Ho dan Lee Se Young

Drama Korea The Red Sleeve (2021) – Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.

Drama korea terbaru di bulan November 2021 kali ini diperankan oleh idol dari 2PM lagi. Ya, selain Taecyeon di drama Secret Royal Inspector & Joy, kini giliran Lee Joon-Ho di drama The Red Sleeve. Dan bagi Lee Joon-Ho, ini adalah peran perdananya sejak release wamil 20 Maret 2021 dan peran pertamanya juga di drama sageuk.

Wah, jadi drama battle sama Teacyeon gak nih, kira-kira?
Para HOTTEST (sebutan untuk fanbase 2PM) pasti menantikan drama Lee Joon Ho, apalagi ia memerankan seorang tokoh sejarah yakni Raja Jeong Jo. Ada yang pengen tahu sejarah Raja ke 22 dinasti Joseon ini gak?

Yuk, sama-sama kita simak drama Korea The Red Sleeve yang tayang di VIU setiap hari Jum’at dan Sabtu jam 22.00 KST. Tapi sebelumnya, aku kasih sedikit review dan sinopsis drama Korea The Red Sleeve ya… Let’s get it~

Drama Korea The Red Sleeve (2021)

Profil Drama

Judul : The Red Sleeve/ The Red Sleeve Cuff
(Otsomae Beulgeun Kkeuddong/ 옷소매 붉은 끝동)

Sutradara : Jung Ji-In
Penulis Drama : Jung Hae-Ri
Penulis Novel : Kang Mi-Kang

Pemeran Utama Drama Korea The Red Sleeve :

Lee Joon-Ho sebagai Yi San (Raja Jeong Jo)
Lee Se-Young sebagai Sung Deok-Im (Dayang Istana)
Kang Hoon sebagai Hong Deok-Ro

Pemeran Pendukung Drama Korea The Red Sleeve :

Lee Deok-Hwa sebagai King Youngjo
Jang Hee-Jin sebagai Queen Jungsoon
Park Ji-Young sebagai Head Court Lady Jo
Jang Hye-Jin sebagai Court Lady Seo

Genre : Drama, Historical, Romance, Melodrama

Network : VIKI/ VIU
Episode : 16 eps

Release Date : November 12, 2021 – January 7, 2022
Tayang Setiap hari Jum’at & Sabtu 22:00 KST

Sinopsis Drama Korea The Red Sleeve (2021)

Kalau dari drama Korea Secret Royal Inspector & Joy, kita mendapat insight mengenai proses perceraian di zaman Joseon, kini di drama The Red Sleeve, kita akan diberi insight mengenai beratnya kehidupan seorang dayang istana.

Kisah dimulai dari masa kecil dayang Sung Deok-Im (diperankan oleh Lee Se-Young) yang besar dan memang dilatih untuk melayani Raja. Ia terkenal dayang yang cerdas dan sangat berpengaruh di antara dayang-dayang yang lainnya. Ia bisa menceritakan kisah di sebuah buku dengan dramatis dan akhirnya ia dibayar untuk keterampilan membacanya tersebut ((adegan ini mirip di drama Rookie Historian Goo Hae-Ryung)).

Pertemuan Pertama Raja Jeong Jo dan Dayang Sung Deok-Im

Masa kecil Raja Jeong Jo memiliki nama Yi San. Yi San kecil tengah bersedih karena di tengah pembelajarannya, ia mendengar berita bahwa neneknya meninggal dunia. Tapi karena nenek Yi San adalah seorang selir dari Dayang Istana, maka tidak Yi San tidak diijinkan untuk melakukan penghormatan terakhir. Raja berkata bahwa Yi San tetap harus di kamarnya dan tekun membaca buku.

Apakah Yi San menurut karena ia adalah seorang Putra Mahkota?

Tidak, rupanya sodara-sodara. Yi San membuat replika dirinya yang kalau terkena bayangan lilin akan sangat mirip dengan dirinya. Sedangkan Yi San sendiri menyelinap ke luar Istana untuk mengunjungi rumah mendiang neneknya. Dan dalam perjalanannya, ia bertemu dengan dayang Sung Deok-Im yang sedang tersesat.

Karena tujuannya sama, mau ke rumah duka nenek Yi San, dayang senior di Kerajaan, maka mereka berdua pun jalan bersama.

Saling Menghibur, Saling Menolong

Karena Yi San kelewat sedih, maka Sung Deok-Im, seorang dayang yang cerdas langsung menghibur Yi San agar tidak bersedih dengan kalimat yang menyenangkan.

Orang mati tahu segalanya. Bahkan perasaan yang kamu sembunyikan tanpa mengatakannya. Ada buktinya juga. Kamu mau dengar?

Kamu melihat lampu dalam perjalanan ke sini tadi? Anginnya kencang, tapi lampu itu tidak padam.
Ibu Suri menyambutmu.
“Selamat datang. Aku merindukanmu. Hari sudah gelap. Lihat cahaya dan perhatikan langkahmu.”

Sung Deok-Im, quote drama korea The Red Sleeve

Kecerdasan Sung Deok-Im tidak hanya meluluhkan hati Yi San bahkan kakek Yi San yang kala itu memerintah Joseon yakni Raja Young Jo. Pertemuan tidak sengaja ini bukan hanya berkesan bagi Yi San, tapi juga Raja Young Jo yang memberikan hadiah sebuah buku tulisan tangan mendiang selir senior nenek Yi San yang berjudul “Pendidikan Moral untuk Wanita”.

Sejak saat itu, impian Sung Deok-Im ingin menjadi dayang senior yang memiliki tulisan tangan yang indah.

Ketidaksengajaan berikutnya..

Ada rumor bahwa Yi San, sang putra mahkota membaca sebuah buku yang dilarang Raja Young Jo. Dan buku ini berjudul “Catatan Sejarawan Agung” karena di dalam buku tersebut ada tulisan yang menyinggung perasaan Raja Young Jo, yakni “Ibumu seorang pelayan“. Raja membenci buku itu. Jangan pernah membaca atau menyimpan buku tersebut.

Namun nyatanya, Yi San malah membaca dan menyimpan buku itu, karena ia sebenarnya membenci kakeknya yang membunuh Ayah Yi San (Raja Sado) karena sebuah tuduhan pengkhianatan. Dari sini, Yi San selalu ingin memberontak dengan caranya sendiri. Hingga saat rumor itu terdengar sampai telinga Raja, Raja langsung menindak tegas.

Hukuman bagi yang menentang Raja adalah diusir dari Istana, meski itu adalah cucunya sendiri, Putra Mahkota yang kelak akan menggantikan posisi Raja. Apakah terbukti Yi San menyimpan buku “Catatan Sejarawan Agung”?

Saat perpustakaan Putra Mahkota digeledah, buku tersebut sudah diumpetin sama dayang Sung Deok-Im. Dan saking kepepetnya takut ketahuan pengawal istana, halaman yang mengandung kalimat “Ibumu seorang pelayan” dirobek oleh Sung Deok-Im.

Keputusan yang tepat, sebab ketika Raja menemukan buku tersebut dan mengetahui bagian tulisan yang dibencinya hilang, Raja menyebut cucunya adalah cucu yang berbakti dan layak menjadi pengganti dirinya.

((berkat bantuan dayang Sung Deok-Im lagi kan…))

Pertemuan di Masa Remaja

Sejak kejadian itu, betapa Yi San ingin berterima kasih dengan dayang Sung Deok-Im yang mendukungnya. Saat ia hanya ingin mengatakan terima kasih, ia mendengar kabar bahwa dayang yang bahkan ia tidak tahu namanya tersebut telah meninggalkan istana. Betapa terpoteque hati Yi San yaah…

((padahal mah..dayang Sung Deok-Im masih ada di istana kok, hanya salah paham))

Setelah sama-sama beranjak dewasa, mereka tetap gak saling ketemu dan sama-sama gak tahu kalau dulunya pernah saling berhubungan. Saat bertemu pun sama-sama saling gak mengenali bahwa satunya Putra Mahkota, satunya lagi dayang Istana. Lucu deh…pas scene ini.

Jadi bagaimana kelanjutan hubungan Raja Jeong Jo muda (Yi San) dan dayang Sung Deok-Im?
Akankah dayang Sung Deok-Im menjadi selir Raja Jeong Jo ketika sudah masuk usia pernikahan?

Sejarah Raja Jeong Jo

Ya, drama Korea The Red Sleeve ini berdasarkan sejarah asli dari kehidupan Raja Young Jo, Raja Sudo dan Raja Jeong Jo. Hanya Raja Sudo sepanjang 2 eps penayangan perdana drama The Red Sleeve, belum diceritakan lebih detil. Hanya kakek (Raja Young Jo) dan Putra Mahkota (Raja Jeong Jo).

Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat dari silsilah berikut ini yaa.. Raja Jeongjo, Raja Joseon ke 22.

source : twitter

Latar Belakang Raja Jeong Jo

Ia adalah Raja yang berasal dari kakek yang lahir dari keturunan seorang selir. Biasanya, Raja berasal dari Ibu Suri agar keturunannya terjaga. Namun, karena kakek Raja Jeong Jo ini keturunan selir, ia tidak suka dengan hal-hal yang bermakna “Ibuku adalah pelayan”. Karena Raja Young Jo merasa sangat direndahkan.

Sedangkan Raja Jeong Jo sendiri sejak kecil sudah ditanamkan bahwa ia Putra Mahkota yang harus menjaga adab dan sikap, well-educated dan semua takdir yang harus dijalaninya sebagai Putra Mahkota.

**memang menjadi Raja dan calon Raja ini bukan hanya kemauan, silsilah keturunan, tapi juga karena kehendak langit.

Bagaimana aku bisa mengeluh jika aku sudah ditakdirkan (menjadi Putra Mahkota)?

Aku lahir sebagai Putra Mahkota dan membaca buku bagus sebanyak yang kumau. Aku juga bisa memerintah banyak orang berbakat. Fakta bahwa aku bisa menggunakan bakatku hanya untuk negara ini bernilai lebih dari apa pun.

Yi San, quote drama The Red Sleeve

Motivasi Menjadi Raja

Motivasi Raja Jeong Jo menjadi Raja setelah Kakeknya, tentu ingin membersihkan nama sang Ayah dari tuduhan palsu kedua orangtuanya sendiri, Raja Yeong Jo karena pengaruh politik dari jajaran Keluarga Kerajaan. Fitnah yang dituduhkan kepada Raja Sado adalah seorang Raja yang memiliki penyakit mental, sering bersenang-senang di gibang (tempat para wanita penghibur, gisaeng), menghabiskan uang rakyat dan pelaku pemerkosaan berantai.

Raja Yeong Jo yang terpengaruh hasutan lawan-lawan politiknya sepakat untuk membunuh sang anak dengan mengurungnya di peti yang tebal dan kuat di hari terpanas pada bulan Juli (sumber : wikipedia).

Untuk membuktikan bahwa Ayahnya tidak bersalah, Yi San menguatkan diri untuk naik tahta menjadi Raja Jeong Jo.

Berhasilkah Yi San membersihkan nama sang Ayahanda?

Kesan Menonton Drama The Red Sleeve (2021)

Suka. Aku suka drama sageuk. Apalagi ini drama menggunakan nama karakter tokoh sejarah yang sesungguhnya. Lagi-lagi, aku akan mengenangnya sebagai drama Moon Lovers yang berdasarkan sejarah Raja Taejo. Dan drama The Red Sleeve ini berdasarkan novel berjudul “Otsomae Beulgeun Kkeuddong” dengan penulis Kang Mi-Kang, novel yang dipublikasikan pada tahun 2017 oleh Chungeoram.

Kisah Raja dan dayangnya serta segala serba-serbinya dibuat semirip mungkin dengan sejarah, maka drama seperti ini disebut drama fusion sageuk. Karena menyatukan antara sejarah dengan kenyataan dalam novel Kang Mi Kang. Dan apakah dayang Sung Duk Im itu nyata?

Ya, dayang Sung Deok Im adalah dayang Ui-bin Seong yang memang tertulis dalam sejarang kehidupan Raja Jeong Jo.

Karakter Lee Joon-Ho sebagai Yi San (Raja Jeong Jo)

Yi San – Putra mahkota anak dari Raja Sudo. Ia terlahir di tengah pemerintahan kakeknya, Raja Young Jo. Lahir dan besar dengan predikat Putra Mahkota tentu tidak mudah. Ia harus belajar banyak hal dan membaca banyak buku. Namun, tak sedikit pun Yi San mengeluh.

Yi San tubuh menjadi calon Raja yang bijak dan tanggungjawab dalam melindungi rakyatnya. Salah satunya saat ada rakyatnya yang meninggal akibat serangan harimau, maka Yi San turun tangan sendiri membereskan masalah tersebut. Resikonya adalah nyawa karena yang dhadapi adalah binatang buas yang bisa jadi lebih cekatan dari kemampuan dirinya saat memanah dan bertarung.

Karakter Lee Se-Young sebagai Dayang Sung Deok-Im

Dayang Sung Deok-Im – atau Dayang Ui-bin Seong adalah seorang selir Raja yang nantinya akan menikah dengan Raja Jeong Jo. Dijelaskan di awal cerita bahwa jika ingin menjadi selir yang meninggalnya dihormati maka harus menjadi selir yang dicintai Raja.

**persis dalam Islam gak sih..?
Kaya yang istri yang diridloi suami, nantinya akan masuk surga??

Ya, kira-kira begitu waktu nenek Yi San meninggal. Seharusnya selir adalah seseorang yang hanya bisa melayani Raja dan memberikan keturunan. Tapi ketika kematian datang, maka Raja bahkan tidak boleh melihat dan datang ke kediaman sang selir. Namun berbeda cerita ketika selir tersebut disayang sama Raja.

Bahkan semua aturan Raja bisa diterabas, karena ini titah Raja. Tidak ada hukum yang lebih kuat daripada titah perkataan Raja.

Ada banyak hal yang tidak bisa dilakukan seorang raja.

Jika kamu tahu, kamu akan tercengang.
Es ini mungkin dingin, tapi tidak sedingin hatiku.
Aku sungguh kehilangan dia.
Kini aku mungkin tidak akan datang ke sini lagi.

Raja Youngjo, drama The Red Sleeve

Lesson Learn Drama The Red Sleeve (2021)

Menjalankan Tugas

Sebagai manusia, semua sudah memiliki porsi dan tugasnya masing-masing dalam hidup. Ketika sudah ditakdirkan untuk menjadi sesuatu, maka, lakukanlah tugas tersebut dengan sepenuh hati. Apakah Raja dan Dayang ini bagian dari pekerjaan?

Bisa jadi sih yaa.. Karena Raja kan dibayar oleh rakyat untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan rakyatnya. Sama, Raja zaman Joseon juga mendapat uang dari hasil jerih payah rakyatnya dalam bidang pertanian, perdagangan, dan semua sektor yang ada di Joseon.

Uang negara berasal dari rakyatnya.
Jika itu disia-siakan dan tidak bisa digunakan untuk hal yang dibutuhkan,rakyat akan menderita dari akibatnya.

Yi San, drama The Red Sleeve

Makna Red Sleeve

Iyaya, ini jadi lesson lesson learn sekaligus pertanyaan ketika membaca judul dramanya Red Sleeve. Apa sih makna dari Red Sleeve?

Warna merah di pergelangan tangan baju dayang adalah pertanda bahwa mereka milik Raja. Sehingga apapun yang diinginkan Raja, semua harus dilakukan.

Nah, ini nanti yang akan menjadi konflik di drama The Red Sleeve. Antara kehidupan dayang Sung Deok Im yang menginginkan kebebasan, namun ia mencintai Yi San yang kelak akan naik tahta menjadi Raja Jeong Jo. Begitu pun juga dengan Raja Jeong Jo. Ia cinta dengan Sung Deok Im, tapi tidak mungkin menjadikan kekasihnya sebagai Ratu Istana. Karena seorang Ratu haruslah dari keturunan bangsawan.

Sepintar dan secerdas apapun sosok Sung Deok Im ini.

Romansa indah Raja Jeong Jo dan Dayang Sung Deok Im

Tragis yaah… Tapi beginilah serunya nonton drama sageuk.
Selalu ada kejutan yang bikin gemes dan fakta sejarah yang bikin hati penonton memahami apapun hasil akhirnya.

Kalau ingin mengikuti drama The Red Sleeve, tonton setiap hari Juma’at dan Sabtu di VIU yaa..

즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.

With love,

Exit mobile version