Ketika Dramanya Uda Tamat, Tapi… Berharap Ending yang Berbeda

Artikel Curhat Tentang Drakor yang Open Ending ━ Annyeong haseyo, sahabat lendyagassi.

Yampuun…
Iyyaa laggii.. berhari-hari, berjam-jam sampai milyaran menit aku investasikan untuk kepoin HaGi Couple..

Keknyaa..
Aku ga cuma sekali ini deh.. kena Post series depression syndrome alias sulit move-on sama satu judul drakor. Kadang bukan drakornya yang kuulang-ulang, tapi behind the scene mereka yang interaksinya melebihi drakornya.

Eheuuheuu..
Sedih banget kalo tau salah satu dari mereka uda move on..

Tapi aku bertekad buat makin kepo sama karya masing-masing.
Baik karyanya Kim Hyang-gi ssi atau karya Cha Hakyeon Oppa.. yang ternyata selama ini uda banyak aku tonton.

Post Series Depression Syndrome dan Cara Mengatasinya

Terdengar lucu aku menuliskan hal ini di blogku yaah..
Karena aku sendiri gak berusaha mencari tau cara mengatasinya, aku cukup mengikuti kemana arah hati ini membawa.

Ketika butuh asupan cocokologi, aku pasti ke tiktok, tapiii.. ketika aku buka youtube channel, aku selalu mengulang-ulang bts dan beberapa acara yang ada HaGi Couple.

Meski aku tau…
Itu gakkan mengubah ending drama AVOR (Absolute Value of Romance), yang open ending ittuuh..

Mereka engga ngeselin kok!
Sueerr aku gak KZL sama PD-nim nyaa.. karena riset perilaku serta karakter masing-masing pemerannya uda baguuss banget.

Gak ada love-line antara guru dan murid.
Gak ada konflik yang pedeess sampe bikin tantrum penonton.
Cakeepp untuk drakor anak sekolahan.

Aku juga gak berharap besar sama adanya AVOR season 2.
Tapiii.. semoga PD-nim mendengar kata hati penonton kek aku gini yaah..

Jadi, untuk memuaskan ending yang berbeda ini aku…

Salah satu hal yang memuaskanku adalah aku menemukan fanfiction yang karakternya konsisten dengan jalan cerita masuk akal seperti kisah di drakor AVOR.

Aku jadi membayangkan karakter Cha Hak-Yeon sebagai Ga ssaem dan Kim Hyang-Gi sebagai siswa Yeo Ui-Ju.

Jadi, di wattpad karangan Ema_Raimah ini menceritakan bagaimana kelanjutan hubungan Ga ssaem dan Uiju yang terpisah jarak Amerika dan Korea selama 7 tahun.

Setelah terpisah 7 tahun lamanya, akhirnya Ga ssaem pulang dan secara ga sengaja ketemu lagi sama Uijo di toko buku. Dari yang awalnya mereka masih tarik ulur hubungan tanpa kejelasan, akhirnya Ga ssaem memutuskan untuk mengutarakan “rasa sayangnya” sama Uijoo dengan bahasa yang mudah dipahami ((gak pake bahasa matematika yang membingungkan kaya 7 tahun yang lalu)).

Dan tentu aja, nilai absolut yang dimiliki Uijoo terhadap Ga ssaem gak pernah berubah, meski harus menunggu selama 7 tahun dan Uijo selama ini hanya memberi kabar melalui surat yang ia kirimkan ke Amerika.

**so sweet banget gassii.. di saat kita semua berkirim pesan menggunakan ponsel…
Ga ssaem dan Uijoo masih berkirim surat, yang tentu aja hanya disimpan Ga ssaem. Beberapa momen yang Uijoo kabarkan melalui surat seperti kelulusan SMA-nya, diterimanya Uijoo di kampus impiannya dengan jurusan Kepenulisan Kreatif lalu Uijoo melanjutkan studinya hingga master.

Dan ga nyangka.. kelulusan S2 Uijoo dihadiri oleh Ga ssaem dengan status sebagai ayangiee..

Masa penantian Uijoo selama 7 tahun berbuah manis karena Ga ssaem mengutarakan perasaannya di Sungai Han, tepat di malam tahun baru.

Saat ini, wattpad yang berjudul “Defining Love in the Absolute Value of Us. S2” (AVOR) – Eng Ver (FANFICT) sudah mencapai 54 eps dan aku berharap sang author gak berhenti berimajinasi menggambarkan kehidupan bahagia Ga ssaem dan Uijoo dengan profesi baru mereka saat ini.

Ga ssaem menjadi profesor di Yonsei University sedangkan Uijoo dosen di Yonhee University.

Biar kata orang cinta itu gak memandang kesetaraan, tapi di kisah ini.. aku sukaa sekaliii..
Tetap ada konsistensi profesi yang dimiliki keduanya untuk sama-sama menggapai apa yang disukai dengan cara yang gak instan.

Kalo Ga ssaem kudu melewati masa-masa sulitnya saat matanya mengalami cedera dan akhirnya berhasil setelah di operasi, sedangkan Uijoo kudu melewati masa-masa SMA-nya yang ketauan menulis kisah webnovel karakter BL dari guru-guru yang seharusnya ia hormati.

Setelah semuanya terlewati, semuanya belajar dari kesalahan masa lalu dan terus maju menekuni bidang yang mereka cintai.

Nah, ketemu lagi author fanfiction based on drama AVOR.
Kali ini ditaruhnya di reels youtube.

Kisahnya… Uijoo masih jadi mahasiswa dan Ga ssaem balik ke Korea dan jadi dosen di kampus yang sama.
Meski beda jurusan, Ga ssaem kali ini dipertemukan lagi sama Eun Ha Su — temen sekelas Uijoo yang juga naksir Ga ssaem.

Meski ga diceritain konflik yang gimana gimana, visualisasi saingannya Ga ssaem, yang juga suka sama Uijoo digambarin mirip Ong Seung Woo dari drakor Moment of Eighteen.

Setelah webnovel kontroversialnya yang booming banget pas SMA, Uijoo sadar atas kesalahannya dan kini ia mulai menulis webnovel lagi dengan genre horor.

Dibantu oleh kakak kelasnya ((mas Ong Seung Woo)), riset mengenai perasaan ketakutan demi ketakutan dilewati Uijoo. Dari mulai teror boneka serem sampai acara pensi yang dibuat real nyeremin sampe Uijoo jatuh karena ketakutan yang mencekam.

Akankah Ga ssaem “peka” dengan kengerian yang dialami secara nyata oleh Uijoo?
Ataukah Ga ssaem tetep fokes sama dirinya sendiri?

Yang unik, di kisahnya kali ini, Uijoo dan Ga ssaem dihubungkan oleh seekor kucing kecil yang mereka rawat bersama. Kucing itu diberi nama phi ((bilangan irasional. Keduanya tidak bisa dinyatakan sebagai pecahan sederhana dari dua bilangan bulat, dan desimalnya memanjang tanpa batas serta tidak berpola)).

Ini real siih…
Kita suka cocokologi sama momen yang mereka tampilin di sosial media.

Dari mulai interaksi Cha Hakyeon sama Kim Hyanggi yang saling berbalas komen di IG, padahal biasanya Hyanggi paling maleeess mainan IG. Teruuss… Hyanggi jadi rajin posting sama LIVE IG yang once in a blue moon pissaan..

Meski Hakyeon oppa dan Hyanggi ga saling follow, tapiii radar mereka mantep banget, cuy!

Pas Hakyeon Oppa ultah di tanggal 30 Juni kemarin, project AVOR uda berakhir..
Dan Hyanggi like postingan uri oppa...

Aaakkk!!
Interaksi tipis-tipis gitu aja bikin kita gilaaa….

In The End . . .

Ini cuma kitanya yang halu sih yaa…
Tapii.. boleh doonk.. doain yang terbaik buat uri oppa dan uri aegi Hyanggi yang selalu bekerja dengan totalitas.

Akutu gak pernah liat Hyanggi terlibat secara emosyenel sama lawan main manapun!
Dan Hakyeon Oppa adalah idol legend yang uda lamaaa banget wara-wiri di dunia entertainment. Doi terkenal dengan best attitude-nya yang ramah dan sopan sama siapapun.

Keduanya sama-sama ga giung kalo berinteraksi sama lawan mainnya.
Kecuali karena tuntutan peran kayak pas di Oh My Ghost Clients bareng Seol In-ah yang sampe mereka dijuluki “Pacar Satu Hari”.

Doakuuu..
Ke depannya semoga kedua aktor keshayangan aku ini bisa terus berkarya dan bertemu dengan banyak project yang semakin melanggengkan nama keduanya di dunia perdrakoran serta perfilman Korea.

Khusus buat Hakyeon oppa..
Makin sukses bareng VIXX.. Jauh-jauh dari rumor jele yaa..

Itu dia 3 cara yang kulakukan ketika gamon sama drakor dan pasangannya yang menurutku best banget chemistry-nya walau tanpa skinship.

Gimana… gimana…
Sahabat lendyagassi juga punya pasangan di drakor yang bikin gamon in realyfe?

With love,

59 pemikiran pada “Ketika Dramanya Uda Tamat, Tapi… Berharap Ending yang Berbeda”

  1. Aku juga suka gitu lho, Len. Kalau habis nonton satu judul yang berkesan banget, setelah tamat malah lanjut cari-cari BTS-nya di TikTok atau YouTube. Kadang keterusan sampai kepoin akun IG para pemainnya juga hahaha. Kayak masih pengin memperpanjang suasana ceritanya meskipun dramanya sendiri udah selesai. 😄

    Tapi kalau sampai cari fanfiction buat mendapatkan kelanjutan atau ending versi lain, aku belum pernah. Seru juga ternyata, apalagi kalau nemu yang karakternya tetap konsisten dan jalan ceritanya masih masuk akal seperti yang Lendy ceritakan di sini. Jadi rasa penasaran yang belum tuntas gara-gara open ending bisa sedikit terobati ya. 😄

    Dan ternyata istilahnya ada juga, post-series depression syndrome. Selama ini tahunya ya cuma bilang “belum bisa move on” dari tontonan hahaha.

    Reply
  2. Penyakit post series depression kalau drakornya open ending itu emang menyiksa batin. Mana investigasi ke BTS, stalking IG, sampai nyasar ke Wattpad dan Youtube Reels demi “memperbaiki” ending-nya itu real banget kelakuannya kita-kita yang lagi gamon.
    Btw, ngakak pas bagian cocokologi kucing bernama Phi, kreatif betul yang bikin fanfict. Gemas juga liat interaksi tipis-tipis Hakyeon Oppa sama Hyanggi. Pokoknya setuju, doa terbaik buat mereka berdua biar terus berkarya.

    Reply
  3. Untuk drakor yang ini daku sepertinya bakalan skip nonton karena genrenya kureng.
    Tapi untuk drakor yang kepengen endingnya beda walau udah tamat sih ada, salah satunya si dr. Trauma Hero, pengennya endingnya itu si dokter anastesi nunjukin dulu webtoon yang dia buat soal dokter Baek, soalnya daku penasaran hahah

    Reply
    • berharap ada drakor dengan genre favorit akuuuu
      yg kayak “Let Me Teach You” uwuwuwuwu, sukaaa banget.
      semoga next ada lagi yhaaa,, season 2 gitu
      dan ga tau juga bakal ada post series depression syndrome atau kagak

      Reply
  4. Saya juga sering gitu, Mbak. Nonton drakor, tapi hanya sesekali yang endingnya sesuai keinginan. pikirnya, harusnya endignya gini.. atau gitu. Tapi kan tidak semua drakor menyesuaikan ending sesuai keinginan penonton. Dan biasanha saya cari saja drakor baru. Tidak kepo berkepanjangan. Saya juga tidak suka kalau malah lanjut sesion baru.

    Reply
    • Sama nih saya kaya Pak Bambang. Langsung aja move on ke drama lain dan jarang kepo-kepo. Nggak begitu suka nonton BTS apalagi baca fan fictionnya hehehe…

      Walaupun kurang puas sama endingnya paling diobrolin aja sama teman 😁

      Reply
    • Nah samaan kayak saya juga nih Pak bambang. Kayak film twenty five twenty one, itu kan ceritanya tidak sesuai dengan yang diharapkan yaaa. yaudah, aku mah udah gugur dari beberapa episode awal. Alias, ora dilanjut sama sekali, ahihihihi.
      Agak sayang aja rasanya memenuhi kepala dengan harapan untuk mengubah sesuatu yang kita tak bisa kendalikan. Daripada didalemin, wis.. mending cari lagi aja film yang lain sekalian 😀

      Reply
  5. Ini mah udh pengemar drakor akut sih. Hehe. Tp dgn cara positif ya. Sampe ubek2 medsos lain utk cari tahu kelanjutan atau versi lainnya loh. Salut aku tuh ke teh Lendy mah. Panutan buat cari sinopsis sampe printilan drakor deh.

    Aku sih ga sampe segitunya sih ama drakor. Cuman kadang ngeselin sih. Udh ngikutin dr awal, lama lagi, eh ternyata endingnya open. Kayak ngebikin hati ga plooong aja. Kenapa sihi ga diginiin aja akhirnya. Kan kita jadi tenang. Kalo open gt, malah kepikiraaan trs.

    Drakor dgn tanpa skin touch, apalagi cipika cipiki berlebih, emg menarik sih ya. Kyk relate aja ama kehidupan kita. Ga mesum mulu otaknya. Wkwk.

    Reply
    • aku juga, Kak. kalau drakor selesai ya sudah deh pindah drakor lain. Paling kalau drakornya sangat berkesan ya aku istirahat dulu nonton drakor buat mengosongkan isi kepala dari drakor sebelumnya

      Reply
  6. Sooo relatableeee 😁💯🫰
    Drakorian kayaknya bakal melakukan hal serupa
    kalo akutu masih gemeezz ama ending START UP hahahah
    aku kan tim Han Ji Pyeong 🫣😷
    pengin deh rasanya ada alternate ending,😅🙏ga tau kok rasanya ngga rela ama si Nam Do San ntuhh qkqkwkqk

    Reply
  7. sekali-kali ulas juga mbak film yang sedang hits yaitu serial drama China (drachin) bergenre romansa remaja yang menceritakan kisah cinta antara Zhou Wan dan Lu Xixiao yang dipertemukan kembali setelah berpisah sepuluh tahun. he he

    Reply
    • Hihihi… gomawo yo masukannya, ka..
      mau sekalian curhat akutuu….kalo dracin belum begitu paham karena ga paham bahasa sama budayanya.
      kek nonton cuma sekedar nonton, jadinya yaa..

      Reply
  8. Ternyata sama mbak Lendy. Aku pun pernah sangat gamon sama Drakor ku sebut saja judulnya True Beauty hahaha. Kurleb yang ku lakuin tuh sama kayak mbak. Ketiga aktivitas itu ku lakuin wkwkw. Cocoklogi yang seruuu hahhaa. Sungguh menyita waktu kadang. Makanya beberapa bulan ini aku belum memutuskan buat nonton Drakor lagi. Kek takut gagal move on.

    Tapi.. Drakor Absolute Value of Romance ini unik dan menarik. Semoga saja ada lanjutannya yaa versi udah dewasa dan udah profesional di bidang yang beda tapi ketemu lagi gitu hahaha. Khayalan, tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi sih.

    Reply
  9. Saya juga serinmg mengalami hal seperti ini, film sudah selesai tapi pikiran malah berkenala sendiri, membujat alur cerita sesuai keinginan hati he…he…. Tapi tidak sampai mencari detail para tokohnya sih, sebatas membuat angan-angan sendiri. Kalau Kaka Lendy keren lho, effort banget

    Reply
  10. Open ending tuh bikin gregetan dan penasaran yaa mending endingnya jelas nggak sih.. aku sempat lihat teasernya drama ini dan ternyata seru yaa ceritanya sampai Lendu terkena syndrom abis nonton drama ini hihi..

    Reply
  11. seru juga ya baca alternate ending dari drama yang kita suka. aku kalau diingat-ingat jarang sih sampai post depression begini paling ya kalau misal drakor yang kutonton itu endingnya gantung atau nggak kusuka aku istirahat dulu nonton drakornya baru setelah sudah normal lagi mulai nonton drakor lagi

    Reply
  12. Aku kalau habis nonton dan kurang puas sama endingnya, yang pasti berkoar-koar dulu sih. Entah ke teman-teman atau di media sosial. Habis gitu ya udah. Nggak melakukan apa-apa. Move on ke drama lain. Hahahaha…

    Belum pernah yang segitunya gamon sama pasangan di drakor sih. Hatiku mudah berpindah kepada pasangan baru 😆

    Reply
  13. Hehehe emang gini ya mbaaaa klo sudah suka sama karakter di sebuah film dan aroma2 berlanjur di kehidupan nyata kita sebagai penggemar suka ngulik sampe setuntas tuntasnya dengan segala ilmu cocokologi nya pokoknya gimana caranya biar endingnya sesuai harapan kita hahaha,,,untukny ada beberapa kontent yang memuaskan hasrat kita agar bisa happy ending hehehe…tapi bagaimanapuun penggemar hanya bisa berharap yakkkk hehe

    Reply
  14. Aku pribadi jarang banget mbak, ngerasain yang namanya Post Series Depression Syndrome. Bukan karena aku sok kuat ya, tapi justru kebalikannya. Aku kalo mau nonton drakor tuh, pasti endingnya dulu yang aku tonton. Bukan karena spoiler, tapi karena aku pengen tau endingnya kira-kira bakalan kayak gimana.
    kalau sekiranya endingnya bakal open, gantung, atau bahkan.. ngeselin. Biasanya aku langsung skip dari awal. Gak peduli premis ceritanya mau sebagus apa dan siapa yang maennya. Bodo amatttttt!!!! wkwkwkwk

    Begitulah, kita ini kan udah bertambah usia ya mbak. Kalo nonton tuh butuhnya asupan kebahagiaan. Bukannya malah nambahin beban pikiran.
    Jadi wess.. mending skip wae lah dari awal wkwkwkwk

    Reply
  15. Aku pikir post series depression syndrome-nya karena endingnya nggak sesuai harapan, tapi di sini kan akhirnya guru dan murid jadi pasangan yaa. Nah, gitu, nunggu murid dewasa dulu haha. Mana udah pada jadi dosen 😀
    Cuma bingung di bagian mereka berkirim surat. Kek, hari gini berkirim surat? Nyampek tu?
    Kalau di Indonesia nggak bakal kyknya haha 😛
    Owalah ternyata karena agak2 gimana gitu karena drakor kesayanagn tamat ya.
    Aku pikir bakalan kek 2521 endingnya haha 😀
    Aku tu sebelum2nya nggak kenal Hakyeon, tahunya dari Cast Away Diva itu keknya pertama kalinya. Searching2 ternyata doi penyanyi 😀
    Trus pas di Oh My Ghost Clients baru deh kek keliatan lebih bersinar hehe.

    Reply
    • Nyampe dong kak kalau di sini berkirim surat. Percaya deh, soalnya kan pengirimannya bisa dilacak di gadget manapun kapan dan di mana saja, eh ini jadi kayak promoin ekspedisi hehe.
      Btw, daku malah kurang engeh sama cast-nya. Soalnya ga semua drakor yang tayang daku tonton, lagi selektif buat memilih tayangan

      Reply
      • Wkwk oh ya aku lupa negaranya beda, Amerika ke Korsel atau sebaliknya. Kalau di sini, wah nggak tahu tu ketahan di mana 😀
        Si cowok ini keknya mulai terkenal main2 drakor tahun lalu apa ya, aku nyadarnya di Cast Away Diva, tapi keknya sebelumnya dia dah main beberapa drakor.
        Aku suka karakternya yang lucuk. Secara visual awalnya dia B aja, lama2 ikutan cakep eaaa.

        Reply
  16. Kalau saya paling suka sama Janggeum dan pasangannya dallam film Jewel in the place dan Dong Yii dama pasangannya di film Dong Yi. Pemeran pria nya orang yang sama,,,,tapi saya lupa namanya,,,,kisahnya aduuuh saya sampai beli kepingan CD nyaa,,,biar bisa ditonton ulang. Sekarang jang geum ada di Vidio,,kalau Dong Yi belum ada

    Reply
  17. Aku ga sampe segitunya sih mba 😂😂. Tp inilah alasan kenapa aku lebih suka lihat spoiler dulu sebelum menonton. Krn memang ga mau ketemu ending yg gantung atau sedih. Bikin aku ga mood berhari2 soalnya 😅😅😅. Dan itu jadi ngaruh ke rutinitas ku.

    Pernah ketemu yg begini.. pas nonton hellbound , yg bikin aku nyesel kenapalah nonton S1 nya. Trus pas S2 nongol, ya Allah, bukannya menjawab ending, malah nambah mumet wkwkwkwkwkwkwk . Aku JD males ngapa2in sampe beberapa hari.

    Harusnya kayak mba Len yaa, cari ke fanfiction dsb. 😆.

    Untuk kedepannya memang aku ga mau lagi terjebak Ama Drakor tanpa kejelasan 😂

    Reply
  18. Rasanya emang happy banget sih kalau ketemu cerita atau apapun kelanjutan dari cerita yang memuaskan kita dari drama open ending yang kita sukai.

    Dan aku pernah merasakan perasaan post series depression syndrome ini. Pas waktu nonton Memories of The Al Hambra.

    Reply
    • Bagiku kalau open ending dan nggak sesuai sama ekspektasiku bikin aku malas mau ngapa-ngapain. Kalau nemu cerita atau video yang dibuat seolah-olah itu jadi kelanjutan dramanya emang seru. Seenggaknya bikin rasa penasaran mereda sedikit.

      Reply
  19. Kita udah menginvestasikan waktu dan perasaan pada suatu kdrama eh ternyata endingnya membagongkan. Eh ga sesuai ekspektasi. Ya gapapa sih kalau bisa membayangkan endingnya bisa lebih sesuai harapan. Namanya juga fiksi kan. Gimana kalau bikin petisi dilanjutkan ceritanya ke yg bikin??

    Reply
  20. Jadi gagal fokus sama kisah perjalanan cintanya
    Tujuh tahun gitu lho…
    Semoga kedua aktor kesayangan Teh Lendy ini bisa terus berkarya dan bertemu dengan banyak project yang semakin melanggengkan nama keduanya di dunia perdrakoran serta perfilman Korea ya…
    Cakep cakep memang sih mereka itu

    Reply
  21. kalau nonton drakor itu kadang ada ending yang tidak sesuai ekspektasi kita ya, kayak dramanya nam joo hyuk yang selalu diungkit itu. hihi. kalau sudah begini kadang ada yang bikin ending lain dan dengan teknologi sekarang bahkan ada yang bisa bikin video ai buat bikin ending yang dia mau

    Reply
  22. Saking serunya drama atau interaksi manis pemainnya emang bisa bikin gamon saat dramanya selesai ya .. Jadi pengen bikin kisah sendiri dg alur / ending sesuai imajinasi kita..haha…

    Reply
  23. Pernah aku nonton juga kak, sebuah film yang endingnya tuh ternyata dibuat dua oleh sutradara. Namun, entah apa alasannya, sutradara memakai yg happy ending. Versi bad endingnya (bukan sad, ya soalnya ini horor) itu tersebar juga di Youtube dan bikin kita membayangkan kalau endingnya yang itu. Bikin efek traumatis. Maaf ya malah nyeritain film lain hehe.. Aku pecinta horor.

    Reply
  24. Aku kayanya gak sampe depresi sih kalau urusan nonton drama. Cuma kalau udah ending trus berasa jelek ya aku bahas aja sama chingu di Drakorclass. Misuh misuh wkwkwkw.. setelahnya ya udah aja.
    Gak sampe kaya rombongan gamon 2521 wkwkwk

    Reply
    • Kalau daku tipe yang sebelum nonton mikir dulu, “ini drakor emang gue banget atau nggak?”

      Dari jalan ceritanya udah bisa ditelisik pake feeling ini memang layak gue tonton. Jadi ga semua drakor yang bermunculan tayang, daku tonton. Makanya semisal mau ditulis review drakornya, ya ala daku pasti bagusan, karena sesuai selera daku dan memang daku suka drakornya hehe

      Reply
  25. Baru tau kalau ada fanfiction yang meneruskan kisah drama. Sebenarnya aku juga belum pernah baca wattpad/au , tapi selama ini taunya fanfiction ttg idol Kpop. Memang setelah nonton drama, kita penasaran dengan kisah kelanjutannya, makanya banyak juga drama yang ngeluarin season 2.

    Reply
  26. Akupun smaa kalau nemu drakor yang endingnya kurang memenuhi harapan suka berharap smoga ada season lainnya dengan ending yang aku mau hihihi tapi gmna ya ada bbrapa drakor yang endingnya kaya ngambang ihh😂😂

    Reply
  27. Saya juga punya teh Len..pasangan drakor yang bikin gagal move on. Pasangan Seo Jang Geum dan Min Jung-ho dalam serial drama populer Dae Jang Geum (Jewel in the Palace) , ini saya kesengsem bangeet sama mereka berdua…kisah cintanya mengharukan sekali….

    Reply
  28. Aku baru tahu ternyata perasaan susah move on setelah drama tamat punya sebutan post-series depression syndrome, Mbak. Kayaknya aku pernah ngalamin pas nonton beberapa drakor, sebut saja drakor CLOY. huehehe.. Tapi biasanya setelah nonton aku nonton drama lain dan itu bukan drakor. Kayak series barat yang ceritanya bertolak belakang dari drakor. Waktu itu kalau nggak salah series yang kutonton judulnya Grimm. Hehehe..

    Memang rasanya campur aduk ketika sudah mengikuti perjalanan karakternya, tetapi ending-nya justru dibiarkan terbuka. Membaca fanfiction bisa menjadi cara menyenangkan untuk mengobati rasa penasaran, apalagi ketika karakter dan jalan ceritanya tetap konsisten dengan drama aslinya. 😀

    Reply
  29. Aku belum nonton AVOR, tapi relate banget sama fase susah move on setelah drama tamat wkwkwk. Kadang malah BTS dan interaksi pemainnya yang bikin makin susah lepas daripada dramanya sendiri. Sampai lanjut cari fanfiction demi mendapatkan ending yang diharapkan, berarti chemistry HaGi Couple memang sukses banget bikin penonton terbawa perasaan. Jadi penasaran pengen masukin AVOR ke watchlist juga nih

    Reply
  30. oh kalo terobsesi oleh sebuah film itu disbut Post Series Depression Syndrome ya, baru tau nih… wah jadi menambah pengetahuan saya ni teh.
    Saya juga suka gitu kalo udah nonton film yang mneurut saya bagus, selalu kabyang – bayang terus, bahkan sampe kalo lagunya ga sengaja kedengar suka tiba2 hanyut dalam adegannya.

    Reply
  31. Pastinya ikut doain yang terbaik buat uri oppa dan uri aegi Hyanggi yang selalu bekerja dengan totalitas.
    Mendoakan yg terbaik ga ada salahnya walaupun saya gak pernah nonton kisah mereka
    Hehe …

    Reply
  32. Kena Post Series Depression Syndrome gara-gara Absolute Value of Romance memang serasa dijebak ending yang bikin penasaran setengah mati. Tapi salut sama usaha melipir ke Wattpad dan Youtube Reels buat nyari asupan ‘suplemen’ HaGi Couple—ide berkirim surat 7 tahun itu manis banget sih!
    Memang chemistry Cha Hakyeon sama Kim Hyang-gi juara, interaksi tipis-tipis di sosmed pun rasanya udah bikin senyum-senyum sendiri. Semoga PD-nim dengar suara hati penonton dan mereka bisa seproyek lagi.

    Reply
  33. Habis nonton Drakor yang “klik”, biasanya auto searching siapa aja pemainnyaaa… lalu terjebak di drakor2 lain yang ia mainkan 🙂
    Walopun drakor yg kutonton rada bikin nyesek,ya wis gapapalah
    dalam hidup, emang banyak hal yg rentan bikin kuciwaaa ahahhahaha

    Reply
  34. Post Series Depression Syndrome pas drakor kesayangan tamat apalagi yang open ending itu emang menyiksa batin banget sih. Meski aku bukan golongan yang begini, tapi ide baca fanfiction di Wattpad atau nonton reels buat nyari kelanjutan cerita AVOR kreatif banget, apalagi pas tahu ada karakter Phi, gemaaaaas.

    Semoga Cha Hak-yeon dan Kim Hyang-gi bisa main bareng lagi di project selanjutnya ih, cocok kayaknya mereka.

    Reply
  35. Baru tahu ternyata istilahnya Post Series Depression Syndrome. Ada2 aja yak. Keren tapi.

    Aku pikir cuma aku aja yang tiap habis namatin drakor berkesan, bawaannya malah pengen ‘investigasi’ ke BTS atau stalking sosmed pemainnya, haha.

    ​Emang paling nyesek kalau ending-nya open gitu ya, Teh. Rasanya kayak ada bagian hati yang belum plong, jadi wajar banget kalau akhirnya pelariannya ke fanfiction atau TikTok buat cari ‘asupan’ tambahan.

    Salut sih sama risetnya sampai detail banget, termasuk teori kucing Phi itu. Kreatif! Gomapta sudah berbagi cara ‘gamon’ yang sehat dan malah jadi makin produktif nulis gini, Teh Lendy!”

    Reply
  36. Berarti mereka aktingnya hebaaat yaaa sampe membuat penontonnya kesengsem sam aperan mereka di film. Sampai membuat fans nya berharap di dunia nyata juga couple lan. Dan mengikuti keseharian hidupnya di dunia nyata. Kereen bangeet mainnya yaa

    Reply
  37. Menarik untuk dibahas soal ekspektasi penonton yang mungkin kurang terpenuhi oleh akhir cerita Kdrama. Saking semangat dan sayangnya sama cerita dan tokohnya, jadi kurang puas pas endingnga

    Reply
  38. Hobi aku tuh kadang kadang kalau podcast sama anak DC ya itu.. bikin fanfiction sebelum akhirnya nyoba ikhlas wwkwkwk. Soalnya kadang ending drakor jigeum ga seindah biasanya..

    Reply
  39. Haaah iya lagi, kadang aku gemes kalo open ending.. Lebih suka yang pasti-pasti aja gituuu.. Makanya kebanyu banget sih fanfiction gini ya teh buat menyalurkan kehaluan kita ahahaha.. Aku belum nonton nih, tapi kepapar FYP mulu dulu pas dramanya tayang wkwkwk.. Ah, gemas sekali mereka berdua..

    Reply
  40. drama dengan pasangan ini aku belum nonton, kalau soal post series depression syndrome pastinya cukup sering aku alami 😀
    kadang aku sampe segitu keponya sama tokoh aslinya, yan gmungkin sebelum-sebelumnya gak pernah aku cari tau soal jati dirinya. Intinya memang susah move on hahaha.
    terus aku coba klik link hangi couple, dan aku baru tau kalau mantan artis cilik korea dulunya, kiyut banget ya

    Reply
  41. Dulu temanku ada yang mengenalkan sama web berisi fanfic, ga hanya drakor tapi juga film, serial tv dari US juga. Maaf OOT, kalau gak salah 50 Shades of Grey itu fanfic dari film Twilight. Serial tv Supernatural bahkan sampai bikin bbrp episode membahas fanfic tentang tokoh2nya. Dulu aku gak ngerti mengapa orang demen banget bikin fanfic. Tapi setelah baca artikel ini, baru rada paham deh 🙂

    Reply
  42. Daku jarang buka wattpad sih ya, paling baca beberapa karya penulis (temenku sendiri) yang ori, bukan fanfiction. Coba ah cari tahu fanfiction drakor di sana, menarik nih. Tapi penulis skenario drakor / film korea kalau karyanya dibikin fanfiction apa gak protes ya? Atau malah biasa aja?

    so far ending yg nyesek dan pengen ganti itu 49 days, sedih dah….

    Reply
  43. Unik Teh, sampai segitunya ya. Tapi tak mengapa namanya juga mencari jawaban karena open ending. Memang nyebelin sih open ending gitu jadi membuat kita penasaran duh akhirnya harusnya kan begini atau begitu kan ya
    Kadang kalau aku ga puas, aku cari tahu juga film atau dramanya diangkat dari novel atau ga, kalau dari novel biasanya kucari tuh novelnya. Udah sebatas itu aja sih

    Reply
  44. Saya pernah teh,,,nonton film tapi pas endingnya saya gak suka tidak sesuai harapan. BKalau bisa sih saya aja gitu yang jadi sutradaranya dan ganti cerita sesuai keinginan saya gitu biar gak menyesakkan heheehee…jadi penasaran sama filmnya,,,kek apa gitu. Nonton ah

    Reply
  45. Haha menarik. Ternyata ada istilah post series depression syndrome. Dan aku pribadi ternyata beberapa kali mengalaminya 🙂 tapi gara-gara tulisan ini aku jadi mikir juga apakah ada drakor yang aku tonton tapi aku ngarepin ending yang beda. Dan ya ada sih beberapa drakor yang endingnya kurang greget dan bikin kepikiran, “harusnya bisa dibikin begini/begitu.”

    Mau kasih contoh tapi takut jadinya spoiler bagi temen-temen yang gak sengaja baca komenku hwhw. Yang jelas, walaupun berembel-embel “depression” tapi post series depression ini gak sampe bikin orang ke psikiater sih ya (semoga dan harapannya begitu hehe)

    Reply
    • saya pun jadi penasaran apa itu post series depression syndrom…jangan jangan saya juga mengalaminya, soalnya pernah tuh sebel sama satu film yang gak sesuai harapan ending nya tuh,,ih gak banget deh pokoknya hehehe. Saya jadi merancang cerita sendiri juga ini kalau misal begini ceritanya pasti nanti gak akan begini, ini harusnya begini jangan begitu wkwk…begitulah,,

      Reply
  46. kalau soal ending saya lebih suka yang happy ending, karena bisa jadi motivasi jika mengambil pelajaran dari alur ceritanya, kalau sebaliknya kadang suka males cari pilihan yang sama

    Reply
  47. kalau soal ending saya lebih suka yang happy ending, karena bisa jadi motivasi jika mengambil pelajaran dari alur ceritanya, kalau sebaliknya kadang suka males cari pilihan yang sama. jadi agak sangsi

    Reply

Tinggalkan komentar