Review Sinopsis Film Jepang My Girlfriend is a Serial Killer (2019) — Konnichiwa, sahabat lendyagassi.
Film Jepang yang berjudul My Girlfriend is a Serial Killer ini aku bilang unik banget.
Menyajikan kisah unconditionally love antara seorang mahasiswa dan seorang pembunuh.
Ih, serem doonk..
Iya banget!
Mana pembunuhnya yang cewek dan dia cuma pake CUTTER!
Iya, cutter yang biasa kita pake buat buka PAKEETTT…
Dan uniknya, si cewek ini membunuh korbannya gak selalu cowok, cewek pun jadi sasaran. Kayak punya dendam apaa gitu?
Ada yang bisa nebak gak.. si ciwi ini punya masalah apa siih.. sampai segitu berdarah dinginnya?
Kuy, simak review sinopsis film My Girlfriend is a Serial Killer berikut ini.
Let’s get it~
Film Jepang My Girlfriend is a Serial Killer (2019)
Profil Film
Judul : My Girlfriend is a Serial Killer / Love and Murder of Sheep and Wolf
(Hitsuji to Okami no Koi to Satsujin /羊とオオカミの恋と殺人 )
Director : Kayoko Asakura
Penulis Film : Izumi Takahashi
Penulis Manga : Rahson
Pemeran Utama Film My Girlfriend is a Serial Killer (2019) :
Yosuke Sugino — Etsuro Kurosu
Haruka Fukuhara — Rio Miyaichi
Pemeran Pendukung Film My Girlfriend is a Serial Killer (2019) :
Manami Enosawa — Haruko Kawasaki
Noriko Eguchi — Reina Enmeiji
Genre : Thriller, Horror, Romance
Release Date : November 29, 2019
Runtime : 103 minutes
Rating: 2/5
Sinopsis My Girlfriend is a Serial Killer
Jika kamu selalu sendirian, kamu mulai membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
Quote My Girlfriend is a Serial Killer, 2019
“Apakah aku seseorang yang normal?“
Tetapi di sisi lain, kamu hanya ingin menjadi diri sendiri.
Ini alasanku mengapa aku mau bersamamu.
Untuk merasakan diriku normal, karena hidup ini membutuhkan keseimbangan, kan?
Etsuro Kurosu (Yosuke Sugino) adalah sosok mahasiswa biasa yang berangkat dan langsung pulang kuliah ke kos-kosannya yang berada di lantai 2. Ia gak pernah tau tuh, syapa aja tetangga-tetangganya.
Kehidupan Kurosu adalah seorang hikikomori.
**HIKIKOMORI adalah seseorang yang tidak mau bersosialisasi, menarik diri dari lingkungan, dan berdiam diri di rumah dalam waktu yang lama. Keadaan ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa menyebabkan stres, depresi, bahkan muncul keinginan untuk bunuh diri.
Dan bener, suatu hari, saking stresnya mas Kurosu ini, ia mencoba menggantung diri dengan sabuk yang dikaitkan di tembok tempat nempelnya rak buku gitu.. Jadi posisi setengah duduk, Kurosu akan meregang nyawa.
Berhasilkah Kurosu bundir?
Gak Berhasil Bundir Malah Temboknya Bolong
Ya, saat keinginannya untuk bundir gagal, Kurosu malah menemukan temboknya bolong segede jempol. Dan itu bikin dia bisa melihat ke kamar tetangganya yang ternyata adalah seorang mahasiswi.
Kira-kira, apakah Kurosu berniat looking secretly terus-terusan?
Dih, hentai doonk!!!
**hentai artinya orang-orang yang suka konten 18+++, piktor dan mengarah ke pemuasan diri sendiri.
Mahasiswi di sebelah kamar Kurosu bernama Rio Miyaichi (Haruka Fukuhara).
Sang gadis yang dilihatnya diam-diam ternyata menarik perhatian karena parasnya yang canciii dan penampilannya yang sederhana. Si cewe juga ga pernah aneh-aneh. Aktivitasnya normal kek warga intro pada umumnya. Baca buku, seneng menyendiri di kamar, nyiramin taneman kecil dan ngajak ngomong taneman. Pokonya, keknya si tatangga teh tipenya Kurosu banget gitu laah..
Hari demi hari berlalu..
Kurosu uda kek punya aktivitas menyenangkan yang bikin dia punya alasan untuk hidup nih..
Namun, pada suatu hari.. Kurosu melihat yang seharusnya gak dia liat.
Si cewenya ini ngajak cowo asing masuk ke kamarnya.
Awalnya, Kurosu berpikir kalau itu hanyalah teman atau paling parah “Pacar”nya si cewe mungkin yaa..
Ada perasaan kecewa karena Kurosu uda mulai jatuh cinta nih.. sama si cewe.
Ee.. selang beberapa menit, ternyata si cowok digorok pakai cutter hingga END!
Eh, bener ga yang diliat Kurosu saat itu?
Denial
Ada fase denial dari Kurosu donk yaa..
Karena dia ngerasa itu uda malem. Bisa aja cuma halusinasi. Jadi awal-awal, Kurosu mengabaikan apa yang dilihatnya. Dan ia juga gak berusaha mencari tau kebenarannya.
Tidak peduli alasannya, membunuh orang itu tidak baik, bukan?
Quote My Girlfriend is a Serial Killer, 2019
Anehnya yaa..
Semakin menghindar, Kurosu semakin sering ketemu sama Miyaichi dan semakin deket. Awalnya cuma saling mengundang makan bareng di kamar masing-masing, lama-lama saling menyatakan perasaan.
Kurosu bilang, kalau dia di titik pasrah bila memang Miyaichi mau mengambil nyawanya. Dan Kurosu pun ngasih tau perasaannya yang tumbuh setelah ada lubang di tembok kamarnya tersebut. Ga peduli Miyaichi ini sosok yang seperti apa, Kurosu bilang, dia uda cinta banget banget BANGET sampek rela mati demi menutup identitas Miyaichi.
Apakah akhirnya Kurosu punya happy ending love story sama Miyaichi?
Ataukah sad ending karena meninggoy di tangan psiko seperti Miyaichi?
Kesan Nonton My Girlfriend is a Serial Killer
Aku paham sii.. ciri-ciri psiko tuh sering manipulatif, mudah menyakiti orang lain, dan sering banget ngeboong supaya bisa memenuhi kebutuhan pribadinya. Mereka juga mengalami kesulitan untuk mengontrol diri sendiri atau sering menunjukkan tingkah laku impulsif kayak di drama A Bloody Lucky Day-nya mas Yoo Yeon Seok. Para psikopat ini juga menjadi mudah marah kalo ke-trigger tentang sesuatu yang menyakitkan baginya ketika diserang atau pas bertengkar dengan orang lain.
Serem euuuii~
Akutu aselik takut pas adegan sreettt! pakek cutter trus darahnya pada mencrat-mencrat gituu.. Tapi karena inituh film-nya aga implisit yaa.. Jadi ga diliatin adegan sesungguhnya siih.. Cuma darah ambyar ke tembok.. Aga kimochi ga warui alias menjijikkan.
Tapi, tetep!
Ada yang ganjil dari scene pembunuhan kek gini. Si cewenya tuh hampir selalu pake jas ujan dulu kaan.. Tapi liyat duunk.. dia pake baju PUTIH.
Yang mana kalok in realyfe, akutu paling menghindari baju putih kalo gak ada syarat dresscode, misalnya.
Rawan banget kena noda yaa.. apalagi noda darah.
Keganjilan kedua, ini dibahas dikit sii di filmnya.
Semua korban yang dibunuh Miyaichi GAK PERNAH DICARI SAMA KELUARGANYA.
Cuma pas korban si penggemar kucing yang karena sebenernya tetangga di kos-kosan tempat Kurosu dan Miyaichi tinggal. Kenapa dia malah bunuh di circle terdekatnya? Ini masih menjadi misteri karena karakter Miyaichi cuma bilang,
“Aku punya peraturan sendiri dalam menentukan siapa korbanku.”
Apa karena dendam?
Engga juga sii.. salah apa cobak, para korban-korban itu? Random banget sii.. kadang cowo, kadang cewe pun, iya. Bahkan pas orang lagi jalan, bisa jadi ditarik sama Miyaichi dan NGEEKKK!! Abis lo!
Trailer Film My Girlfriend is a Serial Killer (2019)
Karena film My Girlfriend is a Serial Killer ini merupakan adaptasi dari manga series “Ana Satsujin” karya Rahson, i’m not going to comment much. Soalnya memang sebenernya kaya rada absurd sii..
Apa bener orang ngebunuh seseorang tuh ga butuh alasan?
Gakkan jadi nightmare gitu??
Lu pikir bunuh manusia kek bunuh nyamuk?
Kan engga yaa..
Gatau deh, aku kalut sendiri kalo mikirin ini. Tapi ya alasan yang paling masuk akal untuk memahami sebuah film ada pesan yang ingin disampaikan sang sutradara dan penulis serta jajaran para aktornya sii…
Pemikiran mengenai sebuah MAKNA CINTA.
Apakah cinta itu bisa memaklumi apapun yang pasangan kita lakukan? Baik dan buruk?
Apakah cinta itu hanya sebatas “I Love You” and you are free to do whatever you want?
Engga doonk yaa..
Apalagi dalam agama kita, laki itu adalah imam.
Apa jadinya kalo imamnya nutup mata mengenai kelakuan sang cewe?
Meski endingnya, mereka sama-sama saling memberikan pengaruh baik sii.. Yang cowo jadi punya alasan untuk hidup dan mulai bekerja, mulai rapih-rapih diri dan bisa ber”teman” dengan orang lain. Sedangkan yang cewe, ((sepertinya)) menyudahi sifat “haus darah”nya tersebut dengan pindah ke lingkungan yang lebih sehat.
Omoshiroi dayo nee??
Eh ini buat aku pecinta genre thriller sii.. Ada sedikit bumbu romancenya, ada kisah masa mudanya. Cakep dah!
Buat yang pingin nonton film My Girlfriend is a Serial Killer nontonnya di aplikasi Loklok yaah..
Selamat menonton dan menikmati hari.
観戦を楽しみ、一日を楽しむ
Hansengo tanoshimi 一 Zuitachi tanoshimu.
With love,

