Site icon Review Sinopsis dan Ulasan Ending Drakor dan Film Korea Terbaru

Concrete Utopia, Seni Bertahan Hidup di Tengah Bencana

Review Sinopsis Ending Film Korea Concrete Utopia 콘크리트 유토피아 2023

Review Sinopsis Film Korea Concrete Utopia (2023) — Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.

Apa yang sahabat lendyagassi lakukan jika terjadi bencana?
Biasanya kita otomatis reflek menyelamatkan diri sendiri dan orang-orang yang kita sayangi.

Apakah bakalan inget buat nolongin orang lain?
Emm, sejujurnya.. ini ujian terberat dalam sebuah amalan yaa.. Di saat kita lapang, tentu menolong orang lain gak akan jadi masalah. Tapi gimana di saat kita sendiri sempit? Menolong orang berarti mengurangi “rejeki” yang kita miliki.

Kemurahan hati berasal dari perut yang penuh.

Quote Film Concrete Utopia, 2023

Ya, film Korea Concrete Utopia menceritakan tentang seni bertahan hidup di tengah bencana.
Apakah kamu akan tetap peduli dan bertahan bersama?
Atau kamu menutup mata dan sibuk dengan mengenyangkan diri sendiri?

Kuy, simak review sinopsis ending film Korea Concrete Utopia (2023) berikut ini.
Let’s get it~

Film Korea Concrete Utopia (2023)

Concrete Utopia

Profil Film

Judul : Concrete Utopia
(Konkeuriteu Yutopia/ 콘크리트 유토피아)

Director : Uhm Tae-Hwa
Penulis : Uhm Tae-Hwa, Lee Shin-Ji
Penulis Webcomic : Kim Soong-Nyoong

Pemeran Utama Film Concrete Utopia (2023) :

Lee Byung-Hun sebagai Kim Young-Tak
Park Seo-Joon sebagai Kim Min-Sung
Park Bo-Young sebagai Joo Myeong-Hwa
Kim Sun-Young sebagai Geum-Ae
Kim Do-Yoon sebagai Do-Kyun
Park Ji-Hu sebagai Hye-Won
Lee Seo-Hwan sebagai Director Park

Genre : Thriller, Drama, Sci-Fi
Release Date : August 9, 2023
Runtime : 129 minutes
Distributor : Lotte Entertainment

Rating: 3/5

Sinopsis Concrete Utopia

Gempa yang besar terjadi di Korea Selatan dan membuat seluruh bangunan runtuh serta Korea dalam kondisi porak-poranda. Dalam sekejap, seluruh bangunan dan infrastruktur Korea yang indah, luluh lantak rata dengan tanah. Dan dari sekian puluh apartemen di Korea, salah satunya yang bertahan adalah Hwanggoong Apartmen.

Si apartemen ini teh bener-bener masih tegak berdiri. Dan uda bisa dipastikan kalo jadi satu-satunya bangunan yang masih selamat, berarti jadi tempat pengungsian korban bencana yang masih bertahan.

Kondisi para pengungsi dan penduduk apartemen, kudu di data

Awalnya, masih oke yaa..
Tapi lama-lama, yang namanya manusia dengan segala keterbatasan plus trauma karena bencana, jadi mudah stres dan akhirnya pada marah, emosi, berebut makanan, hingga akhirnya penduduk asli Hwanggoong Apartemen merasa terganggu.

Dalam sebuah pertemuan, warga asli Hwanggoong Apartemen ambil suara terbanyak yakni tetap membiarkan para pengungsi ikut tinggal di apartemen mereka atau mengusir pergi para pengungsi secara paksa.

Gimana hasil akhir dari polling tersebut?

Manusia Menjadi Sangat Egois Jika Keadaan Memaksa

Ya, manusia jadi sangat egois banget kalo uda soal perut.
Jadi dengan perolehan hasil vote terbanyak, warga pengungsi yang juga seringnya nyebelin, karena mereka ngandelin “dulunya” tinggal di apartemen yang mewah dan penghuninya rata-rata adalah orang ternama di pemerintahan, makanya mereka jadi arogan.

Udahla ngungsi, numpang di tempat orang, tapi masiiiii aja shombong.
Mang nyebelin sii…oknum-oknum kek gini!

Chaos parah!

Akhirnya, mereka yang numpang ini disuru pergi dan setelah terjadi sedikit pemberontakan hingga kekerasan fisik, para penghuni liar yang mereka sebut dengan “kecoak” ini pun pergi dari Hwanggoong Apartemen.

Apa yang dilakukan para warga Hwanggoong Apartemen setelahnya?

Mencari Makanan dan Minuman Untuk Bertahan Hidup

Dalam rangka untuk bertahan hidup, para warga Hwanggoong Apartemen membentuk sebuah tim. Dari mulai ketua yang disebut “Delegasi” yakni Pak Young-Tak (Lee Byung-Hun) sampai ke tim yang disebut “Anti-kekerasan” yang diketuai oleh Min-Sung (Park Seo-Joon) resmi terbentuk.

Mereka yang awalnya kompak berkeliling di sekitar lingkungan apartemen untuk mencari bahan makanan dan minuman yang masih bisa digunakan. Entah dari truk makanan yang hancur, toserba yang hancur atau apapun, rumah penduduk dan apartemen runtuh pun dieker-eker.

Lee Byung Hun dan Park Seo Joon, duet maut!

Setelah beberapa hari berpetualang layaknya Dora, mereka pergi pagi dan pulang malam dalam keadaan lelah, karena Korea rusak parah, sampe banyak lubang dalem banget dan yang aku bingung, memangnya tanah di pusat kota tuh bisa sampe segitu dalemnya yaa..?

Apa selama ini kita berada di tanah yang kopong?
Yes, let it go lah yaa.. Suka-suka PD-nim aja deh.. Intinya, kejadian cari-cari makanan demi bertahan hidup ini persis banget di drama Korea Duty After School (2023).

..dan perjuangan mereka selama beberapa hari, belum direstui semesta.
Alias pulang dengan tangan hampa.

Di saat krisis begini, semua orang di apartemen tersebut mulai diserang ketakutan.
Namun, sebuah keajaiban terjadi.
Tapii… mereka harus mengenyampingkan hati nurani.

Apakah itu?

Kekerasan Pertama

Dari sekian hari mereka mencari makanan tanpa hasil, suatu hari… mereka menemukan sebuah ruko yang lengkap memiliki banyak bahan makanan. Untuk bisa mengambilnya, Pak Ketua Delegasi membuka paksa. Namun, apa yang terjadi?

Itu ruko gak kosong doonk..
Ada bapack bapack bersenjata yang menjaga. Dan saking keselnya karena rukonya dibuka paksa, ia menawan seorang anak muda dari tim apartemen Hwanggoong. Jadilah, terjadi baku hantam lagi.

Kali ini, Pak Young-Tak gak bisa kalem kaya biasanya. Ia memukuli habis-habisan hingga si pemilik ruko babak belur dan penuh dengan darah. Kemudian, ruko si bapack teh dijarah. Semua bahan makanan yang ada, diambil hingga ludes gak bersisa.

Tentu saja para wanita dan anak-anak yang ada di Hwanggoong apartemen gak tau itu barang hasil jarahan. Yang mereka tau, tim pencari makanan menemukan banyak sekali makanan dan ini bisa bikin mereka bertahan selama beberapa minggu ke depan.

Lee Byung Hun lama-lama jadi jahat!

Pemimpin dipilih berdasarkan yang mau berkorban, bukan dari yang paling lama tinggal di apartemen, berdasarkan usia atau pekerjaan.

Quote Film Concrete Utopia, 2023

Kekerasan Berikutnya

Setelah terjadi kekerasan yang pertama, selalu ada yang berikutnya, right?
Ya intinya, seseorang merasa bersalah kalau pertama kali melakukan. Berikutnya, kedua, ketiga hingga seterusnya, hanya soal kebiasaan.

makin sering “merampok” dan menganiaya yang lemah demi makanan

Geng Hwanggoong apartemen makin lama makin jahat. Makin terbiasa melukai orang lain dan marampas apa yang mereka punya.

Dan ada di satu titik, perbuatan mereka terdengar oleh istri-istri, orangtua dan anak-anak mereka sehingga terjadi perpecahan dari dalam warga apartemen. Terdengar desas-desus juga bahwa sebenernya Pak Delegasi Young-Tak ini sebenernya bukan warga asli apartemen. Lalu kalau bukan warga apartemen Hwanggoong, siapakah ia sebenarnya?

Lalu, unit 902 yang ia tempati itu siapa pemiliknya?
Kemana pemilik aslinya?

Kesan Nonton Concrete Utopia

Filmnya bertaburan aktor ternama Korea.
Itu kesan pertama.

Kesan kedua, filmnya gelap banget. Aku kudu nerangin hampir ke paling tinggi biar bisa nonton dengan nyaman. Nuansa dan plot ceritanya memang se-dark itu juga siihh..

Bener-bener chaos, putus asa, orang berasa diambang hidup dan mati.

Park Seo Joon

Sebenernya di sini, ada scene Park Seo Joon jadi jahat banget karena di brainwash ama Byung Hun kaan.. dan ini kece beeuutt, aktingnya!

BRAVO!

Kalo Lee Byung Hun mah yaa.. gosah diragukan lagi ya..
Aktor senior, chungmoro pulaaaa..

Dan sebenernya, di sini juga ada Park Bo-Young, yang jadi istrinya Park Seo Joon. Di sini, doi akting like an angel banget. Jadi orang baik yang berhenti baik hanya karena alasan mereka terancam kehabisan makanan. Pokonya cocok ama karakter Bo-young yang suara dan badannya mungil. Ditambah lagi, profesinya di film ini sebagai perawat.

Overall,
Film Concrete Utopia membuat penonton berpikir, kalau kita beneran ada di posisi mereka, bakalan jadi manusia seperti apa?

Trailer Concrete Utopia (2023)

Cast Concrete Utopia: Lee Byung-Hun, Park Seo-Joon, Park Bo-Young

Film Concrete Utopia ini diadaptasi dari webcomic berjudul “Yukwaehan Yiwoot” karya Kim Soong-Nyoong, yang merupakan bagian II dari webcomic “Yukwaehan Wangdda” dan telah terbit pada 21 Januari 2015 – 10 Februari 2016 melalui lezhin.com/ko/comic/happy_boy).

Kabarnya, bakalan ada sekuel dari film Concrete Utopia ini yang belum tau bakalan tayang kapan, dengan pemeran yang berbeda, yakni Ma Dong Seok, Lee Jun Young, Roh Jeong Eui, Lee Hee Joon dan Kim Young Sun.

Tertarik untuk nonton sekuel Concrete Utopia?

Webcomic Yukwaehan Yiwoot

Sebenernya saat nonton Concrete Utopia nih, aku kepikiran banyak film dan drama serupa, tentang seni bertahan hidup di tengah bencana, seperti Film #Alive-nya Yoo Ahn In dan drama Happiness-nya Han Hyo Joo dan Park Hyung Shik.

Kita semua sebagai makhluk sosial, gabisa banget kalau kudu hidup sendiri.
Jadi yang terbaik adalah saling tolong-menolong, saling bantu dan saling menghargai orang lain. Gak ada derajat tinggi atau rendah, semua sama. Jadi gak boleh sombong.

Saat ada bencana, tentu lebih baik saling membantu dan jangan egois.
Karena pada akhirnya, kalo semua mementingkan diri sendiri, maka bakalan ada akhir yang menyedihkan.

Tertarik nonton Film Concrete Utopia?
Kuy!

Selamat Menonton.

즐거운 하루 보내세요~
Have a nice day.

With love,

Exit mobile version